Monumen Mendiang Simoncelli Diresmikan di Coriano
Editor Bolanet | 17 September 2013 11:00
- Sebuah monumen untuk mendiang Marco Simoncelli akhirnya diresmikan di Coriano, Italia sebelum MotoGP San Marino digelar akhir pekan lalu. Coriano sendiri merupakan kota tempat tinggal Simoncelli semasa hidup.
Simoncelli meninggal dunia akibat kecelakaan hebat yang ia alami di MotoGP Malaysia 2011. Pebalap yang juga merupakan juara dunia GP250 2008 inipun mendapat apresiasi dari masyarakat Coriano dan keluarga besar MotoGP.
Monumen ini berbentuk knalpot motor dan diberi nama 'Every Sunday'. Sesuai namanya, monumen ini akan dinyalakan dan mengeluarkan api selama 58 detik setiap hari Minggu pada saat senja. Api yang keluar nantinya akan memiliki panjang tiga meter.
58 detik dimaksudkan untuk mengingat nomor balap Simoncelli selama ia berkarir di Grand Prix. Sementara api merupakan simbol dari gairah Simoncelli terhadap dunia balap motor.
Ide ini datang dari Lino Dainese, yakni penggagas Dainese, perusahaan perangkat balap yang selama ini digunakan oleh Simoncelli dan beberapa pebalap MotoGP lainnya, termasuk Valentino Rossi.
Ide ini segera disetujui oleh kedua orang tua Simoncelli, yakni Paolo dan Rosella Simoncelli. Seniman muda Italia, Arcangelo Sassolino pun ditunjuk untuk membuatnya.
Berikut foto-foto monumen 'Every Sunday' untuk Marco Simoncelli. (twb/mgp/kny)
Simoncelli meninggal dunia akibat kecelakaan hebat yang ia alami di MotoGP Malaysia 2011. Pebalap yang juga merupakan juara dunia GP250 2008 inipun mendapat apresiasi dari masyarakat Coriano dan keluarga besar MotoGP.
Monumen ini berbentuk knalpot motor dan diberi nama 'Every Sunday'. Sesuai namanya, monumen ini akan dinyalakan dan mengeluarkan api selama 58 detik setiap hari Minggu pada saat senja. Api yang keluar nantinya akan memiliki panjang tiga meter.
58 detik dimaksudkan untuk mengingat nomor balap Simoncelli selama ia berkarir di Grand Prix. Sementara api merupakan simbol dari gairah Simoncelli terhadap dunia balap motor.
Ide ini datang dari Lino Dainese, yakni penggagas Dainese, perusahaan perangkat balap yang selama ini digunakan oleh Simoncelli dan beberapa pebalap MotoGP lainnya, termasuk Valentino Rossi.
Ide ini segera disetujui oleh kedua orang tua Simoncelli, yakni Paolo dan Rosella Simoncelli. Seniman muda Italia, Arcangelo Sassolino pun ditunjuk untuk membuatnya.
Berikut foto-foto monumen 'Every Sunday' untuk Marco Simoncelli. (twb/mgp/kny)
2 dari 7 halaman
Monumen 'Every Sunday'

3 dari 7 halaman
Monumen 'Every Sunday'

4 dari 7 halaman
Monumen 'Every Sunday'

5 dari 7 halaman
Monumen 'Every Sunday'

6 dari 7 halaman
Monumen 'Every Sunday'

7 dari 7 halaman
Monumen 'Every Sunday'

TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rossi Gelar Kelas Berkendara demi Marco Simoncelli Foundation
Otomotif 26 Maret 2019, 09:35
-
VR46 Riders Academy, Cara Rossi Kenang Simoncelli
Otomotif 18 Maret 2019, 13:10
-
Insiden Simoncelli Sempat Buat Rossi Ingin Pensiun Dini
Otomotif 27 Maret 2018, 09:00
-
Valentino Rossi Beberkan Awal Mula VR46 Riders Academy
Otomotif 21 Februari 2018, 13:00
-
Masih Sedih Soal Insiden Simoncelli, Rossi Tak Terpikir Pensiun
Otomotif 21 Februari 2018, 11:10
LATEST UPDATE
-
Real Madrid Serius Kejar Michael Olise
Liga Spanyol 9 April 2026, 21:04
-
Statistik Bicara: Vinicius Junior Lebih Tajam Bersama Arbeloa
Liga Spanyol 9 April 2026, 20:37
-
Konflik Dani Carvajal dan Alvaro Arbeloa, Ini Penyebabnya
Liga Spanyol 9 April 2026, 20:20
LATEST EDITORIAL
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25














