Rahasia Maverick Vinales Bawa Yamaha Bangkit di MotoGP 2019
Anindhya Danartikanya | 5 November 2019 14:08
Bola.net - Maverick Vinales sukses menjadi rider pabrikan Garpu Tala dengan kemenangan terbanyak di MotoGP dalam tiga musim terakhir. Meski performa YZR-M1 terjun bebas akibat berbagai masalah teknis, Vinales mengumpulkan enam kemenangan sejak awal 2017, dibanding Valentino Rossi yang baru meraih satu.
Musim ini, rider Monster Energy Yamaha itu masih belum juga mampu memperebutkan gelar dunia, tapi ia tetap jadi rider Yamaha terbaik. Vinales mengumpulkan tujuh podium, yang dua di antaranya merupakan kemenangan di Assen, Belanda, pada Juni lalu, dan Sepang, Malaysia, akhir pekan lalu.
Project Leader YZR-M1 yang bergabung sejak awal 2019, Takahiro Sumi, membeberkan lewat Motorsport Magazine, mengapa Vinales tiba-tiba tampil garang di paruh kedua musim ini. Menurut Sumi, semua berawal dari uji coba pascabalap di Catalunya, Spanyol, pada Juni, dua pekan sebelum balapan di Assen.
Setup dan Konfigurasi yang Sama
"Saat Maverick tiba di Yamaha pada 2017, ia sangat cepat di tiap trek, lalu kesulitan. Kami coba memperbaiki setup, tapi kadang ini justru bikin bingung. Jika motornya tak berubah tiap akhir pekan, ia bisa fokus adaptasi dengan berbagai situasi. Akhirnya, usai uji coba di Barcelona, kami menemukan setup dasar yang baik, hingga kini ia bisa kembali nyaman," tutur Sumi.
Pernyataan ini pun didukung oleh Vinales, yang mengaku mempertahankan konfigurasi motor yang sama sejak Assen. Ia juga menolak memakai perangkat baru dari Yamaha seperti swingarm karbon, meski sempat menjajalnya dalam berbagai uji coba. Menurutnya, jika kelewat banyak mengubah perangkat motor, maka akan makin sulit pula menemukan kecocokan.
"Pada paruh kedua musim ini, saya mempertahankan konfigurasi yang sama pada motor. Kini saya pun mencoba memperbaiki diri saya sendiri, jadi meski perangkat baru berdatangan, saya mempertahankan konfigurasi yang sama, coba berkendara di level terbaik, coba memahami motor lebih baik," ungkap Top Gun.
Fabio Quartararo Tak Bikin Goyah
'Iman' Vinales bahkan tak sekalipun goyah melihat kegarangan debutan Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, yang memakai YZR-M1 bermesin 2019 namun dilengkapi perangkat lain dari versi 2018. Menurut Vinales, performa Quartararo sekadar membantunya mencari celah untuk lebih baik.
"Jika ada Yamaha lain di depan, maka ini membantu memahami cara mengendarai motor lebih baik. Fabio sangat cocok dengan Yamaha, jadi ia bisa ngotot. Tapi selama 5-6 seri terakhir, saya fokus pada diri sendiri dan tak melakukan banyak perbandingan dengan rider lain. Kami pakai cara kami sendiri dan tampaknya berhasil," ujarnya.
Rider berusia 24 tahun yang akrab disapa 'Mack' ini juga menyatakan bahwa timnya sangat berhati-hati dalam menentukan konfigurasi elektronik. Alhasil, kini ia merangsek ke peringkat ketiga pada klasemen pebalap MotoGP dengan 201 poin, unggul tujuh poin dari rider Suzuki Ecstar, Alex Rins.
Baca Juga:
Afridza Munandar Dianggap Layak Dapat Status Pahlawan Olahraga
Ibunda Afridza Munandar Syok Berat Dengar Anaknya Meninggal di Sepang
Isak Tangis Keluarga Iringi Prosesi Pemakaman Afridza Munandar
Video: Jenazah Pebalap Indonesia Afridza Disambut Ribuan Warga
Video: Vinales Dedikasikan Kemenangan di Malaysia untuk Afridza Munandar
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Akhirnya Naik Podium Tertinggi di ARRC 2026, Wahyu Nugroho Girang Bukan Kepalang
Otomotif 8 Agustus 2026, 15:33
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Sabtu 8 Agustus 2026
Otomotif 8 Agustus 2026, 08:00
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Java United vs Garudayaksa FC, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 14:30
-
Tantang Juventus, Ruben Amorim Indikasikan Rekrutan Baru AC Milan Bisa Debut
Liga Italia 6 September 2026, 14:02
-
Juventus Tim Kuat, Tapi AC Milan Siap Bawa Pulang 3 Poin dari Turin!
Liga Italia 6 September 2026, 13:52
-
Hadapi AC Milan, Juventus Nantikan Tuah Nick Woltemade
Liga Italia 6 September 2026, 13:41
-
Juventus Akui AC Milan Sekarang Makin Berbahaya Sejak Dilatih Ruben Amorim
Liga Italia 6 September 2026, 13:32
-
Tantang Australia, Menang Harga Mati untuk Timnas Indonesia U-20
Tim Nasional 6 September 2026, 11:00
-
Jadwal Timnas Indonesia U-20 vs Australia Sore Ini: Laga Hidup dan Mati Garuda Muda!
Liga Inggris 6 September 2026, 10:30
-
Messi Bikin Assist, Inter Miami Dua Kali Kena Comeback Atlanta United
Bola Dunia Lainnya 6 September 2026, 10:08
-
Real Madrid Terpeleset Lawan Real Betis, Bos Barcelona: Bodo Amat!
Liga Spanyol 6 September 2026, 10:00
-
Tantang Valencia, Lamine Yamal Bakal Absen Bela Barcelona?
Liga Spanyol 6 September 2026, 09:30
-
Jamu Chelsea, 3 Pemain Arsenal Berpotensi Comeback
Liga Inggris 6 September 2026, 09:00
-
Arsenal vs Chelsea, Mikel Arteta Siap Kesampingkan Pertemanan dengan Xabi Alonso
Liga Inggris 6 September 2026, 08:30
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51




