Petronas SRT Evaluasi Performa Valentino Rossi di Bulan-Bulan Pertama MotoGP 2021
Anindhya Danartikanya | 11 Januari 2021 10:55
Bola.net - Direktur Tim Petronas Yamaha SRT, Johan Stigefelt, menyatakan bahwa pihaknya akan mengevaluasi performa sang rider anyar, Valentino Rossi, pada bulan-bulan pertama musim MotoGP 2021. Dalam wawancaranya dengan PecinoGP.com, ia juga mengaku ingin tahu sedini mungkin soal keputusan Rossi mengenai 2022.
Rossi yang pada 16 Februari nanti akan berusia 42 tahun, telah memutuskan untuk balapan di MotoGP setidaknya semusim lagi, namun belum menentukan apakah ia benar-benar akan gantung helm pada 2022. Ia pun akan membela Petronas Yamaha SRT, yakin tim satelit pertama yang ia bela sejak Nastro Azzurro Honda di GP500 2000 lalu.
Stigefelt, yang uniknya merupakan salah satu rival Rossi di era GP500, menyatakan walau Rossi bukan lagi rider muda, pengalamannya akan sangat berharga bagi Petronas Yamaha SRT yang baru saja turun di MotoGP pada 2019 mendatang. Ia pun yakin ini bisa jadi kans bagi timnya untuk menggali banyak pelajaran penting.
Ingin Valentino Rossi Jadi Sumber Inspirasi
"Jika Vale memutuskan untuk melanjutkan kariernya, maka itu karena ia masih ingin balapan dan ia masih termotivasi. Bagi kami, ini akan jadi bab baru dalam kisah kami yang masih sangat muda. Ini akan memberi kami dorongan baru, semangat baru," ungkap Stigefelt pada Senin (14/12/2020).
Rossi pun takkan butuh waktu lama untuk adaptasi di SRT karena ada banyak kru yang sudah ia kenal sejak lama. Selain itu, ia juga akan bertandem dengan anak didiknya sendiri, Franco Morbidelli, dan memboyong David Munoz sang crew chief, Matteo Flamigni sang teknisi data, dan Idalio Gavira sang pelatih balap.
"Vale dan Franky punya hubungan yang sangat baik, saya pun menilainya sebagai perubahan yang menarik dan pengalaman baru. Kami akan mengombinasikan tim kami dengan kedatangan David, Matteo, dan Idalio. Saya pun berharap semangat dan gairah Vale bisa menjadi sumber inspirasi kami," lanjut 'Stiggy'.
Tegaskan Tetap Jadi Tim Junior
"Saya tak bisa menyembunyikan fakta bahwa saya agak gugup bekerja dengan Vale, yang merupakan legenda MotoGP. Tapi diskusi yang kami lakukan demi kedatangannya berjalan sangat baik, saya pun percaya diri," ungkap Stigefelt.
Pria asal Swedia ini juga menyatakan bahwa pihaknya ingin tahu keputusan Rossi soal 2022 sedini mungkin pada 2021, karena jika ia memutuskan pensiun, maka SRT juga harus cepat-cepat mencari penggantinya. Prioritas utama kandidat pengganti Rossi tentunya berasal dari Moto2.
"Kita akan lihat apa yang akan terjadi pada Vale pada beberapa bulan pertama pada musim depan. Apakah ia mau lanjut atau pensiun pada 2022? Jika ia pensiun, kami akan mengincar debutan. Ambisi kami tetap melatih para rider muda untuk tampil sebaik Fabio bersama kami," tutupnya.
Sumber: PecinoGP
Video: Juarai MotoGP 2020, Joan Mir Akhiri Puasa Gelar 20 Tahun Suzuki
Baca Juga:
- Valentino Rossi-Luca Marini Finis Keempat di Gulf 12 Hours Bahrain
- Tak Cuma Johann Zarco, Maverick Vinales Juga Ikut Uji Coba WorldSBK Jerez
- Andrea Dovizioso Tuduh Ducati Tak Transparan, Bikin Kacau Negosiasi KTM
- Andrea Dovizioso: Gigi Dall'Igna Hanya Mau Jorge Lorenzo, Marc Marquez Saja Ditolak
- Andrea Dovizioso: Saya Minta Gaji Selangit dari Ducati? Semua Bohong!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Alex Marquez Dirumorkan Kunjungi Markas KTM di Austria, Jadi Collab di MotoGP 2027?
Otomotif 16 Februari 2026, 09:47
-
6 Juara Dunia MotoGP yang Pernah Bela Ducati Lenovo Team, Kawinkan 22 Gelar Dunia
Otomotif 14 Februari 2026, 16:25
LATEST UPDATE
-
Jadwal Siaran Langsung Liga Champions di SCTV Malam Ini, 18 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:57
-
Live Streaming Galatasaray vs Juventus - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:45
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV dan MOJI, 18-19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:33
-
Olympiacos dan Leverkusen Bukan Lawan yang Asing
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:00
-
Club Brugge yang Kuat di Kandang, Atletico Madrid yang Berpengalaman di Fase Gugur
Liga Champions 17 Februari 2026, 16:29
-
Inter Milan Punya Nama Besar, tapi Bodo/Glimt Bukan Sekadar Penggembira
Liga Champions 17 Februari 2026, 16:01
-
Rekor Buruk Qarabag FK, Performa Stabil Newcastle
Liga Champions 17 Februari 2026, 15:34
-
Jose Mourinho Siapkan 'Kejutan' untuk Real Madrid
Liga Champions 17 Februari 2026, 14:52
-
'Kami Ingin Menang Karena Kami Juventus'
Liga Champions 17 Februari 2026, 13:22
-
Tekad Juventus untuk Main Berani dan Mengejar Kemenangan di Markas Galatasaray
Liga Champions 17 Februari 2026, 13:15
-
Galatasaray Sudah Siap untuk Laga yang Sangat Sulit Kontra Juventus
Liga Champions 17 Februari 2026, 13:05
-
Prediksi Wolves vs Arsenal 19 Februari 2026
Liga Inggris 17 Februari 2026, 12:16
-
Prediksi Milan vs Como 19 Februari 2026
Liga Italia 17 Februari 2026, 11:34
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48




