Pesan Valentino Rossi untuk Sang Penerus di MotoGP: Tetaplah Jadi Diri Sendiri
Anindhya Danartikanya | 28 Maret 2022 12:00
Bola.net - Sembilan kali juara dunia sekaligus MotoGP Legend, Valentino Rossi, mengaku tak tahu apakah di masa mendatang akan ada pembalap yang memiliki karakter, talenta, dan prestasi yang mirip dengannya. Namun, ia menyatakan bahwa untuk menjadi seperti dia, seorang pembalap harus menjadi dirinya sendiri.
Selama 26 tahun berkarier di Grand Prix, Rossi memiliki begitu banyak fans di seluruh penjuru bumi. Tak hanya karena ia bertalenta dan berprestasi mentereng, melainkan juga karena kepribadiannya yang humoris dan supel. Kini, usai ia pensiun, penggemar MotoGP bertanya-tanya apakah akan ada rider seperti dia lagi suatu hari nanti.
Banyak orang yang yakin rider-rider VR46 Riders Academy, seperti Pecco Bagnaia, Franco Morbidelli, dan Marco Bezzecchi berpeluang mengikuti jejak Rossi. Namun, tak sedikit yang berpendapat Fabio Quartararo juga punya kans, karena terbukti mampu jadi juara dan punya karakter yang ceria, bahkan mengidolakan Rossi sejak kecil.
Tak Pernah Berniat Ciptakan 'Karakter'

Rossi sendiri tak tahu mengapa dirinya digilai banyak orang, namun ia yakin untuk meraih simpati sebesar itu, seseorang harus menjadi dirinya sendiri, dan tak berusaha keras untuk meraih popularitas. Dengan begitu, orang-orang akan memberikan dukungan tanpa diminta.
"Saya tak tahu bagaimana itu bisa terjadi. Mungkin rahasia saya adalah saya tak mau menjadi sebuah 'karakter', atau setidaknya saya tak mau mengorbankan segalanya demi mewujudkan hal itu. Saya tetap menjadi diri sendiri dan orang-orang menyukainya," ungkap Rossi.
Di lain sisi, tak peduli siapa yang akan bisa mengikuti jejaknya kelak, Rossi yakin MotoGP takkan redup meski ia sudah pensiun. Ia bahkan memberikan pujian kepada Dorna Sports, yang telah melakukan begitu banyak hal agar MotoGP tetap menarik untuk ditonton khalayak ramai.
Rossi di MotoGP Bagai Ferrari di Formula 1

"MotoGP sudah ada sebelum saya datang, dan akan tetap ada usai saya pergi. Mungkin jumlah penontonnya akan turun, beberapa orang takkan lagi mengikuti. Namun, MotoGP sesuatu yang indah, apa yang mereka lakukan berhasil, orang-orang masih menonton. Toh rider Italia lain masih ada, juga ada Ducati," ungkap Rossi.
Rossi juga menanggapi ungkapan fans balap yang menyebut keberadaannya di MotoGP sangat krusial, bagaikan keberadaan Ferrari di Formula 1. Pembalap yang kini turun di GT World Challenge Europe ini pun mengaku sangat tersanjung.
"Saya pernah dengar soal itu, dan rasanya menyenangkan bisa didefinisikan seperti itu di dunia balap motor, seperti skuad merah di dunia motorsport atau tim nasional di sepak bola," pungkas pria berusia 43 tahun ini.
Sumber: Il Giornale
Baca Juga:
Valentino Rossi Ngaku Sudah Baikan dengan Para Rival, Kini Justru Anggap Teman
Ogah Jajal Ducati, Valentino Rossi: Saya Nggak Kangen Naik Motor MotoGP!
Jadi Pembalap Mobil, Valentino Rossi: Kini Saya Malah Senang Nonton MotoGP dari Sofa
Jadwal Siaran Langsung MotoGP Argentina 2022 di Trans7 dan MNC Sports, 1-4 April 2022
Klasemen Sementara Formula 1 2022 Usai Seri Arab Saudi di Jeddah
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
