Rio Haryanto Kurang Beruntung di GP2 Jerman
Editor Bolanet | 22 Juli 2012 18:00
- Pebalap nasional asal Solo, Rio Haryanto kurang beruntung saat menghadapi Race 1 (feature race) seri kedelapan GP2 Series Jerman di Sirkuit Hockenheim, Sabtu (21/7) waktu setempat.
Juru bicara Rio, Andy Mailangkay menyebutkan bahwa Rio harus kehilangan banyak waktu akibat pemakaian ban mobil yang tidak tepat.
Rio yang memulai lomba dengan ban tipe basah seperti yang digunakan sebagian besar pebalap lain, harus memasuki pit pada putaran keenam untuk mengganti ban dengan tipe slick. Selain itu, Rio harus kehilangan waktu lebih dari 15 detik untuk menunggu giliran rekan satu timnya di Marussia Carlin, Max Chilton.
Rio harus kembali ke lintasan pada posisi ke-25 dan terus berjuang untuk memperbaiki posisi, hingga akhirnya finis di posisi ke-17 dengan catatan waktu 59 menit 12,359 detik.
Posisi pertama ditempati pebalap asal tim Bawa Addax James Cecotto dengan catatan waktu 58 menit 16,075 detik, kedua Fabio Leimer (Racing Engineering) dengan waktu 58 menit 25,684 detik, sedangkan ketiga Stephane Richelmi (Trident Racing) dengan waktu 56 menit 31,062 detik.
Pada Race 2 (sprint race) yang digelar hari ini (22/7), Rio berhasil memperbaiki posisi. Meski hasilnya belum memuaskan, ia berhasil finis di posisi ke-13 dengan catatan waktu 41 menit 1.093 detik.
Race kali ini dimenangkan oleh James Calado dari tim Lotus GP dengan waktu 40 menit 18.134 detik. Posisi kedua ditempati oleh Giedo Van Der Garde dari tim Caterham Racing dengan waktu 40 menit 26.096 detik. Sedangkan posisi ketiga ditempati oleh Felipe Nasr dari tim DAMS dengan waktu 40 menit 35.643 detik. (ant/gp/kny)
Juru bicara Rio, Andy Mailangkay menyebutkan bahwa Rio harus kehilangan banyak waktu akibat pemakaian ban mobil yang tidak tepat.
Rio yang memulai lomba dengan ban tipe basah seperti yang digunakan sebagian besar pebalap lain, harus memasuki pit pada putaran keenam untuk mengganti ban dengan tipe slick. Selain itu, Rio harus kehilangan waktu lebih dari 15 detik untuk menunggu giliran rekan satu timnya di Marussia Carlin, Max Chilton.
Rio harus kembali ke lintasan pada posisi ke-25 dan terus berjuang untuk memperbaiki posisi, hingga akhirnya finis di posisi ke-17 dengan catatan waktu 59 menit 12,359 detik.
Posisi pertama ditempati pebalap asal tim Bawa Addax James Cecotto dengan catatan waktu 58 menit 16,075 detik, kedua Fabio Leimer (Racing Engineering) dengan waktu 58 menit 25,684 detik, sedangkan ketiga Stephane Richelmi (Trident Racing) dengan waktu 56 menit 31,062 detik.
Pada Race 2 (sprint race) yang digelar hari ini (22/7), Rio berhasil memperbaiki posisi. Meski hasilnya belum memuaskan, ia berhasil finis di posisi ke-13 dengan catatan waktu 41 menit 1.093 detik.
Race kali ini dimenangkan oleh James Calado dari tim Lotus GP dengan waktu 40 menit 18.134 detik. Posisi kedua ditempati oleh Giedo Van Der Garde dari tim Caterham Racing dengan waktu 40 menit 26.096 detik. Sedangkan posisi ketiga ditempati oleh Felipe Nasr dari tim DAMS dengan waktu 40 menit 35.643 detik. (ant/gp/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Usai Disingkirkan Manor, Begini Aktivitas Rio Haryanto
Otomotif 13 Agustus 2016, 23:02 -
Rio Tak Balapan, Pertamina Copot Atribut di Mobil Manor
Otomotif 13 Agustus 2016, 22:19 -
Tak Ada Ucapan Terima Kasih untuk Menpora dari Rio Haryanto
Bola Indonesia 11 Agustus 2016, 19:13
-
Terkait Rio, Pemerintah Akui Perencanaan Kurang Rapi
Otomotif 11 Agustus 2016, 14:56
-
Rio Haryanto Terima Jabatan Pebalap Cadangan Manor
Otomotif 11 Agustus 2016, 13:45
LATEST UPDATE
-
Julen Lopetegui Murka Usai Qatar Dibantai Kanada 0-6, Ini Penyebabnya
Piala Dunia 19 Juni 2026, 19:25
-
Cedera Horor Ismael Kone: Jesse Marsch Menangis Dengar Suara Tulang Patah
Piala Dunia 19 Juni 2026, 18:59
-
Lionel Messi Punya Jaya Atas Kemajuan Amerika Serikat di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 17:11
-
Saddil Ramdani Dapat Banyak Pelajaran Berharga dari Piala Dunia 2026
Bola Indonesia 19 Juni 2026, 16:45
-
Cristiano Ronaldo Diminta Mengalah, Portugal Butuh Energi Baru
Piala Dunia 19 Juni 2026, 16:32
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28











