Menangi Sachsenring, Marc Marquez Emosional Teringat Masa-Masa Kelam
Anindhya Danartikanya | 20 Juni 2021 20:26
Bola.net - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, merasa sangat emosional usai secara mengejutkan merebut kemenangan di MotoGP Sachsenring, Jerman, Minggu (20/6/2021). Ini adalah kemenangan perdana Marquez dan Honda sejak MotoGP Valencia 2019, sekaligus kemenangan ke-11 yang beruntun bagi Marquez di Sachsenring.
Seperti yang diketahui, Marquez absen semusim pada 2020 akibat patah tulang humerus kanan usai terjatuh di Seri Jerez, Spanyol. Ia pun kembali balapan tahun ini sejak Seri Portimao meski lengannya belum pulih, dan terjadi komplikasi pada bahu kanannya. Ia bahkan sempat gagal finis beruntun di Le Mans, Mugello, dan Catalunya.
Marquez meyakini bahwa ia takkan menemukan kendala fisik serius di Sachsenring, yang merupakan trek favoritnya dan punya 10 tikungan kiri. Namun, ia kesulitan sepanjang pekan balap. Meski begitu, ia bisa membalik keadaan dalam balapan, langsung memimpin sejak lap pembuka dan melenggang sampai finis.
Momen Krusial dan Berat dalam Karier Marc Marquez

"Ini adalah momen paling krusial dan paling berat dalam karier saya. Hari ini saya tahu saya punya kesempatan besar, tapi bagi mentalitas saya, ini tidaklah mudah. Saya datang dari situasi yang sulit, tiga kali beruntun gagal finis, namun hari ini adalah hari saya," ungkap Marquez yang berkaca-kaca di parc ferme usai balap.
Marquez mengaku awalnya ia hanya membidik podium, namun setelah melihat kondisi treknya ideal bagi kondisi fisiknya, ia pun ngotot untuk menang. Hujan gerimis yang turun pada lap-lap awal juga tak memengaruhi. "Sebelum tiba di sini, saya bertekad memperebutkan podium, mencoba menempel rider-rider terdepan," ujarnya.
"Kemenangan kemungkinannya kecil, tapi saya bilang, jika kondisinya sempurna, saya akan coba. Saat lihat ada rintik hujan pada Lap 4 atau 5, saya bilang ini balapan saya. Saat itulah saya ngotot dan coba mempertahankan ritme balap, bahkan saat hujan lagi, saya lebih ngotot. Saya yakin itu saatnya ambil risiko," lanjut delapan kali juara dunia.
Sulit Jaga Konsentrasi Saat Lawan Miguel Oliveira
Sejak Lap 13, Marquez dan Miguel Oliveira (Red Bull KTM Factory Racing) bergantian mencatatkan waktu tercepat, dan Marquez pun harus susah payah mempertahankan margin. Konsentrasinya sempat pecah ketika mengingat masa-masa kelamnya tahun lalu, namun akhirnya ia bisa finis dengan keunggulan 1,6 detik usai Oliveira kesulitan mempertahankan usia ban demi mengejar.
"Ada bagian kedua dalam balapan ini, yakni melawan Miguel. Ia sangat ngotot, dan saya sangat sulit menjaga konsentrasi, karena semua memori masa-masa sulit tahun lalu terbesit dalam benak. Tapi akhirnya kami berhasil menang. Kami akan coba melakukannya lagi dan mempertahankan level yang sama, meski kami dalam situasi yang sulit," pungkas Marquez.
Berkat kemenangan ini, Marquez pun melompat naik ke peringkat 10 pada klasemen pembalap dengan koleksi 41 poin. Ia pun menjadi pembalap Honda dengan peringkat terbaik di klasemen, dan jadi satu-satunya rider Honda sejauh ini yang mampu meraih podium musim ini.
Sumber: MotoGP
Video: Ketika Valentino Rossi dan Lewis Hamilton Tukar Kendaraan Balap
Baca Juga:
Klasemen Sementara MotoGP 2021 Usai Seri Sachsenring, Jerman
Hasil Balap MotoGP Sachsenring: Comeback Impian, Marc Marquez Menang
Klasemen Sementara Moto2 2021 Usai Seri Sachsenring, Jerman
Hasil Balap Moto2 Sachsenring: Remy Gardner Sabet Hattrick
Klasemen Sementara Moto3 2021 Usai Seri Sachsenring, Jerman
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Here We Go! Man City Keluarkan Rp 2 Triliun untuk Datangkan Ayyoub Bouaddi
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:07
-
Wow! Barcelona Bakal Lepas Alejandro Balde ke Manchester United?
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 20:00
-
Dipermalukan Tim Promosi, Luke Shaw Yakin MU Bakal Bersinar di Musim 2026/2027
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 19:30
-
Peringatan Inter Milan untuk Barcelona: Lautaro Martinez Tidak Dijual, Titik!
Liga Italia 23 Agustus 2026, 19:00
LATEST UPDATE
-
Comeback Manchester City: Cherki Gemilang, Haaland Belum Tajam
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 07:42
-
Man of the Match Elche vs Barcelona: Raphinha
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 06:47
-
Man of the Match Torino vs Milan: Samuel Chukwueze
Liga Italia 24 Agustus 2026, 06:43
-
Hasil Elche vs Barcelona: Raphinha dan Fermin Lopez Menggila
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 06:17
-
Hasil Torino vs Milan: Adrien Rabiot Merevitalisasi Rossoneri
Liga Italia 24 Agustus 2026, 06:10
-
Man of the Match Frosinone vs Juventus: Bremer
Liga Italia 24 Agustus 2026, 01:44
-
Hasil Frosinone vs Juventus: Bianconeri Amankan Tiga Poin di Laga Perdana!
Liga Italia 24 Agustus 2026, 01:32
-
Man of the Match Newcastle vs Liverpool: Dominik Szoboszlai
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 00:45
-
Atletico Madrid Tutup Pintu Bagi Barcelona dan Arsenal untuk Transfer Julian Alvarez
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 23:32
-
Marc Guehi Puji Mentalitas Manchester City Usai Comeback Dramatis atas Bournemouth
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 23:22
-
Man of the Match Man City vs Bournemouth: Marc Guehi
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 22:12
-
Hasil Man City vs Bournemouth: Dua Bek Bawa City Epic Comeback di Laga Perdana EPL!
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:58
-
Al-Hilal Goda Gabriel Martinelli untuk Cabut dari Arsenal
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:25
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59



