Tanpa Beban, Vinales Tekad Persulit Marquez di Sachsenring
Anindhya Danartikanya | 5 Juli 2019 11:20
Bola.net - Pebalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, meyakini bahwa Marc Marquez dan Honda masih akan jadi favorit sebagai pemenang MotoGP Jerman akhir pekan ini. Meski begitu, ia menolak untuk membiarkan Marquez merebut kemenangannya yang ke-10 di Sirkuit Sachsenring dengan mudah.
Marquez memang diketahui telah merebut pole dan kemenangan di Sachsering sejak 2010, yakni sejak masih turun di GP125, yang berarti termasuk 6 tahun pertamanya di MotoGP. Meski begitu, Vinales juga mengusung motivasi tinggi, mengingat ia baru saja sukses merebut kemenangan di Assen, Belanda, akhir pekan lalu.
Vinales yakin dirinya tengah dalam momentum yang baik. Sebelum meraih kemenangan di Assen, ia bahkan telah merasa nyaman mengendarai motor YZR-M1 di Catalunya, Spanyol, meski sayangnya terjatuh pada Lap 2 usai tertabrak oleh Jorge Lorenzo.
"Honda dan Marc masih jadi favorit di sini, dan merekalah yang harus kami kalahkan. Kami akan coba mengikuti kecepatan mereka. Bakal sangat sulit, tapi kami akan bekerja dengan mentalitas yang sama sejak Montmelo Assen, coba lebih kuat di setiap sesi," ujarnya via Crash.net.
Tampil Tanpa Beban
Vinales menyadari bahwa dengan ketatnya persaingan di MotoGP selama beberapa tahun belakangan, sangat sulit memprediksi apa yang akan terjadi dalam balapan. Meski begitu, fakta bahwa dirinya sudah melupakan asa merebut gelar, membuat Vinales tampil tanpa beban.
"Dalam balapan, Anda takkan pernah tahu. Jadi saya akan coba mempersiapkan diri sebaik mungkin, dan setelahnya kita lihat nanti. Saya sangat termotivasi dan saya merasa sangat nyaman. Kami tampil nothing to lose, jadi saya akan ngotot maksimal," ungkap Top Gun.
Tikungan Lamban Jadi Fokus Utama
Juara dunia Moto3 2013 ini juga menyatakan bahwa tikungan-tikungan lamban di Sachsenring akan menjadi PR bagi Yamaha demi meningkatkan performa YZR-M1. Salah satu cara adalah mengendalikan ketahanan ban, yang terbukti menjadi kunci penting dalam duel-duel sengit musim ini.
"Bakal sangat penting memperbaiki diri di tikungan-tikungan lamban. Sektor 1 adalah sektor penting yang harus kami jadikan fokus di sepanjang pekan balap. Saya rasa kami mampu mengendalikan ban dan ini penting untuk lap-lap pertama. Sangat penting untuk bekerja pada start dan lap-lap pertama," tutupnya.
Selama berkarier di Grand Prix, Vinales mengoleksi 3 podium di Sachsenring, termasuk finis ketiga bersama Yamaha tahun lalu. Yamaha sendiri belum pernah memenangi sirkuit itu lagi sejak 2009 bersama Valentino Rossi, yang juga sebagai pemenang non-Honda terakhir.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













