Pedro Acosta, Fans Berat Kevin Schwantz yang Menangi Moto3 Doha Usai Start dari Pitlane
Anindhya Danartikanya | 6 April 2021 15:57
Bola.net - Pembalap Red Bull KTM Ajo Moto3, Pedro Acosta, sukses menghebohkan paddock MotoGP dalam Seri Qatar dan Doha dalam dua pekan beruntun. Pasalnya, meski masih berstatus debutan, ia langsung meraih dua trofi sekaligus. Trofi pertama ia raih usai finis kedua di balapan pertama, dan yang kedua ia raih usai merebut kemenangan.
Kemenangan Acosta di Moto3 Doha, Minggu (4/4/2021), langsung jadi topik panas, karena memenangi balapan usai dihukum start dari pitlane. Hukuman ini didapat Acosta dan enam rider lainnya karena dianggap berkendara dengan cara tak bertanggung jawab dalam sesi latihan bebas kedua (FP2) pada Jumat (2/4/2021).
Hukuman ini diharapkan menimbulkan efek jera agar para rider tak nakal lagi. Namun, ternyata sanksi ini tak berpengaruh pada performa Acosta. Mengingat 18 pembalap terdepan terus menjalani aksi saling salip, maka ritme balapan ini juga jadi lamban. Alhasil, Acosta bisa fokus mengejar dan akhirnya mampu menyalip mereka semua.
Acosta pun jadi rider Moto3 pertama yang mampu menang usai start dari pitlane. Ia mengulang prestasi Dani Pedrosa dan Marc Marquez yang masing-masing memenangi MotoGP Valencia 2012 dan Jerman 2014 usai start dari pitlane. Acosta pun menjelaskan alasan ia bisa langsung garang di Losail, meski sebelumnya tak pernah balapan di trek ini.
Penasaran pada Agresi Darryn Binder
"Menjalani uji coba tiga hari di Losail sangat membantu. Namun, bantuan juga datang dari tim saya, karena sejak hari pertama mereka sangat mendukung saya. Adaptasi dengan tim ini sangat mulus sejak awal, dan saya rasa itulah yang terjadi jika Anda bekerja dengan orang-orang profesional dan jenius," ungkap Acosta via Diario AS, Selasa (6/4/2021).
Sebelum turun di Grand Prix Moto3, Acosta berlaga di dua ajang junior sepanjang 2020. Dalam FIM CEV Moto3 Junior Championship, ia menduduki peringkat ketiga di belakang Izan Guevara dan Xavi Artigas. Sementara dalam Red Bull Rookies Cup, Acosta sukses merebut gelar juara dengan kiprah yang dominan. Ia pun merasakan perbedaan besar usai turun di Grand Prix.
Menurut Acosta, lingkungan Grand Prix lebih ramah dan hal ini membuatnya heran. Ia juga mengaku salah satu hal yang ia nantikan di Moto3 adalah melawan Darryn Binder, yang dijuluki 'Divebomb Darryn' akibat gaya balap yang agresif dan kerap mengakibatkan tabrakan. "Saya tiba dari FIM CEV dan Rookies Cup, di mana semuanya sangat dingin dan tiap rider mengurus dirinya sendiri," ujarnya.
"Di sini, saya lihat banyak orang ramah dan saya belum menemui wajah jutek. Ini bikin saya kaget. Saya sangat ingin balapan di kejuaraan dunia untuk lihat apakah Darryn memang seperti yang orang bilang, saya ingin lihat apakah ia seagresif yang orang bilang. Kenyataannya, saya tak lihat ada masalah. Saya tak paham kenapa orang-orang kerap mengeluh tentangnya," lanjutnya.
Jadi Pembalap Karena Terinspirasi Kevin Schwantz

Dalam wawancara yang sama, Acosta juga mengaku bahwa dirinya merupakan fans berat juara dunia GP500 1993, Kevin Schwantz, yang juga diidolakan Valentino Rossi dan Andrea Dovizioso. Pengakuan Acosta ini unik, karena ia sendiri baru lahir pada tahun 2004. Ia pun mengaku bahwa pengaruh ini ia dapat dari sang ayah.
