Suzuki Akui Belum Siap Aplikasikan 'Holeshot Device' di MotoGP
Anindhya Danartikanya | 2 Maret 2020 11:00
Bola.net - Pebalap Suzuki Ecstar, Alex Rins, mengaku timnya telah mengembangkan 'holeshot device', yakni perangkat start yang dipelopori oleh Ducati selama setahun terakhir. Meski begitu, kepada Motorsport.com, Rins mengaku perangkat belum itu belum siap benar untuk dipakai.
Rins menyatakan ia dan Joan Mir takkan memakai alat itu di seri pembuka 2020, yakni MotoGP Losail, Qatar, pada 6-8 Maret yang kini telah resmi batal digelar akibat wabah virus corona yang merebak di Italia. Rins juga mengaku belum tahu kapan perangkat tersebut baru bisa dipakai.
"Sejatinya, perangkat itu harusnya sudah siap untuk uji coba di Qatar, tapi kami tahu bahwa kami takkan bisa mengandalkannya bahkan untuk balapan pertama musim ini. Para insinyur coba mengerjakannya, tapi kami masih belum tahu kapan bisa menjajalnya," ungkap Rins.
Rossi dan Marquez Masih Ragu

Ducati telah mengembangkan 'holeshot device' jadi alat yang tak hanya bisa dipakai saat start, melainkan juga dalam balapan. Rins pun jadi rider pertama yang tahu Ducati memakai alat itu ketika melihat bagian belakang motor Jack Miller turun saat keluar tikungan di Sepang, Malaysia pada November 2019.
Dalam uji coba pramusim di Qatar pada 22-24 Februari lalu, lima dari enam motor Yamaha YZR-M1 bahkan sudah dilengkapi 'holeshot device' versi mereka sendiri. "Kami terus mencari keseimbangan yang tepat darinya, karena start menjadi bagian penting dari balapan, dan bantuan apa pun akan membuat perbedaan," ujar Valentino Rossi.
Rider Repsol Honda, Marc Marquez, mengaku Honda juga telah mencoba versi mereka sendiri, namun belum optimal. "Ketika satu pabrikan menemukan hal baru, yang lain akan coba mengeksplorasinya. Sistem start ini sudah dipakai Yamaha dan kami akan mencobanya juga, meski perangkat itu belum bekerja sesuai kemauan kami," tuturnya.
Aprilia Sudah Pakai, KTM Menyusul
Aprilia juga telah mengembangkan 'holeshot device'. Bedanya, alih-alih menurunkan bagian belakang motor, mereka justru menurunkan bagian depan RS-GP. KTM pun diperkirakan akan melakukan hal serupa, mengingat mereka telah memakai sistem ini selama bertahun-tahun di arena motocross.
"Kenyataannya adalah, bahwa di MotoGP, start kami selalu sangat baik dan saat ini kami belum membutuhkannya. Tapi melihat semua orang mulai memakainya, kami jelas akan menirunya dari motor motocross kami dan menerapkannya sesegera mungkin," ungkap Pol Espargaro.
Dengan batalnya MotoGP Qatar, belum diketahui kapan para rider mulai berkompetisi, mengingat belum ada kejelasan lebih lanjut mengenai situasi di Thailand. Meski begitu, para rider Moto3 dan Moto2 akan tetap bertarung di Qatar pada 6-8 Maret karena para rider dan stafnya sudah berada di sana sejak akhir pekan lalu.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
LATEST UPDATE
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







