Senang MotoGP Sengit, Stoner Yakin Marquez Masih yang Terbaik
Anindhya Danartikanya | 8 September 2020 16:30
Bola.net - Eks pembalap MotoGP, Casey Stoner, mengaku sangat menikmati persaingan musim ini yang sangat sulit ditebak, mengingat level performa para rider dan motor mereka semakin setara. Namun, lewat podcast 'In the Fast Lane', Selasa (8/9/2020), ia menyayangkan absennya Marc Marquez akibat cedera patah tulang lengan.
Usai Marquez terjatuh keras dalam MotoGP Spanyol pada Minggu (19/7/2020) lalu, peta persaingan memang semakin acak. Dalam lima balapan pertama, terdapat empat pemenang berbeda dan tiga di antaranya pemenang baru. Selain itu, 15 tempat di tangga podium sejauh ini juga dihuni 11 pembalap berbeda.
"Fantastis melihat kompetisi yang naik-turun. Musim ini berat karena ada dua balapan di trek yang sama, dan trek yang dipilih menguntungkan pihak tertentu. Padahal ini kejuaraan dunia dan harusnya keliling dunia juga. Saya tak suka format ini, tapi kompetisinya sangat fantastis karena tak satu rider saja yang selalu di depan," ujar Stoner.
Hanya Marc Marquez yang Bisa Dominan

Meski begitu, eks rider Australia ini menyatakan sepakat dengan Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig, yang berpendapat bahwa nilai gelar dunia MotoGP 2020 tak terlalu bergengsi tanpa Marquez ikut berkompetisi akibat dirundung cedera.
"Saya rasa opini saya yang satu ini bakal jadi kontroversi. Tapi saya memang sepakat, bahwa tanpa Marc, jujur saja saya rasa memang tak ada yang menonjol saat ini. Anda bisa lihat sendiri dari hasilnya, begitu juga siapa saja yang naik podium," ungkap juara dunia 2007 dan 2011 ini.
"Marc memang jelas 'pemimpin' kejuaraan ini dan ia membawa kompetisi ini ke level yang jauh lebih tinggi, karena saat saya balapan, hanya ada saya, Vale, Jorge, dan Dani yang selalu ada di depan. Tapi saat ini, tak ada rider yang bisa melakukannya, dan yang bisa hanyalah Marc," lanjut Stoner.
Harusnya Jadi Ajang Pembuktian Marc Marquez
Pria berusia 33 tahun ini mengaku sangat menyayangkan Marquez harus absen. Padahal, menurutnya, musim balap yang tak biasa karena sangat padat akibat pandemi virus corona bisa menjadi ajang bagi Marquez untuk membuktikan bahwa dominasinya memang tak bisa goyah oleh tekanan apa pun.
"Marc harusnya bisa membuktikan konsistensi, karena musim ini lebih padat, ada dua balapan di trek yang sama. Orang pikir jika tampil buruk pada balapan pertama, mereka akan 'oke' pada balapan kedua. Jadi kompetisi tahun ini sangat berbeda, benar-benar mengacak peta persaingan dengan banyak cara," tutup Stoner.
Marquez sendiri belum diketahui kapan akan kembali balapan. Dalam MotoGP Styria pada Sabtu (22/8/2020) lalu, Repsol Honda menyatakan ia masih butuh setidaknya 2-3 bulan lagi untuk pemulihan, yang berarti delapan kali juara dunia itu terancam absen sampai akhir musim.
Sumber: Podcast 'In the Fast Lane'
Video: Maverick Vinales Jatuhkan Diri dalam Kecepatan Tinggi di MotoGP Styria
Baca Juga:
Casey Stoner: Honda Hilang Arah Tanpa Marc Marquez
Ketat Buntuti Quartararo, Dovizioso Tetap Tak Pede Juarai MotoGP 2020
Casey Stoner: Andai Lebih Sabar, Marc Marquez Tak Perlu Absen Lama
Andrea Dovizioso Hanya Tertarik Tawaran dari Tim Jaminan Juara
Kelewat Gamblang, Foto Operasi Cal Crutchlow Dianggap Sensitif oleh Instagram
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klasemen Pembalap WorldSPB 2026
Otomotif 31 Mei 2026, 18:37
-
Hasil Race 2 WorldSPB Aragon 2026: Xavi Artigas Kalahkan Carter Thompson
Otomotif 31 Mei 2026, 18:33
-
Klasemen Sementara Moto2 2026 Usai Grand Prix Italia di Mugello
Otomotif 31 Mei 2026, 18:03
LATEST UPDATE
-
Cari Pengganti Rafael Leao, AC Milan Ikut Berebut Winger West Ham
Liga Italia 4 Juni 2026, 21:50
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47














