Max Biaggi Akui Gelar Dunia 2012 Lebih Manis
Editor Bolanet | 8 Oktober 2012 17:00
- Max Biaggi menyatakan bahwa balapan World Superbike (WSBK) Perancis yang dramatis membuat gelar dunianya musim ini terasa lebih manis. Pebalap Aprilia Racing itu berhasil mengalahkan pebalap Kawasaki, Tom Sykes pada hari Minggu (7/10) di Sirkuit Magny-Cours.
Pada balapan pertama, Biaggi gagal finis, sementara pesaing terdekatnya, Marco Melandri dan Sykes finis di posisi kedua dan ketiga. Balapan tersebut dimenangi pebalap tuan rumah dari PATA Ducati, Sylvain Guintoli.
Sementara di balapan kedua, Biaggi hanya finis di posisi kelima dan Melandri gagal finis. Meski Sykes keluar sebagai pemenang, Biaggi tetap dapat meraih gelar musim ini berkat keunggulan 0,5 poin di klasemen pebalap.
Semasa karirnya sebagai pebalap motor, Biaggi telah meraih enam gelar dunia. Ia merupakan empat kali juara GP250 dan dua kali juara WSBK.
Gelar musim ini adalah gelar keempat yang saya raih tepat di balapan terakhir. Sepertinya saya harus menyukai tantangan yang berat seperti ini. Persaingan musim ini begitu ketat. Kami menjalani momen indah dan juga buruk. Mungkin itulah yang membuat gelar musim ini lebih terasa manis, ungkapnya.
Meski membantu Aprilia mempertahankan gelar dunia konstruktor tahun ini, masa depan Biaggi untuk tahun 2013 belum jelas. Gosip bahwa dirinya akan pensiun pun langsung merebak.
Saya berterima kasih kepada Aprilia dan Piaggio Group, dari Presiden Colaninno hingga para pekerjanya, karena kesuksesan saya adalah buah kerja keras mereka. Saya juga berterima kasih kepada keluarga saya, kekasih saya Eleonora dan kedua anak saya, tutup Biaggi. (cn/kny)
Pada balapan pertama, Biaggi gagal finis, sementara pesaing terdekatnya, Marco Melandri dan Sykes finis di posisi kedua dan ketiga. Balapan tersebut dimenangi pebalap tuan rumah dari PATA Ducati, Sylvain Guintoli.
Sementara di balapan kedua, Biaggi hanya finis di posisi kelima dan Melandri gagal finis. Meski Sykes keluar sebagai pemenang, Biaggi tetap dapat meraih gelar musim ini berkat keunggulan 0,5 poin di klasemen pebalap.
Semasa karirnya sebagai pebalap motor, Biaggi telah meraih enam gelar dunia. Ia merupakan empat kali juara GP250 dan dua kali juara WSBK.
Gelar musim ini adalah gelar keempat yang saya raih tepat di balapan terakhir. Sepertinya saya harus menyukai tantangan yang berat seperti ini. Persaingan musim ini begitu ketat. Kami menjalani momen indah dan juga buruk. Mungkin itulah yang membuat gelar musim ini lebih terasa manis, ungkapnya.
Meski membantu Aprilia mempertahankan gelar dunia konstruktor tahun ini, masa depan Biaggi untuk tahun 2013 belum jelas. Gosip bahwa dirinya akan pensiun pun langsung merebak.
Saya berterima kasih kepada Aprilia dan Piaggio Group, dari Presiden Colaninno hingga para pekerjanya, karena kesuksesan saya adalah buah kerja keras mereka. Saya juga berterima kasih kepada keluarga saya, kekasih saya Eleonora dan kedua anak saya, tutup Biaggi. (cn/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tribut Max Biaggi untuk Valentino Rossi: Semoga Kita Akhirnya Bisa Akur
Otomotif 6 Agustus 2021, 11:06
-
Max Biaggi: Pecco Bagnaia Kendarai Ducati dengan Elegan, Seperti Jorge Lorenzo
Otomotif 27 April 2021, 10:35
-
'Enea Bastianini Itu Gabungan Andrea Dovizioso dan Max Biaggi'
Otomotif 18 Maret 2021, 15:27
-
Alonso Lopez Kritik Max Biaggi: Saya Didepak Karena Rider Lain Punya Uang
Otomotif 6 Januari 2021, 09:48
LATEST UPDATE
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
-
Piala Dunia 64 Tim Berpotensi Ubah Peta Ekonomi Sepak Bola Global
Piala Dunia 21 Juli 2026, 19:40
-
Baru Punya Satu Bek Kiri, Persib Bakal Mafaatkan Fleksibelitas Pemain
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:26
-
Singapura Umumkan Skuad Resmi, Siap Tebar Ancaman di Piala AFF 2026
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:02
-
Marcus Rashford Ikut Tur Pramusim Manchester United di Irlandia
Liga Inggris 21 Juli 2026, 19:00
-
3 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 21 Juli 2026, 18:18
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