"Saya fans berat Kevin. Ayah saya punya motor Suzuki yang biasa ia pakai berkendara di sirkuit. Beliau mengecatnya dengan corak Pepsi. Dari situlah semuanya dimulai. Beliau menunjukkan banyak video waktu Kevin masih balapan," ujar Acosta, yang menyebut El Pajarito tak perlu berulah macam-macam demi mendapat perhatian.
"Kevin adalah 'pertunjukan' itu sendiri. Kini nyaris semua didasari media sosial dan televisi, sementara Kevin murni spektakuler, karena ia rider yang sangat hebat, dan ia tahu apa yang disukai orang. Kevin mencuri perhatian saya berkat pertunjukan ia berikan. Saya juga ada di sini berkat pertunjukan-pertunjukan Kevin," tutupnya.
Acosta kini bahkan tengah memimpin klasemen pembalap dengan koleksi 45 poin, unggul sembilan poin atas Binder yang ada di peringkat kedua. Ia akan kembali berlaga dalam Moto3 Portugal, yang akan digelar di Sirkuit Portimao, pada 16-18 April mendatang.
Sumber: Diario AS
Video: Serunya Balapan MotoGP Doha 2021, Fabio Quartararo Jadi Pemenang
Baca Juga:
- Tak Cuma Jack Miller, Iker Lecuona Juga Operasi Lengan Sebelum MotoGP Portimao
- Aleix Espargaro: Saya Tak Butuh Tandem Tangguh untuk Cari Motivasi
- Terbukti Cepat, Pol Espargaro Tetap Merasa 'Jijik' Finis Ke-13 di MotoGP Doha
- Aprilia Dekati Papan Atas, Aleix Espargaro Frustrasi Soal Hasil MotoGP Doha
- Ambil Positifnya, Maverick Vinales Akui Harus 'Gila' Saat Lawan Ducati
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dani Pedrosa Pensiun Jadi Wildcard di MotoGP, Merasa Waktunya Sudah Lewat
Otomotif 21 April 2026, 11:16
-
MAXi Race Sukses Ramaikan Sidrap di Seri Perdana Yamaha Cup Race 2026
Otomotif 21 April 2026, 10:30
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Spanyol 2026 di Vidio, 24-26 April 2026
Otomotif 21 April 2026, 08:24
-
Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
Otomotif 21 April 2026, 08:24
LATEST UPDATE
-
Nasib Arne Slot di Liverpool Ditentukan Liga Champions, Ini Syaratnya
Liga Inggris 22 April 2026, 03:03
-
Musim Gagal Real Madrid: Florentino Perez Akui Salah Pilih Pelatih
Liga Spanyol 22 April 2026, 01:00
-
Inter Milan Cari Pengganti Sommer, Legenda Klub Ajukan 3 Kandidat Kiper
Liga Italia 22 April 2026, 00:37
-
Jose Mourinho Tawarkan Diri ke Real Madrid, Ada Urusan yang Belum Selesai
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:22
-
Barcelona Perlu Buka Ruang Finansial: 5 Pemain Bisa Dilepas
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:13
-
Barcelona Butuh Pemimpin untuk Wujudkan Mimpi Liga Champions Hansi Flick
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:06
-
Tawaran Rp400 Miliar dari Arab untuk Gelandang Muda Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:02
-
Samator Kalahkan Garuda Jaya 3-0, Satu Langkah Lagi Menuju Podium ke-3 Proliga 2026
Voli 21 April 2026, 23:57
-
Hansi Flick Tegaskan Komitmen Perpanjang Kontrak di Barcelona
Liga Spanyol 21 April 2026, 23:52
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Alaves: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Spanyol 21 April 2026, 23:34
-
Tempat Menonton Brighton vs Chelsea: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 21 April 2026, 23:18
-
Juventus Sudah Membaik, tapi Kualitas Skuad Masih Belum Cukup untuk Bersaing
Liga Italia 21 April 2026, 22:49
-
Juventus Inginkan Gelandang Atalanta, tapi Harga Tinggi Jadi Rintangan
Liga Italia 21 April 2026, 22:22
-
Prediksi Barcelona vs Celta 23 April 2026
Liga Spanyol 21 April 2026, 21:51
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59



