Maverick Vinales Dekati Kans Menang Bareng KTM, Ogah Sesumbar di MotoGP Prancis
Anindhya Danartikanya | 9 Mei 2025 14:35
Bola.net - Pembalap Red Bull KTM Tech 3, Maverick Vinales, yakin sudah mulai tampil lebih konsisten demi memperebutkan kemenangan di MotoGP 2025. Ketika performa RC16 angin-anginan sejak awal musim, Vinales justru mengancam persaingan papan atas dan jadi rider terbaik KTM selama dua seri belakangan.
'Top Gun' sempat memimpin balapan utama di Qatar sebelum hukuman 16 detik untuk pelanggaran tekanan ban menggagalkannya finis kedua. Ia lalu balas dendam dan finis keempat dalam balapan utama di Spanyol, hasil terbaik KTM musim ini. Kini, Vinales tiba di Le Mans, trek yang bersahabat dengannya.
Ia tercatat meraih kemenangan Grand Prix pertamanya di trek ini, yakni di kelas Moto3 2011. Ia juga meraih podium MotoGP perdananya di trek ini bersama Suzuki pada 2016. Tak hanya itu, ia menang besar di MotoGP 2017 bersama Yamaha, usai berduel dengan Valentino Rossi sampai lap terakhir. Ia juga naik podium di Sprint tahun lalu bersama Aprilia.
Puji Kerja Keras KTM dan Tech 3

Dalam jumpa pers di Le Mans, Kamis (8/5/2025), Vinales mengaku tak bisa memastikan apakah RC16 bakal cocok dengan Le Mans. Namun, ia akan coba mengerahkan yang terbaik. “Ini jelas sirkuit di mana saya biasanya sangat cepat. Mungkin tahun ini saya ada di level yang tepat, tetapi kita perlu melihat cara motor bekerja dan cara saya menyesuaikan diri dengan sensasi baru ini," tuturnya.
“Setiap kali saya tiba di sirkuit baru, selalu ada perasaan baru dan saya harus cepat beradaptasi dan berusaha maksimal. Namun, Tech 3, KTM, dan Red Bull melakukan pekerjaan luar biasa. Saya rasa kami berkembang sangat cepat. Kini kami hanya perlu mengambil langkah yang tepat karena sudah sangat dekat (dengan grup terdepan," lanjut 'Top Gun'.
Performa Beda Tipis dengan Alex Marquez
Vinales juga meyakini margin performanya dengan kelompok rider di depan cukup tipis, terlihat dari balapan di Jerez. Ia yakin, jika 'melupakan' dua lap pertama di mana ia berduel dengan Fabio di Giannantonio, ia hanya lamban 0,1 detik dibandingkan Alex Marquez (BK8 Gresini Racing), yang memenangi balapan tersebut.
"Jadi, ini hanya soal detail. Kami benar-benar perlu menemukan detail-detail ini dan terus bekerja. Progresnya ada, tapi kami harus sabar dan bekerja dengan cara yang benar. Salah satu perbedaan terbesar yang saya rasakan sejak awal musim adalah sekarang saya bisa hanya fokus berkendara," ungkap juara dunia Moto3 2013 ini.
"Kini saya tak perlu terlalu banyak berpikir seperti saat masih adaptasi. Semua jadi lebih mudah dan bisa mendorong kemampuan motor hingga batasnya sejak sesi FP1. Ini bikin kami lebih mudah mencari setelan yang baik dan mempersiapkan akhir pekan yang optimal, terutama untuk lap tunggal yang kini sangat penting," pungkasnya.
Sumber: MotoGP
Baca Juga:
Yamaha Tanggapi Rumor Toprak Razgatlioglu ke MotoGP, Anggap Terlalu Dini Tentukan Pembalap 2026
Alex Marquez Sebut Andrea Dovizioso Bakal 3 Kali Juarai MotoGP Andai Tak Ada Marc Marquez
Fabio Quartararo Sebut Podium di MotoGP Spanyol Bukan Berarti Yamaha Sudah Bangkit
Alex Marquez yang Teranyar, Inilah Para Pembalap yang Bantu Spanyol Capai 200 Kemenangan di MotoGP
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
LATEST UPDATE
-
Real Madrid vs Inter: Misi Menghapus Rekor Buruk Berusia 59 Tahun!
Liga Champions 8 September 2026, 06:30
-
Real Madrid vs Inter: Mourinho Janji Gak Baper Jumpa Mantan Klub dan Mantan Anak Buah!
Liga Champions 8 September 2026, 06:00
-
Jose Mourinho Targetkan Trofi Liga Champions di Periode Keduanya Bersama Real Madrid
Liga Champions 8 September 2026, 05:30
-
Kalah dari Arsenal, Chelsea Yakin Bakal Happy Ending di Akhir Musim 2026/2027
Liga Inggris 8 September 2026, 05:12
-
Debut Bersama Barcelona, Gabriel Jesus Girang Bukan Kepalang
Liga Spanyol 8 September 2026, 04:57
-
Moji dan Mosva Beri Bonus Rp120 Juta untuk Timnas Voli Putri Indonesia
Voli 8 September 2026, 03:03
-
Pengakuan Jujur Xabi Alonso: Bikin Kesalahan Soal Cedera Moises Caicedo
Liga Inggris 8 September 2026, 01:21
-
Christian Pulisic Tak Kunjung Dimainkan Ruben Amorim
Liga Italia 7 September 2026, 23:29
-
Kylian Mbappe Pede Raih Ballon d'Or 2026: Tahun yang Tepat untuk Jadi yang Terbaik
Liga Spanyol 7 September 2026, 21:15
-
Real Madrid Krisis Gelandang saat Jumpa Inter Milan
Liga Champions 7 September 2026, 20:45
-
Arda Guler Absen Lawan Inter Milan, Momen Yan Diomande untuk Unjuk Gigi!
Liga Champions 7 September 2026, 20:18
-
Sudah Kebobolan 6 Gol, Pertahanan Manchester United Punya Masalah Serius?
Liga Inggris 7 September 2026, 19:48
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



