Tak Dipercaya Yamaha, Alasan Vinales Sempat Ingin ke Ducati
Anindhya Danartikanya | 20 April 2020 12:45
Bola.net - Maverick Vinales mengakui salah satu alasan dirinya sempat sangat serius mempertimbangkan tawaran dari Ducati adalah kurangnya rasa percaya Yamaha padanya sepanjang MotoGP 2019, sebelum akhirnya ia menemukan 'klik' yang membuatnya menang di Belanda dan Malaysia.
Ducati diketahui getol mengincar rider muda, dan Vinales adalah sasaran empuk karena ia menyiratkan kesan ogah-ogahan bertahan di Yamaha, yang sejak 2017 mengalami berbagai masalah teknis pada motornya. Meski begitu, akhirnya Vinales bertahan di Yamaha, usai yakin kini rasa saling percaya antara mereka kembali melonjak tinggi.
"Situasi ini menciptakan rasa percaya yang baik dengan Yamaha, hal yang tak saya dapat tahun lalu. Kini saya dapat kepercayaan dari mereka dan 100% tahu mereka mempertahankan saya. Saya senang bertahan dua tahun lagi di Yamaha demi merebut gelar, karena inilah yang terpenting," ujar Vinales via Motorsport.com.
Sering Amati Ducati dari Belakang
Vinales juga tak memungkiri pindah ke Ducati bisa jadi opsi menarik karena ia menilai Desmosedici cocok untuknya. "Pergi ke Ducati ada di pikiran saya, karena saya punya hubungan sangat baik dengan manajemennya. Saya juga mempertimbangkannya karena mereka punya motor yang cocok untuk gaya balap saya," ungkapnya.
"Saya kerap menjalani beberapa lap di belakang Ducati, dan saya rasa motornya memang komplet. Tapi di atas segalanya, mereka bisa mengerem begitu lambat namun juga bisa membelok dengan baik, yakni hal yang kurang di Yamaha dalam beberapa tahun terakhir," lanjut juara dunia Moto3 2013 ini.
Ogah Pecah Konsentrasi
Meski begitu, kini Vinales dipastikan bertahan di Yamaha sampai 2022, usai pabrikan Garpu Tala menjanjikan status nomor satu padanya dan mengutamakan masukannya dalam pengembangan YZR-M1, meski mulai tahun depan akan bertandem dengan Fabio Quartararo.
Vinales menyebut, keputusan ini ia ambil karena juga memikirkan jalannya musim 2020. Ia tak yakin bakal bisa berkonsentrasi penuh mengendarai Yamaha jika ia dipastikan membela Ducati pada akhir musim nanti.
"Akhirnya, saya ambil keputusan sembari memikirkan tahun ini, karena saya punya target: tak menjalani balapan seperti 2019 atau 2018. Selain itu, entah apa saya bisa balapan dengan level yang sama jika saya tahu akan meninggalkan Yamaha pada akhir musim nanti," tutupnya.
Video: Pembangunan Sirkuit MotoGP Indonesia 2021 di Mandalika
Baca Juga:
Sirkuit Assen Tak Cemas Jika Harus Batal Gelar MotoGP 2020
Johann Zarco Penasaran Gebrakan Jorge Lorenzo di Ducati
Serius Balapan Tanpa Penonton, MotoGP Sediakan 10.000 Tes Covid-19
5 Rider MotoGP Kantongi Kontrak 2021 di Tengah Pandemi Covid-19
Charles Leclerc Menang Lagi di Seri Ketiga Formula 1 Virtual Race 2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
-
Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
Otomotif 24 Oktober 2026, 11:32
-
Hasil Kualifikasi Moto3 Australia 2026: Veda Ega Pratama Sabet Pole Position!
Otomotif 24 Oktober 2026, 09:49
LATEST UPDATE
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



