Menang Dominan di Jerman, Marc Marquez Justru Akui Main Aman
Anindhya Danartikanya | 8 Juli 2019 09:23
Bola.net - Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, sukses meraih kemenangan yang ke-10 secara beruntun di Sirkuit Sachsenring dalam MotoGP Jerman, Minggu (7/7). Meski unggul cukup jauh dari Maverick Vinales, Marquez justru mengakui dirinya main aman. Hal ini ia sampaikan dalam sesi jumpa pers usai balap.
Marquez yang start dari pole, memang langsung memimpin balapan sejak start dan sama sekali tak dapat ancaman berarti dari rivalnya. Pada Lap 29, ia bahkan unggul 6,7 detik dari Vinales, meski memasuki garis finis dengan jarak 4,6 detik akibat dirinya melaju lebih lamban di trek lurus untuk melakukan selebrasi.
Marquez mengaku melakukan strategi dengan tiga tahap berbeda dalam balapan kali ini. Ia bahkan yakin punya ritme balap yang lebih cepat lagi, namun urung ngotot, karena terbayang hasil buruk di Austin, Texas pada April lalu. Dalam balapan tersebut, ia terjatuh dan gagal finis akibat kelewat ngotot saat memimpin.
"Saya ngotot kurang lebih pada 10 lap pertama, lalu menghemat ban selama 10 lap berikutnya, dan pada 10 lap terakhir sejatinya saya punya ritme lebih baik, tapi hasil akhir Austin membayangi saya. Saya tahu saya tak perlu ngotot, karena saya hanya butuh keunggulan 3-4 detik, jadi saya berusaha mempertahankannya saja," ujarnya.
Tetap Kompetitif Tak Peduli Situasi
Marquez bahkan sejatinya sudah unggul 3,2 detik dari Alex Rins pada Lap 18, yakni sebelum rider Suzuki itu terjatuh satu lap setelahnya. Mengingat dirinya punya keunggulan yang sudah sangat lebar, rider berusia 26 tahun ini pun ogah lebih ngotot lagi dan lebih memilih mengendalikan diri sampai finis.
"Saya tak mau memperbesar margin, jadi saya mengendalikannya. Saya merasa sangat nyaman dengan motor dan saya mengambil untung dari ini. Bagusnya, saat kami kesulitan, kami masih mampu tampil kompetitif dan punya keunggulan kecil, dan saat kami nyaman, kami bisa memenangi balapan dengan cara ini," ungkapnya.
Sempat Galau Pilih Ban
Meski begitu, Marquez mengaku tak lepas dari rasa 'galau'. Sesaat sebelum start, ia dan timnya sempat mempertimbangkan ban belakang apa yang lebih baik. Sempat memilih ban keras usai nyaman sepanjang pekan balap, Marquez dan timnya langsung banting setir memilih ban medium saat sudah berada di grid.
"Saya yakin dengan ban keras, tapi usai sesi pemanasan dan di grid kami pilih medium, dan itu pilihan tepat, mengingat saya nyaman dari awal sampai akhir. Rencana saya adalah memimpin sejak awal, coba menghangatkan ban selama dua lap pertama, dan langsung ngotot pada lap ketiga. Semua sesuai rencana. Kami bekerja dengan sangat baik," tutupnya.
Berkat hasil ini, Marquez pun makin kokoh di puncak klasemen pebalap dengan koleksi 186 poin, unggul 59 poin atas rider Ducati Team, Andrea Dovizioso. Kini menjalani rehat musim panas, para rider MotoGP akan kembali turun lintasan di Brno, Ceko, 2-4 Agustus mendatang.
Baca Juga:
Klasemen Sementara WorldSBK 2019 usai Seri Donington, Inggris
Hasil Race 2 WorldSBK Inggris: Jonathan Rea Hat-trick di Donington
Klasemen Sementara MotoGP 2019 usai Seri Sachsenring, Jerman
Hasil Balap MotoGP Jerman: Marc Marquez 10 Kali Kuasai Sachsenring
Klasemen Sementara Moto2 2019 usai Seri Sachsenring, Jerman
Hasil Balap Moto2 Jerman: Alex Marquez Raih Kemenangan Keempat
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
-
Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
Otomotif 24 Oktober 2026, 11:32
-
Hasil Kualifikasi Moto3 Australia 2026: Veda Ega Pratama Sabet Pole Position!
Otomotif 24 Oktober 2026, 09:49
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
LATEST UPDATE
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


