Nyaman di Ducati, Jorge Martin Lebih Cocok Kerja dengan Gaya Italia Ketimbang Jepang
Anindhya Danartikanya | 21 Desember 2021 12:35
Bola.net - Pembalap Pramac Racing, Jorge Martin, belakangan ini membeberkan alasan apa yang membuatnya langsung nyaman di Ducati meski baru menjalani satu musim di MotoGP. Kepada Speedweek, Senin (20/12/2021), Martin mengakui bahwa cara kerja orang-orang Italia lebih cocok dengannya yang berasal dari Spanyol.
Selama berkarier di Grand Prix, Martin pernah bekerja dengan empat pabrikan, yakni Mahindra (India) dan Honda (Jepang) di Moto3, KTM (Austria) di Moto2, serta Ducati (Italia) di MotoGP. Ia jadi paham betul cara kerja dan filosofi tiap pabrikan, dan mengaku paling sreg dengan Ducati meski menjuarai Moto3 2018 bareng Honda.
Menurut Martin, orang-orang Ducati lebih ulet dalam bekerja, serta sangat cepat tanggap dalam mencari solusi ketika masalah muncul pada motor mereka. "Saya rasa perbedaan terbesar dari semua pabrikan yang ada adalah dari mana orang-orangnya berasal. Semua tergantung mereka dari Jepang, Italia, atau negara lain," tuturnya.
Sebut KTM Punya Campuran Mentalitas Jepang dan Italia

"Membela banyak pabrikan rasanya berbeda-beda. Namun, menyenangkan bekerja dengan orang-orang di Italia. Mereka sangat cepat, selalu punya solusi yang baik. Mungkin tak selalu oke, tapi selalu cepat dapat solusi. Ini penting untuk menjajal banyak hal dan bersiap pada situasi apa pun," ungkap Martin.
Dari pengalamannya membela Honda, Martinator menilai para insinyur dan teknisi Jepang selalu memberikan solusi masalah yang jitu, namun kerap butuh waktu lama untuk mendapatkannya. Ia pun melihat filosofi kerja Honda dan Ducati berbaur di KTM, namun menyebut karakter orang-orang Italia lebih cocok untuknya.
"Mungkin bakal lebih sulit bekerja dengan orang-orang Jepang, karena cara kerja mereka lebih lamban, meski gagasannya selalu bagus. KTM punya mentalitas campuran dari keduanya. Namun, gaya Italia lebih mirip gaya Spanyol, lebih 'selatan', orang-orangnya sangat hangat dan ini cocok untuk kepribadian saya," ujarnya.
Puas atas Dukungan Masif dari Ducati

Martin dipastikan bertahan di Pramac Racing di MotoGP 2022, dan kini tengah berupaya merebut kursi Jack Miller di Ducati Lenovo Team pada 2023. Pembalap 23 tahun ini pun bersyukur akan kembali dapat motor spek pabrikan teranyar, yakni Desmosedici GP22. Dengan begitu, ia bisa maksimal dalam menunjukkan potensi.
"Kami punya motor spek pabrikan. Mungkin tak 100% sama, karena jika mesinnya lebih cepat, maka akan diserahkan ke tim pabrikan. Namun, sasis, fairing, dan lainnya sama. Saya senang membela Ducati karena dukungannya luar biasa. Pabrikan mereka sangat mendorong saya melaju cepat. Saya senang bisa bertahan dengan mereka tahun depan," tutupnya.
Martin dan seluruh pembalap MotoGP akan kembali turun lintasan dalam uji coba pramusim di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada 5-6 Februari 2022. Selanjutnya, mereka akan menjalani uji coba pramusim kedua di Sirkuit Mandalika, Indonesia, pada 11-13 Februari 2022.
Sumber: Speedweek
Baca Juga:
Ducati Turun di MotoE, Gigi Dall'Igna: Moto3 Sejatinya Lebih Penting
Fabio Quartararo Minta Yamaha Naikkan Gaji Jadi 20 Juta Euro di MotoGP 2023?
Ducati Resmi Pamerkan Motor MotoE, Sudah Dijajal di Misano
Mengenal Red Bull KTM Ajo, Skuad Bertangan Dingin Pengorbit Nama-Nama Besar di MotoGP
Bimbing Marquez-Fernandez-Acosta, Aki Ajo: Jangan Suka Banding-bandingkan Pembalap
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Minggu 9 Agustus 2026
Otomotif 9 Agustus 2026, 07:50
-
Akhirnya Naik Podium Tertinggi di ARRC 2026, Wahyu Nugroho Girang Bukan Kepalang
Otomotif 8 Agustus 2026, 15:33
LATEST UPDATE
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51




