Pembelaan Lorenzo: Jangan Sebut Mental Vinales Lemah!
Anindhya Danartikanya | 15 Oktober 2018 09:40
Bola.net - - Pebalap Ducati Corse, Jorge Lorenzo mengaku cukup heran melihat keterpurukan yang dialami eks timnya, Movistar Yamaha MotoGP selama dua musim terakhir. Selama 24 balapan terakhir, pabrikan Garpu Tala mengalami paceklik kemenangan, rekor terpanjang yang pernah mereka alami arena Grand Prix.
Posisi Lorenzo di Yamaha pun diambil alih Maverick Vinales pada awal 2017. Lima seri pertama terasa manis bagi Top Gun, di mana ia meraih tiga kemenangan. Meski begitu, sejak itu YZR-M1 terus mengalami penurunan performa, dan tak pernah lagi meraih kemenangan sejak kemenangan Valentino Rossi di Assen, Belanda pada tahun yang sama.
Vinales, yang didapuk sebagai suksesor Lorenzo, diharapkan bisa membawa Yamaha kembali ke puncak. Meski begitu, ia justru kerap mendapat kritik tajam karena dinilai tak mampu melakukannya dan kerap blak-blakan mengutarakan rasa frustrasinya. Meski begitu, Lorenzo memberikan pembelaan pada rider berusia 23 tahun tersebut.
Vinales Tidak Lemah!

Lorenzo yakin kritikan tajam yang dilontarkan banyak pihak kepada Vinales tidaklah adil, terutama soal mentalitasnya. Por Fuera sendiri mengaku pernah mengalami masa-masa serupa, dan memperingatkan orang-orang bahwa Vinales masih tetap rider yang pernah langsung membuat Yamaha melaju di depan usai hijrah dari Suzuki.
"Setiap orang punya jalan sendiri untuk mencapai level tertinggi. Beberapa, seperti saya atau Casey Stoner, kami harus marah saat situasinya tak sesuai. Tapi beberapa rider lain lebih tenang, seperti Andrea Dovizioso. Vale, contohnya, penuh politik. DNA macam ini ada di dalam setiap rider, dan mengubahnya demi meraih hasil baik saya rasa bukan cara yang tepat," ungkap Lorenzo kepada Motorsport.
"Anda tak bisa mengkritik Maverick atau menyebut mentalnya lemah. Maverick adalah orang yang tahun lalu meraih kemenangan dan menjalani pramusim yang sangat baik. Saat itu segala komentar tentangnya sangat positif. Semua orang kagum padanya dan semua bilang lebih mudah bekerja dengannya ketimbang saya. Tapi itu saat ia menang. Saat situasinya buruk, orang-orang seperti kutu busuk," lanjut Lorenzo.
Vinales vs Forcada

Vinales juga mendapat kritik tajam atas keputusannya memutuskan kerja sama dengan sang crew chief, Ramon Forcada akhir musim nanti. Forcada, yang sebelumnya menjadi crew chief Lorenzo selama sembilan musim di Yamaha dan merebut tiga gelar dunia bersama, diyakini tak punya cara kerja yang selaras dengan Vinales.
Vinales dan Forcada dikenal tak memiliki hubungan yang cukup baik, hingga juara dunia Moto3 2013 tersebut mengajak Esteban Garcia untuk bekerja sama dengannya musim depan, sementara Forcada 'ditransfer' ke Petronas Sprinta Yamaha Racing untuk digandengkan dengan Franco Morbidelli. Lorenzo sendiri mengaku sangat memaklumi keputusan Vinales.
"Dari luar, saya tak bisa berkomentar. Tapi memang tak mudah bekerja dengan Ramon, karena ia punya karakter yang kuat. Saya juga punya karakter itu, itulah mengapa kami kerap bentrok. Meski begitu, bersama-sama kami merebut tiga gelar. Ramon bersikap baik jika kami menang, tapi bisa buruk jika kami gagal. Tapi saya rasa Maverick punya alasan tersendiri, dan keduanya telah mengambil keputusan," pungkas Lorenzo.
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
-
Curtis Jones Ungkap Alasan Sebenarnya Tinggalkan Liverpool demi Inter Milan
Liga Italia 6 September 2026, 21:30
-
Tempat Menonton Arsenal vs Chelsea di Premier League, 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 21:15
-
Hasil BRI Super League: Madura United Tundukkan Persijap Jepara 2-0
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:04
-
Hasil BRI Super League: Sempat Tertinggal, Persib Bandung Hancurkan PSM Makassar 3-1
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:01
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51






