Quartararo Senang Sengit Lawan Marquez Meski Gagal Menang
Anindhya Danartikanya | 16 September 2019 09:15
Bola.net - Pebalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, mengaku senang akhirnya mendapat kesempatan perdana bertarung sengit dengan rider Repsol Honda, Marc Marquez, dalam balapan MotoGP Misano, San Marino, pada Minggu (15/9/2019). Hal ini ia sampaikan dalam sesi jumpa pers usai balap.
Quartararo yang start ketiga, langsung merangsek ke posisi kedua di Tikungan 1 pada lap pertama. Ia pun mengambil alih pimpinan balap dari Maverick Vinales pada Lap 3. Marquez ikut menyalip Vinales pada lap berikutnya. Sejak itu Quartararo dan Marquez meninggalkan rival lainnya, dan tak pernah benar-benar terpisah.
Quartararo memimpin sepanjang balapan, tapi Marquez akhirnya menyalip di trek lurus pada awal lap terakhir. El Diablo membalas di Tikungan 4, namun tersalip lagi di Tikungan 18. Quartararo nyaris punya kesempatan menyalip lagi di Tikungan 14, namun motornya goyah dan harus rela kemenangan jatuh ke tangan Marquez.
Coba untuk Tetap Tenang
"Ini pertama kalinya kami benar-benar berada di trek bersama. Kami bersama-sama di sesi latihan, tapi kami tak pernah menjalani lap bersama, dan hari ini kami melakukannya sepanjang balapan. Saya bisa menyalipnya untuk pertama kali di Tikungan 4, dan menyenangkan bisa bertarung dengannya," ujar Quartararo seperti yang dilansir Crash.net.
Dalam balapan ini, Quartararo juga belajar untuk tetap bersikap tenang meski ditempel ketat oleh Marquez. Ia mengaku berusaha rileks ketika mendapat tekanan. Meski kalah dan harus puas finis kedua, Quartararo mengaku bahwa balapan kali ini tetap pengalaman yang sangat berharga.
"Saya juga banyak belajar untuk tak terbebani, tapi saya terbebani karena ia selalu menempel di sepanjang balapan, setidaknya 0,5 detik di belakang. Kami mengumpulkan pengalaman. Setiap kali kami turun lintasan, itu adalah pertama kalinya kami melakukannya dengan motor MotoGP," jelasnya.
Gali Pengalaman untuk 2020
Rider berusia 20 tahun pun bertekad mengumpulkan lebih banyak pengalaman lagi sebagai modal musim depan, di mana para riva; memprediksinya akan lebih kuat dan bisa memperebutkan gelar dunia.
"Setiap kali Marc turun lintasan ia selalu jadi yang tercepat. Ia punya banyak pengalaman di semua trek MotoGP, jadi saya rasa tahun depan ketika kami memulai FP1, kami sudah tahu karakter motor dan kami punya referensi dan lebih banyak pengalaman." tutup Quartararo.
Berkat hasil ini, Quartararo juga mengokohkan diri sebagai kandidat terkuat dalam perebutan gelar debutan terbaik dan gelar rider tim independen terbaik. Ia berada di peringkat ketujuh pada klasemen pebalap MotoGP dengan 112 poin.
Sumber: Crash.net
Baca Juga:
Marquez: Quartararo Rider Terbaik, Bisa Juarai MotoGP 2020
Klasemen Sementara MotoGP 2019 Usai Seri Misano, San Marino
Hasil Balap MotoGP Misano: Marquez Bekuk Quartararo di Lap Terakhir
Klasemen Sementara Moto2 2019 Usai Seri Misano, San Marino
Hasil Balap Moto2 Misano: Augusto Fernandez Bekuk Fabio di Giannantonio
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
-
Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
Otomotif 24 Oktober 2026, 11:32
-
Hasil Kualifikasi Moto3 Australia 2026: Veda Ega Pratama Sabet Pole Position!
Otomotif 24 Oktober 2026, 09:49
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
LATEST UPDATE
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


