Pakai Strategi Unik di Le Mans, Quartararo Petik Pelajaran
Anindhya Danartikanya | 22 Mei 2019 12:45
Bola.net - - Pebalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, mengaku melakukan strategi balap yang tak biasa dalam menjalani seri kandangnya, MotoGP Le Mans, Prancis akhir pekan lalu. Alih-alih pakai setup balapan, ia justru pakai setup untuk kualifikasi. Ia bahkan mengaku tak melakukan perhitungan soal usia ban.
Sempat menjalani latihan dengan performa yang garang, El Diablo justru hanya mampu menduduki posisi 10 di sesi kualifikasi. Start yang buruk membuatnya makin melorot ke posisi 15 pada lap pertama, bahkan sempat duduk di posisi 17 pada Lap 4. Ia pun naik posisi usai menyalip Miguel Oliveira.
Usai Maverick Vinales dan Pecco Bagnaia terjatuh, Quartararo naik ke posisi 13, dan sejak itu menunjukkan performa yang kuat. Secara bertahap ia menyalip Aleix Espargaro, Alex Rins, Jorge Lorenzo, dan Cal Crutchlow. Akhirnya, ia pun finis kedelapan di hadapan pendukung tuan rumah.
"Saya melakukan hal yang tak biasa saya lakukan: pakai setup time attack. Saat menyalip Alex, saya memakainya, lalu ngotot. Tak ada perbedaan besar. Mungkin motor mengalami spin di akselerasi, tapi saya bisa mengendalikannya. Secara fisik, sulit berkendara. Saya beruntung bisa finis," ujarnya via Motorsport.com.
Yakin Bisa Masuk Lima Besar
Posisi delapan besar sejatinya sudah jadi target Quartararo sejak awal balapan, namun rider berusia 20 tahun ini tak mau membayangkan hasil apa yang bisa ia raih andai bisa menemukan ritme balapnya yang kuat sejak start.
"Saya tak mau kepikiran, karena jelas akan lebih baik. Saya rasa lima besar. Target saya masih sama seperti sebelumnya, yakni delapan besar, tapi dengan ritme yang baik seperti ini, tentu saya ingin lebih. Sayangnya start saya buruk, san sangat sulit menyalip," ungkapnya.
Petik Pelajaran Penting
Meski belum juga meraih podium, dua kali juara CEV Moto3 ini tetap merasa puas atas performanya di Le Mans, meyakini dirinya telah memetik sebuah pelajaran penting, yang menurutnya bakal bermanfaat menjalani balapan-balapan berikutnya.
"Hal terpenting yang saya pelajari adalah cara menghemat ban, dan saya menemukan solusi. Awal tahun ini saya sangat ngotot di akselerasi demi catatan yang baik, hingga ban kerap selip. Tapi kini lebih ke corner speed dan pengereman. Ini baru seri kelima, saya harap bisa belajar lebih banyak lagi," pungkasnya.
Menjelang MotoGP Italia di Sirkuit Mugello pada 31 Mei-2 Juni mendatang, Quartararo tengah berada di peringkat 12 pada klasemen pebalap dengan koleksi 25 poin, tertinggal sembilan poin dari sang tandem, Franco Morbidelli yang ada di peringkat 8.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
MAXi Race Sukses Ramaikan Sidrap di Seri Perdana Yamaha Cup Race 2026
Otomotif 21 April 2026, 10:30
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Spanyol 2026 di Vidio, 24-26 April 2026
Otomotif 21 April 2026, 08:24
-
Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
Otomotif 21 April 2026, 08:24
LATEST UPDATE
-
Bekuk Como, Inter Milan Ingin Kawinkan Gelar Coppa Italia dan Serie A
Liga Italia 22 April 2026, 13:46
-
Profil Timnas Belgia di Piala Dunia 2026: Era Terakhir Generasi Emas
Piala Dunia 22 April 2026, 13:38
-
Inter Milan Comeback Lawan Como, Marcus Thuram: Mantap Betul Cuy!
Liga Italia 22 April 2026, 13:31
-
Tempat Menonton PSIM vs Persija Jakarta Hari Ini, 22 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 13:10
-
Marcus Thuram Optimistis Inter Milan Raih Dua Trofi
Liga Italia 22 April 2026, 13:03
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59













