Pecco Bagnaia Mulai Pesimistis Juarai MotoGP 2025, Ungkap 'Masalah Klasik' Ducati Sejak Awal Musim
Anindhya Danartikanya | 24 Juni 2025 12:37
Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia, mulai merasa pesimitis mengenai peluangnya menjuarai MotoGP 2025. Ia mengaku sulit memikirkan gelar dunia setelah sekadar finis keempat dalam balapan utama Seri Italia di Sirkuit Mugello pada Minggu (22/6/2025) lalu.
Start kedua, Bagnaia langsung berduel sengit dengan sang tandem, Marc Marquez, pada enam lap pertama. Namun, ia mengalami kendala ban depan pada Lap 7, sehingga tertinggal oleh Marc dan Alex Marquez sekaligus. Ia susah payah mempertahankan posisi ketiga, tetapi kemudian tersalip oleh Fabio di Giannantonio dua lap jelang finis.
"Dengan kondisi seperti ini, mustahil berpikir bisa jadi juara dunia. Jika saya terus balapan seperti ini, dan jika kami tak mengubah sesuatu pada motor dan motor tetap seperti ini, saya rasa sangat sulit memikirkan gelar dunia. Jadi, kami harus melakukan hal berbeda, berharap bisa menemukan solusi," ujarnya via Motorsport.com.
Ban Depan Jadi Kendala Sejak Awal Musim

Bagnaia yakin masih ada potensi baginya dan Desmosedici GP25 untuk klop musim ini. Ia yakin masih bisa memperebutkan kemenangan. Namun, ia masih harus mencari setup terbaik agar bisa berkendara dengan nyaman di atas motor itu, seperti ketika bertarung dengan Marquez pada lap-lap awal di Mugello.
"Saya cukup percaya diri pada awal balapan, saya merasa oke. Namun, usai enam lap, ban depan mulai drop. Saya harus melamban karena saya berisiko terjatuh. Masalahnya selalu begini sepanjang musim," curhat sang tiga kali juara dunia ini.
"Saya tidak bisa melakukan apa yang saya mau dengan motor saya. Saya harus mengikuti apa yang bisa dilakukan motor, dan ketika saya mencoba melakukan hal yang saya inginkan, saya jatuh atau nyaris jatuh," ungkap Bagnaia, yang nyaris terjatuh di Tikungan 15 pada akhir Lap 5 sehingga tersalip Marquez.
'Terpaksa' Nonton Marquez Bersaudara di Depan
Bagnaia pun merasa frustrasi karena selalu menjalani start dengan baik, tetapi beberapa lap kemudian posisinya melorot dan 'terpaksa' menyaksikan Marquez Bersaudara bertarung sendiri di depannya. Ia mengaku kerap hanya bisa berharap dua rider Spanyol ini membuat kesalahan agar ia bisa menyalip dan memperbaiki posisi.
"Dengan cara seperti ini, itu tidak mungkin terjadi, karena saya terjebak di jarak 0,7-0,8 detik, lalu saya mencoba ngotot untuk mendekat, saya berhasil memangkas jarak menjadi 0,2-0,3 detik, lalu saya harus melambat lagi karena bagian depan mulai understeer di mana-mana. Ini bisa berubah hanya dalam satu lap," pungkasnya.
Kini, menjelang seri ke-10 yang bakal digelar di Sirkuit Assen, Belanda, pada 27-29 Juni 2025, Bagnaia berada di peringkat ketiga klasemen pembalap dengan koleksi 160 poin. Namun, ia sudah tertinggal 110 poin dari Marc Marquez di puncak, dan tertinggal 70 poin dari Alex Marquez di peringkat kedua.
Sumber: Motorsportcom
Baca Juga:
- MotoGP Resmi Satu Payung dengan Formula 1, Inilah Deretan Ajang Motorsport yang Kini Dinaungi Liberty Media
- Liberty Media Resmi Diizinkan Akuisisi Dorna Sports, Kini Naungi Formula 1, MotoGP, dan WorldSBK
- Tunggu 11 Tahun demi Menang Lagi di Mugello, Ini Catatan Mentereng Marc Marquez di MotoGP Italia 2025
- Marc Marquez Beber Alasan Tiru Selebrasi Jorge Lorenzo Usai Menangi MotoGP Italia 2025
- Mengenal Red Bull Rookies Cup, Kejuaraan Junior MotoGP Bergengsi yang Dimenangi Veda Ega Pratama
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hansi Flick Lega Barcelona Kalahkan Racing Santander: Mereka Lawan yang Sulit!
Liga Spanyol 16 Januari 2026, 08:03
-
Bekuk Como, Massimiliano Allegri Jelaskan Perubahan Taktik AC Milan
Liga Inggris 16 Januari 2026, 07:49
-
Hasil Como vs Milan: Brace Adrien Rabiot Bungkam Agresivitas Tim Tuan Rumah
Liga Italia 16 Januari 2026, 05:11
-
Cari Manajer Baru, Man United Didukung Untuk Angkut Eks Arsitek Chelsea Ini
Liga Inggris 16 Januari 2026, 03:59
LATEST UPDATE
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 16 Januari 2026, 09:41
-
Lisandro Martinez Hampir Tinggalkan Sepak Bola Usai Cedera ACL, Ini Pengakuannya
Liga Inggris 16 Januari 2026, 09:30
-
Cesc Fabregas: AC Milan Memang Layak Kalahkan Como!
Liga Italia 16 Januari 2026, 09:16
-
Perkuat Lini Tengah, Oxford United Boyong Wonderkid Turki Ini
Liga Inggris 16 Januari 2026, 08:38
-
Hansi Flick Lega Barcelona Kalahkan Racing Santander: Mereka Lawan yang Sulit!
Liga Spanyol 16 Januari 2026, 08:03
-
Bekuk Como, Massimiliano Allegri Jelaskan Perubahan Taktik AC Milan
Liga Inggris 16 Januari 2026, 07:49
-
Rapor Pemain Milan vs Como: Maignan Jadi Tembok, Rabiot Mematikan!
Liga Italia 16 Januari 2026, 07:44
-
Man of the Match Racing Santander vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 16 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Como vs Milan: Adrien Rabiot
Liga Italia 16 Januari 2026, 07:11
-
Hasil Como vs Milan: Brace Adrien Rabiot Bungkam Agresivitas Tim Tuan Rumah
Liga Italia 16 Januari 2026, 05:11
LATEST EDITORIAL
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26
-
5 Pemain yang Bisa Dibeli Alvaro Arbeloa untuk Menyelamatkan Musim Real Madrid
Editorial 14 Januari 2026, 12:30
-
Para Pemain yang Pernah Membela Chelsea dan Arsenal
Editorial 14 Januari 2026, 11:48
-
Pemain yang Diuntungkan dan Dirugikan dari Pemecatan Xabi Alonso di Real Madrid
Editorial 13 Januari 2026, 13:45




