Petrucci Tak Habis Pikir MotoGP Larang Winglet
Editor Bolanet | 5 Oktober 2016 14:00
Winglet yang dikembangkan Ducati sejak awal 2015, telah diikuti para kompetitor hingga tahun ini. Perangkat ini dinilai membantu memberi tenaga tambahan, serta membuat bagian depan motor tetap menapak di lintasan dan menghindari wheelie. Meski begitu, winglet dinilai membahayakan pebalap dan menciptakan turbulensi di lintasan lurus.
Saya tidak suka keputusan ini. Saya memang setuju winglet membuat motor terlihat jelek, tapi MotoGP 'kan terus berkembang, melihat apa yang akan terjadi 10 tahun lagi. Inovasi harus terus dikembangkan. Saya tak mengerti mengapa winglet dilarang, tapi saya juga tak bisa berbuat apa-apa, ujarnya.
Rider asal Italia yang akrab disapa Petrux ini yakin aerodinamika merupakan sektor teknis yang terlalu diremehkan di MotoGP, tidak seperti Formula 1 yang justru intensif melakukan uji coba di terowongan angin untuk meningkatkan performa.
Di F1, aerodinamika sangat penting, sementara di MotoGP justru tidak terlalu berkembang. Terowongan angin juga penting di F1, masalahnya simulasi memang tak mudah untuk motor, karena motor bergerak berdasarkan kondisi lintasan dan kemiringan, pungkas Petrucci. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klasemen Sementara Moto3 2026 Usai Grand Prix Italia di Mugello
Otomotif 31 Mei 2026, 17:00
-
Klasemen Pembalap Red Bull Rookies Cup 2026
Otomotif 31 Mei 2026, 14:40
LATEST UPDATE
-
Transfer Sukses Mbeumo dan Cunha Jadi Cetak Biru Strategi Man Utd
Liga Inggris 5 Juni 2026, 04:56
-
Hasil Prancis vs Pantai Gading: Gol Amad Diallo Tumbangkan Les Bleus
Piala Dunia 5 Juni 2026, 04:26
-
Prediksi Timnas Indonesia vs Oman 5 Juni 2026
Tim Nasional 5 Juni 2026, 03:12
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47














