Petrucci: Sachsenring Bukti Potensi Ducati Sudah Mentok
Anindhya Danartikanya | 9 Juli 2019 11:30
Bola.net - Pebalap Ducati Team, Danilo Petrucci, dibuat bertanya-tanya soal performa Desmosedici GP19 di MotoGP Belanda dan Jerman, di mana tiga pengendaranya sulit naik podium. Dalam dua balapan tersebut, hasil terbaik Ducati hanyalah finis keempat, yakni lewat Andrea Dovizioso di Assen, dan Petrucci di Sachsenring.
Balapan di Sachsenring pun semakin meyakinkan Dovizioso dan Petrucci bahwa potensi Desmosedici sudah mentok dan tak bisa lebih baik lagi untuk bertarung dengan tim lain. Apalagi Jack Miller (Pramac Racing) juga membuntuti mereka sepanjang balapan, dan sama-sama tak bisa memperebutkan podium.
Mengakui bahwa Miller dan dirinya telah mulai meniru gaya balap Dovizioso dalam mengendarai Desmosedici, Petrucci menyatakan bahwa motor tersebut tak cukup baik untuk ikut memperebutkan podium, apalagi kemenangan. Menurutnya, situasi ini jelas mencemaskan untuk menghadapi sisa musim.
"Saya, Jack, dan Dovi sudah berkendara dengan baik. Ducati motor yang tak terlalu instingtif. Anda harus pakai sebuah metode demi melaju cepat. Jelas selama setahun ini saya banyak belajar dari Dovi, dan saya mulai pakai cara berkendara yang mirip. Jack juga melihat data kami dan menemukan gaya baru untuk mengendarai motor kami," ujarnya.
Kaget Tertinggal 16 Detik dari Pemenang
Petrucci bahkan mengakui situasinya dan Dovizioso sempat lebih mencemaskan, karena Miller mampu start dari posisi 5, sementara mereka dari posisi 12 dan 13. Mereka yakin bisa memperbaiki posisi dalam balapan, namun kaget sekadar finis di posisi 4, 5 dan 6, serta 'kompak' tertinggal 16 detik dari Marc Marquez.
"Saya rasa kami bertiga telah menunjukkan potensi motor yang sesungguhnya, karena kami finis nyaris bersamaan. Jelas saya dan Dovi menjalani pekan balap yang berat, start ke-12 dan 13 tidaklah mudah. Kami tahu bisa kuat dalam balapan, tapi nyatanya hanya finis keempat dan kelima," ungkap rider 28 tahun ini.
Terbantu Quartararo dan Rins
Petrucci juga tak mau melupakan fakta bahwa hasil mereka terbantu oleh kecelakaan yang dialami Fabio Quartararo pada Lap 2 dan Alex Rins pada Lap 19. Meski begitu, keduanya jatuh atau tidak, tak bisa mengesampingkan fakta bahwa Ducati sangat jauh dari podium dan kemenangan.
"Kecelakaan Fabio dan Alex membantu kami, tapi motor kami sudah mencapai limit, karena jika 3 Ducati finis bersamaan, maka itulah potensi motor kami. Kami mampu memperbaiki posisi, tapi podium sangat jauh. Padahal kami menang di Mugello, merebut podium sampai Barcelona. Tapi kini marginnya jauh lebih besar," tutupnya.
Menjelang rehat musim panas, Dovizioso duduk di peringkat 2 pada klasemen pebalap dengan 127 poin, tertinggal 59 poin dari Marquez di puncak. Petrucci dan Miller masing-masing duduk di peringkat 3 dan 7, dengan koleksi 121 dan 70 poin.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
Otomotif 24 Oktober 2026, 11:32
-
Hasil Kualifikasi Moto3 Australia 2026: Veda Ega Pratama Sabet Pole Position!
Otomotif 24 Oktober 2026, 09:49
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
-
Jadwal MotoGP Australia 2026 di Phillip Island 23-25 Oktober, Tonton di Vidio
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:29
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 15:17
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



