Podium di Jerman, Rossi: Saya Harus Berikan Trofi Ini ke Folger!
Editor Bolanet | 16 Juli 2018 10:53
Rossi diketahui mengalami kesulitan selama sesi latihan bebas, dan hanya mampu start dari posisi keenam. Meski begitu, seperti biasa, ia mampu menemukan setup yang tepat menjelang balapan. Pada lap pertama, ia pun berhasil baik ke posisi keempat.
Rossi pun menginjak posisi tiga besar usai menyalip Danilo petrucci pada Lap 9. Usai ban depan lunak Jorge Lorenzo mulai aus, The Doctor pun naik satu posisi pada Lap 16. Sejak itu, Rossi terus melaju di posisi kedua, finis 2,916 detik di belakang rider Repsol Honda Marc Marquez. (cn/dhy)
Balapan Terbaik 2018

Sembilan kali juara dunia ini bahkan menyebut balapan kali ini adalah balapan terbaiknya musim ini. Rossi mengaku langsung merasa sangat nyaman mengendarai YZR-M1 sejak 2-3 lap pertama. Meski mengaku tak cukup kuat untuk mengancam dominasi Marquez, Rossi sudah sangat senang bisa finis kedua.
Saya sudah di tempat yang tepat, karena saya ada di kelompok terdepan, di belakang Marc dan Jorge, tapi Jorge tak seperti biasanya. Strategi saya adalah menempel mereka, dan jika bisa, saya akan menyalip, ungkapnya dalam jumpa pers usai balap.
Masih Soal Elektronik

Rossi pun sekali lagi menekankan bahwa M1 memiliki keseimbangan motor yang sudah cukup baik, bahkan lebih baik di tikungan dibanding motor-motor Ducati. Meski begitu, ia tetap bersikeras bahwa sistem elektronik Yamaha di area akselerasi masih jauh tertinggal dibanding motor lain.
Kami telah menemukan keseimbangan motor, yang berarti saya bisa berkendara lebih baik. Bahkan, saya dan Mack kuat dan kami ada di peringkat kedua dan ketiga di klasemen, tapi kami masih butuh bantuan dari Jepang untuk memperbaiki sistem elektronik pada akselerasi. Musim ini panjang, jadi saya memaksa dan mengharapkan dukungan dari Jepang, ungkapnya.
Terima Kasih, Folger!

Rossi pun tak malu-malu menyatakan bahwa hasil gemilangnya ini juga berkat usahanya mempelajari performa eks rider Monster Yamaha Tech 3, Jonas Folger, yang tahun lalu sempat memimpin balapan dan bertarung sengit dengan Marquez, sebelum akhirnya juga finis kedua.
Saya mempelajari Folger, semua garis balapnya, dan cara ia mengendarai motor kami, serta pemilihan setupnya. Semuanya. Saya rasa saya dapat bantuan yang baik dari Folger, jadi kami harus memberikan trofi ini untuknya! pungkas rider Italia berusia 39 tahun ini. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Drag Battle Yamaha Cup Race 2026 Seri 1: Pebalap Sulsel Mendominasi!
Otomotif 19 April 2026, 05:47
LATEST UPDATE
-
Real Madrid dan Mimpi Buruk Dua Musim Tanpa Trofi
Liga Spanyol 20 April 2026, 23:30
-
Profil Timnas Iran di Piala Dunia 2026: Kuda Hitam Asia Penuh Perhitungan
Piala Dunia 20 April 2026, 23:15
-
Sederet Alasan Arsenal Masih Favorit Juara Premier League
Liga Inggris 20 April 2026, 22:30
-
Erling Haaland Bergulat dengan Gabriel, Man City pun Menang
Liga Inggris 20 April 2026, 21:29
-
Cerita Klasik Liverpool: Salah dan Van Dijk Jadi Penyelamat Lagi
Liga Inggris 20 April 2026, 20:45
-
Kapten Arsenal Belum Menyerah, Persaingan Masih Terbuka!
Liga Inggris 20 April 2026, 20:15
-
Prediksi Inter vs Como 22 April 2026
Liga Italia 20 April 2026, 20:09
-
Mikel Arteta Terlalu Emosional? Arsenal Diuji di Momen Penentuan
Liga Inggris 20 April 2026, 19:44
-
Prediksi Real Madrid vs Alaves 22 April 2026
Liga Spanyol 20 April 2026, 19:32
-
6 Pemain Arsenal yang 'Menghilang' Saat Dikalahkan Man City
Liga Inggris 20 April 2026, 19:14
-
Mohamed Salah Ingin Tutup Karier dengan Indah
Liga Inggris 20 April 2026, 18:48
-
Guardiola Lempar Pertanyaan: Siapa di Puncak Klasemen Liga Inggris?
Liga Inggris 20 April 2026, 18:18
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00








