Massa Inginkan Peningkatan Top Speed di China
Editor Bolanet | 12 April 2012 21:00
- Felipe Massa memprediksi bahwa akhir pekan ini akan menjadi saat-saat yang berat baginya jika cuaca China tidak menentu, mengingat mobil Ferrari F2012 masih mengalami kesulitan meraih top speed di lintasan lurus.
Namun setelah menjalani dua balapan yang mengecewakan di Australia dan Malaysia, pebalap asal Brazil itu menyatakan bahwa dirinya lebih siap untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.
Rekan setimnya, Fernando Alonso kini telah mengantongi 35 poin dan menjadi pemuncak klasemen sementara pebalap, sementara Massa sendiri belum meraih satu poin pun. Tetapi ia berharap bahwa kesuksesannya di China di musim-musim sebelumnya dapat membantunya meraih hasil terbaik di musim 2012 ini.
Tahun lalu, saya menyelesaikan balapan di China pada posisi keenam, namun itu hanya karena saya mengalami masalah ban, jadi saya tidak bisa menemukan ritme balapan, ujar Massa.
Saya telah berada di podium China dua kali, di posisi ke tiga pada tahun 2007 dan di posisi kedua pada tahun 2008. Shanghai merupakan sirkuit yang saya sukai. Sangat banyak jenis tikungan dan lintasan lurus yang sangat panjang, lanjutnya.
Tentu saja, tahun ini akan lebih sulit, terutama pada sektor top speed, jadi balapan kali ini takkan mudah bagi kami. Namun pebalap tercepat pun tak selalu menjadi pemenang, pungkasnya. (gpu/kny)
Namun setelah menjalani dua balapan yang mengecewakan di Australia dan Malaysia, pebalap asal Brazil itu menyatakan bahwa dirinya lebih siap untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.
Rekan setimnya, Fernando Alonso kini telah mengantongi 35 poin dan menjadi pemuncak klasemen sementara pebalap, sementara Massa sendiri belum meraih satu poin pun. Tetapi ia berharap bahwa kesuksesannya di China di musim-musim sebelumnya dapat membantunya meraih hasil terbaik di musim 2012 ini.
Tahun lalu, saya menyelesaikan balapan di China pada posisi keenam, namun itu hanya karena saya mengalami masalah ban, jadi saya tidak bisa menemukan ritme balapan, ujar Massa.
Saya telah berada di podium China dua kali, di posisi ke tiga pada tahun 2007 dan di posisi kedua pada tahun 2008. Shanghai merupakan sirkuit yang saya sukai. Sangat banyak jenis tikungan dan lintasan lurus yang sangat panjang, lanjutnya.
Tentu saja, tahun ini akan lebih sulit, terutama pada sektor top speed, jadi balapan kali ini takkan mudah bagi kami. Namun pebalap tercepat pun tak selalu menjadi pemenang, pungkasnya. (gpu/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Mengapa Lautaro Martinez Tidak Mendapatkan Kartu Kuning Kedua?
Piala Dunia 13 Juli 2026, 00:53
-
Kilas Balik Semifinal Piala Dunia: Kisah-kisah Unik yang Sulit Dilupakan
Piala Dunia 12 Juli 2026, 23:32
-
Ini Adalah DNA Argentina
Piala Dunia 12 Juli 2026, 22:56
-
Ditekuk Inggris, Ayah Erling Haaland Klaim Norwegia Dicurangi Wasit
Piala Dunia 12 Juli 2026, 21:55
-
Argentina di Jalur Juara Dunia: Kekuatan, Celah, dan Peluang Meraih Gelar
Piala Dunia 12 Juli 2026, 20:41
-
Kartu Merah Breel Embolo Saat Lawan Argentina, VAR Dinilai Melewati Batas
Piala Dunia 12 Juli 2026, 20:04
-
Alasan Sebenarnya Declan Rice Diganti Saat Jeda
Piala Dunia 12 Juli 2026, 19:26
-
Erling Haaland dan Piala Dunia yang Mengubah Dirinya
Piala Dunia 12 Juli 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55








