Pecco Bagnaia Soal Setim dengan Marc Marquez: Tak Ada Rider Nomor Satu di Ducati, Mereka Selalu Adil
Anindhya Danartikanya | 4 Desember 2024 15:27
Bola.net - Pecco Bagnaia menanggapi komentar Marc Marquez yang menganggapnya sebagai pembalap nomor satu di Ducati Lenovo Team pada MotoGP 2025. Menurut Bagnaia, tak ada pembalap nomor satu di tim pabrikan Ducati, karena pabrikan Italia itu selalu memperlakukan para ridernya dengan adil.
Bagnaia membela Ducati Lenovo Team sejak 2021, di mana ia pernah bertandem dengan Jack Miller dan Enea Bastianini. Bagnaia selalu jadi unggulan Tim Merah karena selalu mengungguli performa dan hasil para rekan setimnya. Namun, tantangan besar akan ia hadapi ketika bertandem dengan Marquez pada 2025.
Dalam jumpa pers Estrella Galicia 0,0 di Spanyol pada akhir November, Marquez mengaku kehadirannya di Ducati Lenovo Team cukup unik. Pasalnya, ini pertama kalinya ia takkan punya status rider nomor satu di tim yang ia bela, mengingat Bagnaia jauh lebih unggul dalam empat musim terakhir.
Semua Rider Diperlakukan Setara

"Saya ada di situasi yang tak pernah saya hadapi sebelumnya. Meski tak ada rider nomor satu dan nomor dua di garasi kami, logikanya akan ada status itu. Orang yang menentukannya adalah Pecco. Kenapa? Karena Pecco orang yang memberikan dua gelar kepada Ducati, orang yang meraih 11 kemenangan musim ini," ujar Marquez kala itu.
Namun, Bagnaia tak sepakat. Dalam wawancaranya dengan GPOne di sela gelaran tahunan Ducati, 'Campioni in Festa' di Bologna, Italia, Rabu (4/12/2024) dini hari WIB, tiga kali juara dunia ini yakin Ducati tidak pernah pilih kasih dan semua pembalapnya selalu mendapatkan dukungan setara sejak awal musim.
"Saya percaya tak ada rider nomor satu di garasi kami, dan seharusnya memang tidak ada. Musim selalu dimulai dengan kondisi setara, dengan para pembalap berada di level yang sama. Setelahnya, situasi bisa berubah-ubah selama musim berjalan, dan kami selalu memulai musim dari nol," ungkapnya.
Sebut Marc Marquez Pembalap yang Cerdas
Di lain sisi, Bagnaia memaklumi jika pada pertengahan musim Ducati membantu rider yang lebih unggul di klasemen, seperti yang mereka lakukan kepadanya dan Enea Bastianini musim ini. Menurutnya, mengingat Marquez sudah pernah membela tim pabrikan Honda, maka ia pasti sudah paham cara kerjanya.
"Jika ketika musim berjalan salah satu dari kami lebih unggul dalam klasemen pembalap dan yang satunya lebih tertinggal, maka saya yakin kami harus bekerja demi membantu yang lebih unggul. Namun, secara umum saya yakin strategi Ducati selalu benar dan adil untuk para ridernya," tutur Bagnaia.
"Saya rasa Marc, mengingat dia merupakan orang yang sangat cerdas, pasti langsung memahami lingkungan dan cara kerja yang kami punya. Kami sudah lihat dalam tes pascamusim, di mana kami bekerja dengan baik. Dengan memulai musim dengan cara ini, kami sudah berada di jalan yang tepat," pungkas rider Italia ini.
Sumber: GPOne
Baca Juga:
Pecco Bagnaia Ngaku 'Iri' Lihat Max Verstappen Juarai Formula 1 2024: Seharusnya Saya Juga Jadi 4 Kali Juara Dunia
Jorge Martin Tetap Sayang Ducati Meski Pisah: Terima Kasih Sudah Rekrut Saya!
Marc Marquez Ngaku Fans MotoGP Italia Makin Ramah Sejak Ia Gabung Gresini dan Ducati
Jadi Anggota 'Aliens' dan 'Fantastic Four', Marc Marquez: Generasi Muda Lebih Ramah
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
LATEST UPDATE
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

