Naungi Valentino Rossi, Petronas SRT Ngotot Ingin Tetap Jadi Tim Junior
Anindhya Danartikanya | 17 Januari 2021 15:31
Bola.net - Team Principal Petronas Yamaha SRT, Razlan Razali, menegaskan bahwa pihaknya akan tetap meneruskan program dan filosofi sebagai tim junior di MotoGP, meski tahun ini mereka juga akan menaungi Valentino Rossi, yang akan berusia 42 tahun pada Februari mendatang. Hal ini ia sampaikan via GPOne, Jumat (15/1/2021).
Juga punya tim di Moto3 dan Moto2, SRT ingin menjadikan Petronas Yamaha SRT sebagai langkah lanjutan untuk para rider muda ke MotoGP. Program ini mereka mulai pada 2019, diawali oleh Franco Morbidelli dan Fabio Quartararo. Melihat Quartararo berpotensi pindah ke tim pabrikan, SRT pun ingin menggantinya dengan rider muda lain.
Xavi Vierge sempat dikabarkan jadi opsi utama, tapi usai Rossi menyatakan ingin tetap balapan di MotoGP 2021, SRT diminta Yamaha menyediakan tempat untuknya. Usai negosiasi panjang dan rumit, kesepakatan akhirnya diraih pada September 2020, dan SRT untuk sementara harus melanjutkan program juniornya dengan Morbidelli saja.
Alasan Perkecualian untuk Valentino Rossi

"Kami memberi perkecualian pada Vale berkat pandemi tahun lalu. Yamaha sudah membicarakan soal Vale dengan kami sejak akhir 2019. Jika tahun lalu tahun yang normal, kami akan evaluasi. Ide kami adalah, jika Vale tak sesuai pertimbangan, kami akan cari rider muda Moto2 dan Moto3 untuk dikembangkan seperti Fabio," ujar Razali.
Pria Malaysia ini mengakui, sebuah kehormatan bagi timnya untuk menaungi sang sembilan kali juara dunia, tapi tentu performa dan hasil balapnya harus dinilai secara adil. Sayangnya, akibat pandemi Covid-19 yang membuat musim 2020 lebih singkat, tak ada waktu ideal untuk mengevaluasi Rossi hingga mereka sepakat bekerja sama.
Meski begitu, Razali juga menyatakan, mampatnya musim 2020 juga berpotensi membuat persiapan para rider muda ke MotoGP jadi tak terlalu matang. Jika gegabah menggaet rider muda untuk 2021, maka prestasi tim jadi berisiko. Alhasil, Razali merasa bahwa menggaet rider berpengalaman adalah langkah yang lebih masuk akal.
Punya Tugas Besar Bantu Valentino Rossi

"Menaungi Vale proporsi yang menarik, namun ia tetap harus dievaluasi berdasar musim balap yang normal. Tapi karena 2020 tak normal, maka penting bagi tim kami untuk punya stabilitas pada 2021. Kami bisa saja menggaet rider Moto2, tapi ini juga berarti kami tak tahu seberapa baik mereka akan tampil. Jadi, memang berisiko," tutur Razali.
"Kami ambil keputusan untuk menaungi Vale karena ia sudah memahami motornya, ia bisa memberikan stabilitas pada tim kami, dan ia juga bisa memberikan performa," lanjutnya. Namun, eks CEO Sirkuit Sepang ini juga tak memungkiri punya tugas besar membantu Rossi kembali meraih performa yang lebih baik.
"Juga sebuah tantangan melihat apakah Vale bisa kembali ke versi terbaiknya bersama kami, dan kami tak cemas dalam mengambil tantangan itu. Namun, gagasan kami adalah selalu menggaet talenta baru dan mengembangkannya untuk tim kami dan untuk Yamaha," pungkas Razali.
Sumber: GPOne
Video: Juarai MotoGP 2020, Joan Mir Akhiri Puasa Gelar 20 Tahun Suzuki
Baca Juga:
M1 2019 Lebih Kompetitif, Alasan Franco Morbidelli Batal Minta Motor Baru
Petronas SRT Tak Cemas Slotnya di Yamaha Diserobot VR46
Petronas: Franco Morbidelli-Valentino Rossi Rival Sejak Lama, Ngapain Takut?
Petronas Yamaha SRT Buka Kans Tetap Naungi Valentino Rossi di MotoGP 2022
Petronas SRT Janjikan Valentino Rossi Atmosfer 'Profesional Tapi Santai' di MotoGP 2021
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



