Rainey: Tanpa Marquez, Nilai Gelar MotoGP 2020 Takkan Berkurang
Anindhya Danartikanya | 6 Agustus 2020 12:56
Bola.net - Tiga kali juara dunia GP500 sekaligus Legenda MotoGP, Wayne Rainey, meyakini bahwa gelar dunia 2020 akan tetap punya nilai yang sama jika Marc Marquez harus absen dari beberapa balapan hingga tak bisa ikut bertarung di papan atas. Hal ini ia sampaikan dalam wawancaranya Autosport, Selasa (4/8/2020).
Belakangan ini, MotoGP dihebohkan oleh opini Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig, yang menyebut rider lain takkan bisa berbangga diri menjuarai musim 2020 jika Marquez harus absen dari beberapa balapan karena kecelakaan dan cedera. Opini ini pun dikecam oleh banyak rider, termasuk Jack Miller dan Maverick Vinales.
Marquez yang tengah cedera patah tulang humerus kanan dan tanpa poin di tiga seri pertama, dan terancam absen lagi di Seri Austria dan Styria, juga telah menyatakan tak sepakat dengan opini Puig. Delapan kali juara dunia ini pun menyatakan gengsi MotoGP 2020 akan tetap tinggi entah dirinya ikut memperebutkan gelar atau tidak.
Semua Rider Punya Komitmen yang Sama

Persoalan ini pun disangkutpautkan dengan perebutan gelar GP500 pada masa lampau, yang dilalui Wayne Rainey dengan Mick Doohan pada 1992, juga dengan Kevin Schwantz pada 1993. Rainey menjuarai musim 1992 saat Doohan mengalami cedera kaki yang parah, sementara Schwantz menjuarai musim 1993 usai Rainey mengalami kecelakaan dan lumpuh dari pinggul ke bawah.
Rainey pun meyakini bahwa gelarnya dan Schwantz sama-sama sah meski ada rival berat yang cedera, dan hal yang sama diyakini Rainey terterap pada musim 2020. "Para pembalap bersiap di grid pada saat yang sama. Semua orang ada di sana dengan komitmen yang sama. Tak ada yang berbeda," ujar legenda Yamaha ini.
"Tapi, jika Anda melakukan kesalahan begitu awal, maka memang sulit mengejar, karena tak banyak balapan dalam musim yang pendek. Anda harus memperhitungkan kembali cara merebut gelar tahun ini. Meski begitu, musim panjang atau pendek, tekanan yang ada 100% sama," lanjut pria asal Amerika Serikat ini.
Bukan Salah Pembalap Lain

Rainey pun mengaku sangat kagum pada performa Marquez dalam MotoGP Spanyol di Jerez, sebelum rider 27 tahun itu terjatuh keras dan patah tulang lengan. Namun, fakta bahwa Marquez terjatuh akibat kesalahan sendiri, maka pembalap lain tak bisa disalahkan karena mampu bertahan di atas motor dan meraih hasil lebih baik.
"Marc memimpin balapan, keluar lintasan, melakukan aksi 'save', lalu kembali ke depan, berkendara dengan sangat baik, sampai melakukan kesalahan lagi. Tak ada yang bisa disalahkan. Pembalap lain tak melakukan kesalahan. Saya rasa mereka tak melihat nilai balapan atau kejuaraan ini berkurang. Saya rasa Marc juga akan mengatakan hal yang sama," ungkap Rainey.
"Satu-satunya cara jadi juara adalah menjadi rider dengan poin terbanyak di akhir musim. Tiap balapan sangatlah penting, apalagi pada musim yang tak biasa ini. Marc lah yang melakukan kesalahan, bukan Fabio (Quartararo). Semua rider pun akan tetap menatap balapan berikutnya. Jadi, tidak, nilai kompetisi takkan berkurang," pungkasnya.
Video: Gaya Rambut Valentino Rossi dari Masa ke Masa
Baca Juga:
Marc Marquez Ucapkan Terima Kasih pada Fans Usai Jalani Operasi Kedua
Fabio Quartararo Berpeluang Samai Rekor Kenny Roberts di Brno
Maverick Vinales Penasaran Performa Sendiri di MotoGP Ceko
Brno Cocok untuk Ducati, Andrea Dovizioso Ingin Ambil Untung
Valentino Rossi Ingin Sajikan Laga Seru di MotoGP Ceko
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
LATEST UPDATE
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







