Petrucci: Kalau Mau, Lorenzo Bisa Tetap di Ducati
Anindhya Danartikanya | 21 September 2018 14:30
Pebalap Alma Pramac Racing, Danilo Petrucci akhirnya memberikan tanggapan soal pernyataan Jorge Lorenzo kepada La Gazzetta dello Sport bahwa uang merupakan salah satu faktor Ducati Corse ingin merombak komposisi pebalapnya di MotoGP musim depan.
Lorenzo yang mendapat bayaran 25 juta euro untuk musim 2017-2018 disadari Ducati sebagai investasi yang kelewat besar, apalagi Por Fuera sempat mengalami paceklik kemenangan selama 1,5 musim. Ducati akhirnya memilih Petrucci sebagai pengganti, sementara Lorenzo akan pindah ke Repsol Honda.
"Ducati memilih berpikir bahwa ini soal uang, 'Kita punya Andrea Dovizioso, yang tampil lebih baik ketimbang Jorge dan ia orang Italia, dan kita punya Petrucci dan Jack Miller yang bakal tampil kuat nyaris seperti Jorge, tapi bayarannya 10-15 kali lebih sedikit'," ungkap Lorenzo dalam wawancaranya.
Ketertarikan Ducati pada Petrucci sejatinya telah terendus sejak Le Mans, Prancis pada Mei lalu, yakni sebelum Lorenzo meraih kemenangan perdananya di Mugello, Italia. Petrucci pun menyebut wajar saja bila dirinya diperhitungkan Ducati pada periode tersebut, mengingat ia berada di peringkat kelima pada klasemen pebalap, sementara Lorenzo berada di peringkat ke-14.
"Memang benar 'nilai' saya jauh lebih rendah, tapi saat Ducati memilih saya, saya ada di peringkat yang lebih baik pada klasemen, dan waktu itu Jorge belum meraih kemenangan. Saat itu, pilihannya sudah jelas: mungkin Petrucci memang bodoh, tapi ia meraih hasil lebih baik," ujar Petrucci kepada Corse di Moto.
"Kemudian Jorge menang di Mugello, dan ia akan selalu mendapatkan bayaran 10 kali lipat lebih besar ketimbang saya. Ia berkata seolah tak adil bahwa Ducati merekrut saya ketimbang dia. Tapi di Le Mans, saat ia tengah menimbang-nimbang, saya justru naik podium dan punya poin lebih banyak," lanjutnya.
Di lain sisi, Petrucci juga yakin bahwa Ducati akan memilih Lorenzo andai proses penandatangan kontrak tak berlangsung lebih awal, mengingat Lorenzo justru sukses bangkit dari keterpurukan sejak menang di Mugello.
"Jika Ducati mengambil keputusan hari ini, mungkin mereka akan memilih Jorge. Tapi semua orang selalu memanfaatkan kesempatan yang ada. Jika ia mau, ia bisa bertahan. Sementara saya, kan, hanya berusaha siap saat dibutuhkan," tutup rider Italia berusia 28 tahun ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






