Petrucci Akui Belajar Tiru Teknik Lorenzo Sang 'Raja Start'
Anindhya Danartikanya | 31 Juli 2018 11:15
Bola.net - - Pembalap Alma Pramac Racing, Danilo Petrucci mengaku berupaya keras meniru teknik berkendara rider Ducati Corse, Jorge Lorenzo dalam menjalani start yang baik, yakni salah satu titik terkuat rider Spanyol tersebut. Hal ini disampaikan Petrucci kepada Motorsport menjelang MotoGP Ceko akhir pekan ini.
Lorenzo memang dikenal kerap melakukan start dengan baik, tak peduli hasil kualifikasinya. Lima kali juara dunia ini dikenal kerap berhasil mempertahankan posisi di lap pertama bila start dari pole, dan mampu merangsek ke papan atas di tikungan pertama andaipun ia start dari posisi belakang.
Jorge rider yang sangat baik dalam menjalani start, dan ia selalu ngotot di lap pertama setiap kali keluar dari pit di semua sesi latihan. Ia sangat cepat di lap pertama, bahkan saat latihan sekalipun. Itulah caranya 'merasakan' motor kami. Ia juara dunia, dan jelas ia punya hal lebih di beberapa area, ujar Petrux.
Harus Hati-Hati

Petrucci pun mengaku menemukan keunggulan Lorenzo ini lewat beberapa data selama beberapa balapan terakhir. Meski begitu, rider Italia ini menyadari meniru saja bukanlah hal mudah, dan bahkan berisiko tinggi. Dengan begitu, Petrucci harus hati-hati dalam mempelajari teknik Lorenzo ini.
Kami coba menyontek kinerjanya, agar lebih efisien pada lap pertama usai keluar dari pit. Tapi Anda harus ambil risiko besar, karena jika Anda jatuh, semua orang akan bilang Anda bodoh, karena tak ada gunanya. Bagi Jorge, sangat mudah menjadi yang tercepat saat keluar dari pit atau lap pertama balapan, tuturnya.
Mirip Stoner, Tutupi Kelemahan

Petrucci bahkan menyatakan bahwa gaya balap dan teknik berkendara Lorenzo saat ini justru sangat mirip dengan Casey Stoner, yang merebut gelar dunia bersama Ducati pada 2007 lalu. Ia juga yakin Lorenzo telah bekerja keras memperbaiki kelemahannya, mengingat tahun lalu performa startnya tak segemilang musim ini.
Kini Jorge seperti... jika Anda ingat Stoner, pada lap pertama, sangat menakjubkan melihat betapa cepatnya ia. Saya rasa Jorge menjalani banyak latihan soal ini, karena saat ia tiba di Ducati tahun lalu, startnya sangat lamban. Jelas ia telah memperbaiki kelemahannya dan kini ia justru jadi rider yang terbaik dalam melakukannya, ungkap ungkap Petrucci.
Berguna untuk Musim Depan

Rider 28 tahun ini juga menyatakan bahwa proses mempelajari teknik berkendara Lorenzo bakal berguna baginya musim depan, di mana ia akan menggantikan posisi Lorenzo di Ducati Corse. Petrucci menyebut bahwa tahun ini akan menjadi masa-masa pembelajaran sebelum ia membela tim pabrikan, di mana targetnya akan lebih besar.
Saya harus bekerja keras di banyak area, karena kadang saya tak konstan. Jadi memperebutkan posisi yang baik di klasemen lebih sulit. Saya punya waktu memperbaiki kelemahan tahun ini, dan tanpa beban untuk musim depan. Saya harus menjadikan tahun ini sebagai musim terbaik di karir saya, dan kemudian mempersiapkan segalanya untuk musim depan, pungkasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
-
Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
Otomotif 24 Oktober 2026, 11:32
LATEST UPDATE
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

