Mesin Tak Biasa Bertenaga, Yamaha Sulit Atasi Masalah Top Speed
Anindhya Danartikanya | 3 September 2019 11:15
Bola.net - Project Leader Yamaha MotoGP, Takahiro Sumi, mengakui pihaknya memang kesulitan mengatasi masalah ketertinggalan top speed dari Honda dan Ducati. Sumi mengakui bahwa hal ini diakibatkan pihaknya yang tak terbiasa memiliki mesin bertenaga di MotoGP.
Mesin Yamaha dikenal tak pernah terlalu bertenaga, namun unggul di pengendalian, yakni lincah di tikungan dan akselerasi. Sayangnya, belakangan ini, top speed dan tenaga mesin justru sangat krusial jika mereka benar-benar ingin mengalahkan Honda dan Ducati.
"Kami belum berada di tempat yang kami inginkan. Kami telah meningkatkan performa motor kami dibanding tahun lalu, tapi belum bisa bekerja dengan baik untuk semua rider berbeda dan di berbagai jenis trek," ungkap Sumi dalam wawancaranya kepada Speedweek.
Mesin Tak Pernah Terlalu Bertenaga
Masalah ini bahkan belum ditambah masalah grip dan elektronik yang mendera Yamaha sejak 2017. "Sayang, top speed kami masih lemah, jadi semua rider Yamaha makin kesulitan. Ini masalah terbesar, dan kami harus memperbaikinya di sisa musim," ungkap pria asal Jepang.
Dalam kurun tiga tahun belakangan, Yamaha juga baru meraih enam kemenangan, yakni lima lewat Maverick Vinales dan satu lewat Valentino Rossi. Musim ini, Yamaha juga makin sulit mencari pokok masalah karena hasil balap para pebalapnya juga berbeda satu sama lain.
"Vale memulai musim ini dengan baik, lalu menurun karena kami tak menemukan pondasi bagus untuk pengendalian motor dan ketahanan ban. Mack berbeda: ia tak konsisten di awal. Di Barcelona, barulah ia menemukan pondasi positif, bahkan menang di Assen. Kemenangan itu baik untuk kepercayaan diri kami dalam mengembangkan motor," ujarnya.
Sulit Temukan Solusi Jitu
Sumi juga mengaku sulit menemukan cara ideal mereduksi margin top speed tanpa kehilangan keunggulan lain. "Ini sulit. Kami tak pernah punya mesin bertenaga, tapi selalu coba memperbaiki top speed. Ini tak mudah diatasi tanpa kehilangan keunggulan kami di pengendalian motor. Meski begitu, ini target utama kami," tuturnya.
Ia juga masih belum menemukan penyebab masalah kekurangan grip yang dialami semua rider Yamaha. "Itulah yang juga saya ingin ketahui. Kami selalu punya masalah ini dengan M1. Kami mencoba memperbaiki karakter mesin dan akselerasinya, tanpa harus mengurangi pengendaliannya yang mudah," pungkas Sumi.
Menjelang MotoGP Misano, San Marino, 13-15 September mendatang, Vinales dan Rossi duduk di peringkat 5 dan 6 pada klasemen pebalap dengan koleksi masing-masing 118 dan 116 poin. Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli di peringkat 8 dan 10 dengan 92 dan 69 poin.
Sumber: Speedweek
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Akhirnya Naik Podium Tertinggi di ARRC 2026, Wahyu Nugroho Girang Bukan Kepalang
Otomotif 8 Agustus 2026, 15:33
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Sabtu 8 Agustus 2026
Otomotif 8 Agustus 2026, 08:00
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
LATEST UPDATE
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



