Rio Haryanto Masih Terlempar dari 20 Besar
Editor Bolanet | 7 Maret 2013 18:00
- Pebalap nasional asal Solo, Rio Haryanto menempati posisi ke-26 dan ke-21 pada hari kedua latihan resmi pramusim GP2 Series 2013 di Barcelona, Spanyol (6/3).
Rio yang tergabung di tim Addax Barwa menyentuh garis finis dengan catatan waktu 1 menit 55,366 detik pada sesi pagi dan 1 menit 54,662 detik pada sesi sore.
Sesi pagi dikuasai oleh pebalap ART Grand Prix, James Calado dengan 1 menit 50,218 detik, disusul Felipe Nasr (Carlin) dengan 1 menit 50,902 detik. Tempat ketiga diisi oleh Adrian Quaife-Hobbs (MP Motorsport) dengan 1 menit 51,642 detik.
Sementara sesi sore dikuasai pebalap Arden International, Johnny Cecotto dengan 1 menit 52,781 detik, disusul Calado dengan 1 menit 52,878 detik dan Nasr dengan 1 menit 52,892 detik.
Mengenai hasil latihan tersebut, Rio menjelaskan bahwa jarak dirinya dengan pebalap tercepat memang terpaut jauh tetapi yang terpenting adalah mencari penyebabnya.
Hasil di atas kertas dalam sesi latihan tidak menjadi tolak ukur, justru yang penting adalah menghadapi kemungkinan-kemungkinan ke depan, kata pebalap berusia 20 tahun tersebut. Menganalisa dan mencari penyebab adalah proses dalam motorsport dan GP2 ini salah satu proses yang menarik.
Pada sesi latihan resmi di Barcelona, Spanyol ini kedua orang tua Rio, Sinyo Haryanto dan Indah Pennywati datang langsung memberikan dukungan kepada putranya.
Sesi pembuka GP2 Series 2013 akan berlangsung di Sirkuit Sepang, Malaysia, 22-24 Maret mendatang. (ant/kny)
Rio yang tergabung di tim Addax Barwa menyentuh garis finis dengan catatan waktu 1 menit 55,366 detik pada sesi pagi dan 1 menit 54,662 detik pada sesi sore.
Sesi pagi dikuasai oleh pebalap ART Grand Prix, James Calado dengan 1 menit 50,218 detik, disusul Felipe Nasr (Carlin) dengan 1 menit 50,902 detik. Tempat ketiga diisi oleh Adrian Quaife-Hobbs (MP Motorsport) dengan 1 menit 51,642 detik.
Sementara sesi sore dikuasai pebalap Arden International, Johnny Cecotto dengan 1 menit 52,781 detik, disusul Calado dengan 1 menit 52,878 detik dan Nasr dengan 1 menit 52,892 detik.
Mengenai hasil latihan tersebut, Rio menjelaskan bahwa jarak dirinya dengan pebalap tercepat memang terpaut jauh tetapi yang terpenting adalah mencari penyebabnya.
Hasil di atas kertas dalam sesi latihan tidak menjadi tolak ukur, justru yang penting adalah menghadapi kemungkinan-kemungkinan ke depan, kata pebalap berusia 20 tahun tersebut. Menganalisa dan mencari penyebab adalah proses dalam motorsport dan GP2 ini salah satu proses yang menarik.
Pada sesi latihan resmi di Barcelona, Spanyol ini kedua orang tua Rio, Sinyo Haryanto dan Indah Pennywati datang langsung memberikan dukungan kepada putranya.
Sesi pembuka GP2 Series 2013 akan berlangsung di Sirkuit Sepang, Malaysia, 22-24 Maret mendatang. (ant/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Usai Disingkirkan Manor, Begini Aktivitas Rio Haryanto
Otomotif 13 Agustus 2016, 23:02 -
Rio Tak Balapan, Pertamina Copot Atribut di Mobil Manor
Otomotif 13 Agustus 2016, 22:19 -
Tak Ada Ucapan Terima Kasih untuk Menpora dari Rio Haryanto
Bola Indonesia 11 Agustus 2016, 19:13
-
Terkait Rio, Pemerintah Akui Perencanaan Kurang Rapi
Otomotif 11 Agustus 2016, 14:56
-
Rio Haryanto Terima Jabatan Pebalap Cadangan Manor
Otomotif 11 Agustus 2016, 13:45
LATEST UPDATE
-
Julen Lopetegui Murka Usai Qatar Dibantai Kanada 0-6, Ini Penyebabnya
Piala Dunia 19 Juni 2026, 19:25
-
Cedera Horor Ismael Kone: Jesse Marsch Menangis Dengar Suara Tulang Patah
Piala Dunia 19 Juni 2026, 18:59
-
Lionel Messi Punya Jaya Atas Kemajuan Amerika Serikat di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 17:11
-
Saddil Ramdani Dapat Banyak Pelajaran Berharga dari Piala Dunia 2026
Bola Indonesia 19 Juni 2026, 16:45
-
Cristiano Ronaldo Diminta Mengalah, Portugal Butuh Energi Baru
Piala Dunia 19 Juni 2026, 16:32
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28











