Pol Espargaro: MotoGP Qatar Buktikan Saya Layak Bela Repsol Honda
Anindhya Danartikanya | 9 Maret 2022 09:20
Bola.net - Pembalap Repsol Honda, Pol Espargaro, memang belum pernah menang di kelas MotoGP, namun performa apiknya di Losail, Qatar, Minggu (6/3/2022), ia yakini sebagai bukti bahwa ia bukanlah rider ecek-ecek. Hal ini ia nyatakan kepada MotoGP.com usai balap, di mana ia finis ketiga usai memimpin selama 17 lap.
Espargaro yang start keenam, memang langsung merangsek ke depan dan memimpin balapan. Sayang, pada Lap 17, ban lunaknya mulai aus, dan ia tersalip Enea Bastianini dan Brad Binder. Ia berhasil mempertahankan posisi ketiga walau sempat mendapatkan ancaman dari sang kakak, Aleix Espargaro, di lap terakhir.
Uniknya, cara Espargaro berkendara di Qatar ternyata tak sesuai dengan strategi balap yang ia tetapkan bersama tim, karena tadinya ia berniat santai saja membuntuti para pembalap lainnya demi menghemat ban lunak dan bahan bakar. Nyatanya, startnya justru sangat apik sehingga ia dapat kans memimpin.
Berekspektasi Hitam, Justru Dapat Putih

Polyccio bahkan menyebut jalannya balap kali itu benar-benar berkebalikan dari ekspektasi. "Ban saya aus, tapi jujur balapan ini tidak sesuai rencana, karena bukan itu strategi kami. Strategi kami justru kebalikannya! Seolah-olah kami berekspektasi semuanya bakal jadi hitam, yang terjadi justru benar-benar putih!" tuturnya.
"Kami pikir bakal ada kelompok besar rider yang berebut kemenangan, sementara saya bertahan di belakang agar ban tetap dingin dan hemat bahan bakar sampai finis. Nyatanya justru berbeda: saya memimpin, melaju cepat, menghabiskan bahan bakar dan ban. Saya meninggalkan semua rider di belakang, sangat nyaman," kisahnya.
Meski gagal menang, Espargaro tetap puas dan sangat semringah usai finis. Menurutnya, ini adalah tanda bahwa Honda sudah benar-benar bangkit dari keterpurukan, mengingat mereka harus jatuh bangun pada 2020-2021. Ia juga menyebut bahwa balapan kali itu adalah bukti dirinya memang pembalap bertalenta.
Ingin Buktikan Layak Bela Repsol Honda

Seperti yang diketahui, Espargaro memutuskan membela Repsol Honda sejak 2021, dan kontraknya diumumkan pada pertengahan 2020, ketika ia masih jadi ujung tombak pengembangan motor KTM. Mengingat Espargaro belum pernah menang di MotoGP, Honda dinilai mengambil keputusan gegabah dengan menggaetnya.
Namun, Espargaro yakin, performa garangnya di Qatar adalah bukti bahwa Honda tidak salah dalam memilihnya, karena ia memang merupakan pembalap yang bertalenta dan layak membela tim sekaliber Repsol Honda. "Saya tak peduli apa yang terjadi, saya ingin memimpin sampai sesuatu akhirnya meledak," ujarnya.
"Saya ingin menunjukkan bahwa saya cepat, bahwa saya bisa berada di depan, bahwa saya punya talenta, dan bahwa saya bisa menjadi pembalap tim pabrikan Honda. Jadi, balapan ini adalah soal itu, menunjukkan kepada dunia bahwa Honda dan saya telah kembali," pungkas rider Spanyol yang juga juara dunia Moto2 2013 ini.
Sumber: MotoGP
Baca Juga:
20 Pembalap MotoGP Jalani Parade di Jakarta, Tak Ada Fabio Quartararo
Pol Espargaro: Kini Tak Cuma Marc Marquez yang Bisa Menang Bareng Honda
Jorge Martin Terjepit 2 Motor, Lebih Marah Karena Ducati Tak Kompetitif
Joan Mir Kecewa Berat: Suzuki Makin Oke, Tapi Keok di MotoGP Qatar
Kendala Elektronik Ducati Bikin Motor Jack Miller 'Tersesat' di MotoGP Qatar
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
LATEST UPDATE
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
-
Hasil Barcelona vs Alaves: Blaugrana Pesta Gol 6-1
Liga Spanyol 1 November 2026, 06:19
-
Hasil Bayern vs Dortmund: Kane Gagal Penalti, Der Klassiker Berakhir Imbang 2-2
Bundesliga 1 November 2026, 05:57
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

