Sempat Terancam, Valentino Rossi Lega Juarai La 100km dei Campioni
Anindhya Danartikanya | 2 Desember 2019 10:55
Bola.net - Pebalap Monster Energy Yamaha MotoGP, Valentino Rossi, mengaku sangat lega sukses meraih kemenangan di La 100km dei Campioni bersama sang adik yang juga rider Sky Racing VR46 Moto2, Luca Marini, di flat track pribadinya, Motor Ranch, Tavullia, Italia, Minggu (1/12/2019).
Rossi dan Marini harus susah payah merebut kemenangan ini karena mendapat perlawanan sengit dari Franco Morbidelli-Andrea Migno, Elia Bartolini-Lorenzo Baldassarri, dan JD Beach-Sammy Halbert. Kepada GPOne, Rossi mengaku sempat tegang saat Marini melakukan kesalahan.
Pada pertengahan balap, Marini sempat bersenggolan dengan Morbidelli hingga mesin motornya mati. Padahal, saat itu ia tengah memimpin balapan, dan akibat insiden ini, Morbidelli pun menyalipnya.
Sempat Tertinggal 10 Detik
"Balapan yang panjang, kondisi trek terus berubah. Pada malam hari, kelembapan lebih tinggi dan grip berkurang, jadi kami harus adaptasi. Ada momen yang cukup buruk, karena Franco dan Andrea sangat cepat dan mesin motor Luca malah mati usai adanya kontak," ujar Rossi.
Saat mesin kembali menyala, Marini kembali bekerja sama dengan Rossi, kembali mengejar Morbidelli-Migno. Pada lima lap terakhir, Morbidelli mengalami insiden dengan cone di lintasan di salah satu tikungan, membuat Marini menyalip dan meraih kemenangan bersama sang kakak.
"Kami sempat tertinggal nyaris 10 detik, tapi bekerja dengan baik, tak menyerah. Kami sangat bersenang-senang, cuaca juga bersahabat, dan penyelenggaraan kami jauh lebih baik. Ada banyak rider yang ikut dan level kompetisinya naik. Saya harap kami bisa terus begini," ungkap Rossi.
Lempar Pujian kepada Rossi
Marini pun melemparkan pujian kepada Rossi yang mampu berkonsentrasi penuh memperbaiki ritme balap hingga mampu bertarung sengit dengan Migno. Di lain sisi, rider berusia 22 tahun ini mengaku cukup diuntungkan oleh insiden Morbidelli dengan cone lintasan.
"Saat Franco menyalip saya, kami bersenggolan dan motor saya mati. Itu momen menegangkan. Tapi Vale tampil baik pada run berikutnya, hingga bisa mengejar. Saya siap bertarung dengan Franco di tikungan terakhir, namun cone itu membantu mengakhiri pertarungan," tutupnya.
Sementara Rossi dan Marini menang, Morbidelli dan Migno harus puas finis di posisi kedua, diikuti oleh dua flat tracker andal Amerika Serikat, Beach dan Halbert.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asuhnya Ogah Gabung MU!
Liga Inggris 7 Juni 2026, 07:30
-
Hasil Brasil vs Mesir: Endrick Jadi Penentu Kemenangan Selecao
Piala Dunia 7 Juni 2026, 07:26
-
Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam U-19 7 Juni 2026
Tim Nasional 7 Juni 2026, 07:00
-
Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
Liga Inggris 7 Juni 2026, 06:00
-
Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
Liga Inggris 7 Juni 2026, 05:40
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47















