Sang Crew Chief: Fabio Quartararo Bisa Kompetitif dengan Semua Motor
Anindhya Danartikanya | 4 November 2021 14:30
Bola.net - Crew chief Fabio Quartararo, Diego Gubellini, sangat bangga melihat pembalapnya itu sukses merebut gelar dunia MotoGP 2021, terlebih usai performa yang naik turun pada paruh kedua musim 2020 lalu. Lewat La Gazzetta dello Sport, Rabu (3/11/2021), Gubellini pun menyebut talenta dan kualitas Quartararo tak perlu diragukan lagi.
Sebelumnya, Gubellini merupakan crew chief Franco Morbidelli di Marc VDS Racing, bersama-sama merebut gelar dunia Moto2 2017. Namun, saat struktur Marc VDS di MotoGP dibubarkan, Gubellini digaet Petronas Yamaha SRT untuk digandengkan dengan Quartararo pada 2019. Tahun ini, pria Italia itu ikut pindah ke Monster Energy Yamaha.
Sejak kerja bareng, Quartararo dan Gubellini seolah tak terpisahkan. Selama tiga musim bersama, mereka sudah mengoleksi 19 podium, 8 kemenangan, dan kini satu gelar dunia di kelas para raja. Gubellini pun menyatakan, tak hanya bertalenta dan fokus, El Diablo punya karakter supel yang memudahkan kekompakan mereka dalam bekerja.
Sudah Amati Fabio Quartararo Sejak Lama
"Kru kami selalu bersama Fabio sepanjang akhir pekan. Kami serius membicarakan pekerjaan, tapi saat santai, kami bercanda. Ia menghabiskan banyak waktu dengan kami semua, karena ia senang memahami kehidupan kami sehari-hari, selalu ingin tahu kegemaran seluruh krunya," tutur Gubellini, yang juga eks crew chief Tito Rabat.
Gubellini pun mengaku sudah mengamati Quartararo sejak lama, terutama pada 2018, ketika rider Prancis itu mulai bangkit dari keterpurukan dan memenangi balapan di Moto2 Catalunya. Gubellini menyatakan bahwa dirinya dapat bocoran soal talenta hebat Quartararo dari eks teknisi elektroniknya di Marc VDS Racing.
"Fabio salah satu nama yang, saat ia masih di Moto2, bersama Pecco Bagnaia dan yang lainnya, selalu saya bicarakan dengan teknisi elektronik saya. Ia kenal Fabio sejak masih turun di CEV, dan ia sangat yakin atas kualitas Fabio. Ia pun benar, dan saya rasa Fabio yang sekarang bisa cepat dengan motor apa pun," ungkapnya.
Tak Ubah Metode Kerja Sejak 2019

Dalam wawancara yang sama, Gubellini juga menjelaskan cara kerjanya dengan Quartararo. Ia menyatakan bahwa mereka sangat jarang mengutak-atik konfigurasi motor YZR-M1 sejak 2019, hingga mereka bisa lebih fokus memanfaatkan kekuatan sesungguhnya dari motor itu. Metode kerja itu ternyata sangat jitu.
"Pada musim debutnya, kami bekerja dengan sesedikit mungkin sentuhan. Ini kami lakukan agar ia tak bingung, dan metode ini bekerja dengan baik. Saking baiknya, kami masih bekerja dengan cara itu sampai kini," ujar Gubellini, yang ternyata juga jadi sosok yang mendorong Quartararo menemui psikolog usai musim yang emosional pada 2020.
"Saya menyarankan Fabio mencari orang yang ia percaya untuk diajak bicara dan berbagi emosi dalam masa-masa sulit. Namun, saat menyarankannya padanya, saya juga berkata pada diri saya sendiri, bahwa saya juga harus melakukan yang sama. Saya pun pergi menemui pelatih mental dan ini sangat membantu saya," tutup Gubellini.
Sumber: La Gazzetta dello Sport
Baca Juga:
3 Rider MotoGP Ini Pelajari Jorge Lorenzo, Terbukti Jitu Bikin Kompetitif
Marc Marquez Rider Ajaib: 9 Musim di MotoGP, Koleksi 6 Gelar dan 144 Kecelakaan
Pecco Bagnaia Buru Runner Up, Jack Miller Bantu Ducati Jegal Yamaha Rebut Triple Crown
Pikirkan Gelar Triple Crown, Fabio Quartararo Ambisius Menangi MotoGP Algarve
Stefan Bradl Resmi Kembali Gantikan Marc Marquez di MotoGP Algarve
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Minggu 9 Agustus 2026
Otomotif 9 Agustus 2026, 07:50
-
Akhirnya Naik Podium Tertinggi di ARRC 2026, Wahyu Nugroho Girang Bukan Kepalang
Otomotif 8 Agustus 2026, 15:33
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Sabtu 8 Agustus 2026
Otomotif 8 Agustus 2026, 08:00
LATEST UPDATE
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



