Quartararo-Dovizioso: MotoGP Sengit Karena Michelin, Bukan Absennya Marquez
Anindhya Danartikanya | 23 Oktober 2020 16:24
Bola.net - Pembalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, dan rider Ducati Team, Andrea Dovizioso, lagi-lagi menyatakan bahwa acaknya peta persaingan MotoGP 2020 bukan karena absennya Marc Marquez, melainkan perubahan ban Michelin yang sangat drastis dibanding musim lalu. Hal ini mereka sampaikan via Autosport, Kamis (22/10/2020).
Awal pekan ini, dua kali juara dunia, Casey Stoner kembali menjadi topik hangat di paddock MotoGP usai lagi-lagi menyebut bahwa fakta bahwa tak satu pun pembalap cukup konsisten dalam merebut kemenangan tiap balapan dikarenakan mereka tak memiliki referensi utama, yakni Marquez, yang absen panjang akibat cedera lengan.
Quartararo pun mengakui bahwa Marquez memang patokan performa setiap pembalap MotoGP karena ia rider terkuat dan paling dominan. Namun, tahun ini situasinya berbeda. Menurutnya, ada banyak faktor lain yang membuat peta persaingan menjadi acak, namun salah satunya bukan absennya sang delapan kali juara dunia.
Para Pembalap MotoGP Tak Mendadak Jadi Lamban
"Menurut saya, saat Marc balapan, Anda bisa lihat ia rider yang sangat kuat di kejuaraan ini. Ia memang referensi, tapi saya rasa kini banyak referensi yang lain juga, bukannya kami jauh lebih lamban dibanding tahun lalu. Anda bisa lihat banyak pemenang dalam berbagai kondisi. Saya rasa rider-rider yang ada juga tetap sangat cepat," ujar El Diablo.
Rider Prancis ini juga menyatakan bahwa perubahan ban belakang Michelin, yang karkas versi terbarunya lebih lunak demi menyajikan grip lebih tinggi, adalah salah satu faktor utama yang mengecoh para pembalap. Alhasil, hasil mereka juga jadi tak konsisten di tiap balapan, ditambah kondisi cuaca dan trek yang berbeda-beda.
"Perubahan ban bikin semua orang jadi setara. Dengan ban lama, beberapa motor punya sisi positif, beberapa motor lain dapat sisi negatifnya. Jadi, saya rasa ban tahun ini memang sangat kontras bagi semua orang. Ini juga bikin musim ini jadi aneh. Tapi menurut saya, bukan karena Marc absen musim ini jadi tak biasa," ungkapnya.
Padahal Sudah Gampang Dimengerti
sendiri sudah dikenal sebagai rider yang paling vokal menuduh Michelin sebagai biang keladi inkonsistensi para pembalap, dan sejak awal juga telah menyatakan bahwa Marquez kemungkinan juga takkan konsisten dan sedominan tahun lalu jika tak cedera dan tetap balapan musim ini.
Rider Italia ini bahkan menyatakan bahwa analisa ini sudah cukup mudah untuk dimengerti. Atas alasan ini, ia merasa heran mengapa masih saja banyak orang beropini bahwa persaingan MotoGP ini mendadak jadi tak terprediksi hanya karena Marquez absen.
"Saya rasa sudah sangat jelas. Jika semua orang tak konsisten, alasannya bukan karena tidak ada referensi. Jika Anda tak konsisten, itu karena ada hal yang memang bikin Anda tak konsisten. Semua orang mengalami hal yang sama, dan sejauh ini satu-satunya yang berubah hanya ban. Padahal ini sangat mudah dimengerti," tutupnya.
Sumber: Autosport
Video: Andrea Dovizioso Menangi MotoGP Austria yang Tak Terlupakan
Baca Juga:
- Hasil FP1 Moto3 Teruel: Jaume Masia Ungguli Romano Fenati
- Tak Minta Team Order, Andrea Dovizioso Sambut Baik Bantuan Pecco Bagnaia
- Pecco Bagnaia Bersedia Bantu Andrea Dovizioso Juarai MotoGP 2020
- Cal Crutchlow: Alex Marquez Bakal Tampil Baik di Tim Mana Saja
- Joan Mir Tolak Team Order Selama Alex Rins Punya Kans Juara
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06












