Perjuangan Marc Marquez: Sempat Serius Ingin Pensiun, Kini Malah Menang Lagi
Anindhya Danartikanya | 3 September 2024 13:33
Bola.net - Pembalap Gresini Racing, Marc Marquez, menyatakan kemenangannya di Sprint dan Grand Prix MotoGP Aragon pada Minggu (1/9/2024) terasa sangat spesial. Apalagi jika mengingat ia sempat kepikiran pensiun pada pertengahan musim lalu. Kini semua kerja keras dan pengorbanannya untuk bangkit dari masa kelam telah terbayar.
Marquez menjalani empat musim buruk bersama Repsol Honda, usai cedera lengan berkepanjangan sejak 2020 yang disertai performa jeblok RC213V. Ia pun sempat terpikir gantung helm usai meragukan kemampuannya sendiri. Namun, berkat dorongan orang-orang terdekatnya, Marquez mengurungkan niat tersebut.
Marquez pun mengambil langkah nekat, yakni memutuskan kontraknya dengan Honda setahun lebih awal demi membela Ducati lewat Gresini musim ini. Usai jatuh bangun beradaptasi dengan Desmosedici GP23, sang delapan kali juara dunia akhirnya menang lagi usai penantian 1043 hari.
Berkat Dukungan Orang-Orang Terdekat

Lewat GPOne, Marquez menyatakan kemenangan ini tak hanya dirayakan oleh dirinya sendiri, melainkan juga ia persembahkan untuk kru Gresini yang telah membantunya bangkit dari keterpurukan, begitu juga keluarga dan kawan-kawannya yang terus menyemangatinya.
"Saya telah melalui momen-momen buruk. Saya bahkan kepikiran pensiun. Ketika Anda dalam situasi itu, orang-orang di sekitar sangat membantu. Kami menderita bersama, dan kini kami selebrasi bersama. Saya berkorban banyak, begitu pula tim dan teman-teman saya. Saya harus bekerja lebih keras dari sebelumnya, tapi saya akan melakukannya," ungkapnya.
Di lain sisi, Marquez mengaku sudah yakin sejak awal bahwa, cepat atau lambat, ia akan menang bersama Ducati. Firasat ini sudah ia miliki sejak ia pertama kali menjajal Desmosedici dalam tes pascamusim di Valencia, Spanyol, pada akhir musim lalu. Namun, ia tak memungikri bahwa saat itu ia belum memikirkan gelar dunia.
Ingin Buktikan Diri di Trek Lain
"Saya sudah tahu sejak tes Valencia akhir tahun lalu, ketika menjajal Ducati untuk pertama kalinya. Saya sadar bahwa itu bisa jadi kesempatan saya. Namun, memperebutkan gelar dunia adalah hal lain, dan saya masih harus bekerja keras untuk itu. Jika tidak, saya pasti sudah tahu bisa melakukannya. Saya tidak buru-buru, dan saya tenang saja," ujar Marquez.
Namun, rider berusia 31 tahun ini tak memungkiri proses adaptasinya dengan Desmosedici tak berjalan mulus. Ia baru merasa bisa menyatu dengan motor ini beberapa balapan yang lalu, ketika ia mulai merasa bisa kompetitif di Seri Jerman dan Austria. Kini, ia ingin segera balapan di trek-trek lain demi membuktikan performanya memang telah membaik.
"Beberapa seri lalu, saya mulai merasa bisa berkendara lebih alami. Saya mulai memahami ban belakang lebih baik. Namun, kini saya ingin lihat apakah saya bisa lebih baik di trek-trek lainnya. Kami terbiasa fokus melihat data pembalap lain yang naik GP24, tetapi itu adalah motor berbeda, dan saya harus berkendara dengan setup, kepercayaan diri, dan insting saya sendiri," tutupnya.
Sumber: GPOne
Baca Juga:
- Marc Marquez: Usai 1043 Hari, Saya Nyaris Lupa Makna dari Sebuah Kemenangan
- Marc Marquez Jadi Pembalap Ducati Ke-15 yang Mampu Menangi Balapan di MotoGP
- Alex Marquez Tanggapi Pecco Bagnaia: Saya Takkan Terima Dituduh Sengaja Tabrak Rider Lain!
- Repsol Honda: Selamat, Marc Marquez! Kami Tak Pernah Meragukanmu!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Napoli vs AS Roma: Alisson Santos
Liga Italia 16 Februari 2026, 04:58
-
Hasil Napoli vs Roma: Gol Alisson Selamatkan I Partneopei dari Terkaman Serigala Ibukota!
Liga Italia 16 Februari 2026, 04:50
-
Babat Habis Wigan, Mikel Arteta Acungi Jempol Penampilan Arsenal
Liga Inggris 16 Februari 2026, 02:32
-
Arsenal vs Wigan, Panggung Pembuktian Eberechi Eze
Liga Inggris 16 Februari 2026, 02:11
-
Arsenal Menang Besar dan Clean Sheet Lawan Wigan Athletic, Noni Madueke Full Senyum!
Liga Inggris 16 Februari 2026, 01:51
LATEST UPDATE
-
Fakta! Semua Bek Takut dengan Lamine Yamal
Liga Spanyol 16 Februari 2026, 10:46
-
Prediksi Benfica vs Real Madrid 18 Februari 2026
Liga Champions 16 Februari 2026, 10:28
-
Pelajaran Baru untuk Endrick: Lagi Asyik Cetak Gol, Eh Kena Kartu Merah
Liga Spanyol 16 Februari 2026, 10:16
-
Alex Marquez Dirumorkan Kunjungi Markas KTM di Austria, Jadi Collab di MotoGP 2027?
Otomotif 16 Februari 2026, 09:47
-
Masalah Arsenal di Balik Kemenangan: Martin Odegaard Dikonfirmasi Cedera
Liga Inggris 16 Februari 2026, 09:44
-
Prediksi Galatasaray vs Juventus 18 Februari 2026
Liga Champions 16 Februari 2026, 09:43
-
Cetak 5 Gol dalam 5 Laga, Donyell Malen Ungkap Rahasia Ketajamannya di Serie A
Liga Italia 16 Februari 2026, 09:39
-
Rencana Transfer Real Madrid Musim Panas 2026: 6 Wajah Baru Siap Didatangkan!
Liga Spanyol 16 Februari 2026, 09:29
-
Napoli Bertarung Bak Singa: Gol Debut Santos dan Misi Penebusan Dosa Buongiorno
Liga Italia 16 Februari 2026, 09:16
-
Bukayo Saka Main di Posisi Baru: Arsenal Menang, Arteta Senang!
Liga Inggris 16 Februari 2026, 09:14
-
Hasil Lengkap, Klasemen, dan Jadwal Pertandingan Proliga 2026
Voli 16 Februari 2026, 08:54
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026, 8 Januari-26 April 2026
Voli 16 Februari 2026, 08:54
-
Prediksi Girona vs Barcelona 17 Februari 2026
Liga Spanyol 16 Februari 2026, 08:52
-
Vinicius Junior Mengaku jadi Agen Rahasia Kepindahan Mbappe dan Bellingham
Liga Spanyol 16 Februari 2026, 08:47
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
-
5 Pelatih yang Bisa Gantikan Thomas Frank di Tottenham, Ada Xabi Alonso dan Xavi
Editorial 11 Februari 2026, 19:03
-
3 Calon Pengganti Dani Carvajal di Real Madrid, Termasuk Pemain Man Utd
Editorial 10 Februari 2026, 21:00
