Morbidelli: Tak Ada Lagi yang Perlu Dipelajari Quartararo
Anindhya Danartikanya | 17 September 2019 15:50
Bola.net - Pebalap Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli, meyakini bahwa tandemnya yang berstatus debutan, Fabio Quartararo sudah punya segalanya untuk tampil baik di MotoGP. Hal ini disampaikan Morbidelli kepada Motorsport.com usai finis kelima di Misano akhir pekan lalu, sementara Quartararo finis kedua.
Hasil itu bukan semata-mata 'finis kedua', karena Quartararo sempat memimpin balapan selama 24 lap, sebelum menjalani aksi saling salip yang sengit bersama Marc Marquez pada lap pamungkas. Quartararo pun harus rela melihat kemenangan jatuh ke tangan rider Repsol Honda tersebut.
Meski gagal menang, performa El Diablo dalam balapan ini pun membuat Morbidelli yakin hanya ada sedikit hal tersisa yang bisa dipelajari rider Prancis tersebut untuk tampil mengancam di MotoGP. Ia juga bisa tampil lebih garang di masa mendatang, mengingat ia baru berusia 20 tahun.
Quartararo Kuat di Semua Sesi

"Ada yang bilang, saat muda, Anda akan bikin takut para rival. Saya belajar dari Valentino (Rossi) soal hal-hal macam ini. Saya tak tahu apa ini bisa berguna untuk momen-momen lain, tapi saya rasa Fabio punya sedikit hal tersisa untuk dipelajari di MotoGP. Ia sudah 'terbang', lebih kuat dari siapa pun," ujar Morbidelli.
Pernyataan juara dunia Moto2 2017 ini pun didasari fakta bahwa Quartararo tampil kuat di semua sesi, baik latihan, kualifikasi, maupun balapan. Jika sudah garang di semua sesi dan kondisi trek dalam musim debutnya, Quartararo pun diyakini Morbidelli hanya bisa berkembang lebih jauh lagi.
"Di setiap sesi, ia selalu jadi yang tercepat. Jadi apa lagi yang harus ia pelajari? Memberi lawan jarak setengah sirkuit? Fabio bikin para rivalnya berpikir ia bisa lebih baik lagi. Ini sedikit seperti taktik. Mungkin memang benar pada balapan berikutnya ia bisa mencetak jarak setengah sirkuit dari semua orang," ungkapnya.
Tekad Kejar Quartararo-Vinales
Berkebalikan dengan Quartararo yang sudah mengoleksi empat podium, Morbidelli justru belum juga merasakan hasil serupa. Ia dan Rossi selalu lebih kesulitan ketimbang Quartararo dan Maverick Vinales, seperti di Misano. Meski begitu, Morbidelli bertekad untuk mempersempit margin dalam waktu dekat.
"Ada beberapa hal yang harus kami atasi demi mencapai level Fabio dan Maverick. Kami harus menganalisa semuanya dan melihat apa yang bisa kami perbaiki. Vale dan saya punya kesulitan yang sama. Sayang, kami tak bisa menganalisanya bersama, karena setiap rider melakukan tugasnya sendiri-sendiri," tutupnya.
Morbidelli akan kembali bertemu para rider MotoGP lainnya dalam seri ke-14 musim ini yang digelar di Motorland Aragon, Spanyol, pada 20-22 September mendatang.
Sumber: Motorsport.com
Baca Juga:
'Suka Tekanan, Salah Satu Kekuatan Marc Marquez di MotoGP'
Andrea Dovizioso Akui Tak Lagi Berambisi Kejar Marc Marquez
Zeelenberg: Gaya Balap Mirip, Quartararo Lebih Baik dari Lorenzo
Takkan Jajal KTM 2020 di Aragon, Zarco Masih Bidik Test Rider
Dovizioso: Kondisi Tak Mendukung untuk Serang Rossi-Morbidelli
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
-
Jadwal MotoGP Australia 2026 di Phillip Island 23-25 Oktober, Tonton di Vidio
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:29
-
Ducati Tak Gentar Aprilia Siapkan Team Order untuk Jorge Martin di MotoGP Australia 2026
Otomotif 23 Oktober 2026, 16:09
-
Pembalap Aprilia Bantah Ada Rapat Bahas Team Order untuk Jorge Martin: Hanya Minum Kopi
Otomotif 22 Oktober 2026, 23:46
LATEST UPDATE
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:06
-
Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 15:17
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



