Tanpa Davide Brivio, Bos Suzuki Keluhkan Beban Kerja yang Bertumpuk
Anindhya Danartikanya | 17 Desember 2021 10:55
Bola.net - Direktur Tim Suzuki Ecstar, Shinichi Sahara, mengaku beban kerjanya di MotoGP 2021 bertumpuk-tumpuk usai ditinggalkan Davide Brivio, ke Formula 1 untuk menjadi Direktur Balap Alpine F1 Team. Hal ini dinyatakan Sahara dalam blog-nya di Suzuki 2021 Winter Magazine yang dirilis pada Selasa (14/12/2021).
Brivio, yang berjasa besar mendatangkan Valentino Rossi ke Yamaha pada 2004, memimpin proyek kembalinya Suzuki ke MotoGP sejak 2013. Tim asal Hamamatsu, Jepang, ini akhirnya kembali turun lintasan pada 2015, secara bertahap menjadi tim papan atas, bahkan merebut gelar dunia bersama Joan Mir pada 2020.
Namun, usai memimpin Suzuki menuju puncak MotoGP, Brivio malah mengundurkan diri pada Januari awal tahun ini untuk pindah ke F1. Suzuki pun sulit mencari penggantinya. Mereka sempat mendekati Francesco Guidotti, namun pria Italia itu memilih pindah dari Pramac Racing ke Red Bull KTM Factory Racing pada 2022.
Alhasil, Sahara jadi tumpuan timnya. Sebelumnya, pria Jepang ini memang sudah menjabat sebagai direktur tim dan project leader, namun hanya beberapa kali menghadiri balapan karena bermarkas di Jepang. Sejak Brivio hengkang, beban kerja manajer tim pun ia pikul juga. Kini ia pun wajib hadir di tiap balapan yang digelar.
Jadi Direktur Tim, Manajer Tim, Project Leader, dan Group Leader
Tak hanya itu, Sahara juga masih termasuk dalam grup pimpinan departemen balap Suzuki di Hamamatsu. "Saya tadinya sekadar merupakan direktur tim, utamanya mengatur hal-hal dari markas kami yang ada di Jepang. Namun, pada 2021 saya menjabat peran baru sebagai manajer tim sekaligus project leader," kisahnya.
"Beban kerja ini, ditambah fakta bahwa saya masih Group Leader dalam pengembangan departemen di Jepang, terlalu banyak. Tapi di lain sisi, saya banyak belajar, dan berada di sirkuit bikin saya mendapatkan lebih banyak pandangan unik yang tak saya dapatkan pada tahun-tahun sebelumnya," ungkapnya.
Sahara pun tak memungkiri, kerancuan yang terjadi di Suzuki musim ini juga berpengaruh pada performa mereka di lintasan. Meski Mir mengakhiri musim di peringkat ketiga, target mempertahankan gelar tak tercapai. Apalagi, Mir dan Alex Rins juga paceklik kemenangan.
Rindu Sosok Seperti Davide Brivio

"Saya bisa katakan, meski tak cukup mendapatkan hasil yang kami harapkan, tahun ini mencapai 60-70% yang kami duga. 2021 berbeda bagi kami semua, usai meraih gelar dunia, dan manajer tim kami pergi. Kami pun harus mencari peningkatan dan cara untuk maju," ungkap Sahara.
Pada Agustus lalu, Brivio muncul di MotoGP Austria sebagai tamu Suzuki. Sejak itu, ia digosipkan bertekad kembali ke tim yang identik dengan warna biru itu untuk memegang jabatan lamanya. Namun, hingga kini Sahara belum bisa mengonfirmasi hal tersebut, meski mengaku konstan berkomunikasi dengan Brivio.
"Saat bermarkas di Jepang, saya bisa melihat gambaran besar dan memberikan saran yang baik. Namun, saat Anda di lapangan dan dikelilingi banyak hal, bisa sulit untuk mundur dan melihat semua hal dengan pandangan obyektif. Di situlah saya merindukan sosok untuk diajak mendiskusikan segalanya," pungkasnya.
Sumber: Suzuki 2021 Winter Magazine
Baca Juga:
Operasi Tangan dan Engkel, Jorge Martin Siap Hadapi MotoGP 2022 Lebih Bugar
Comeback Bradley Smith: Dorna Resmi Rilis Daftar Tim dan Pembalap MotoE 2022
Jack Miller Sebut Darryn Binder Bakal Oke di MotoGP Justru Karena Agresif
Andrea Dovizioso: Valentino Rossi Itu Superstar, Idola Saya Sejak Lama
'Andai Juarai WorldSBK Lebih Awal, Toprak Razgatlioglu Pasti ke MotoGP 2022'
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Minggu 9 Agustus 2026
Otomotif 9 Agustus 2026, 07:50
-
Akhirnya Naik Podium Tertinggi di ARRC 2026, Wahyu Nugroho Girang Bukan Kepalang
Otomotif 8 Agustus 2026, 15:33
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Sabtu 8 Agustus 2026
Otomotif 8 Agustus 2026, 08:00
LATEST UPDATE
-
Ini Penyebab MU Gagal Menang dari Everton versi Michael Carrick
Liga Inggris 7 September 2026, 15:00
-
Arti Penting Kemenangan Lawan Chelsea untuk Arsenal
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:30
-
Rodri yang Kian Menyatu dengan Denyut Nadi Barcelona
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:00
-
Habis Futsal atau Gym? Lakukan 3 Langkah Ini Biar Tetap Bersih dan Wangi
Lain Lain 7 September 2026, 13:23
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



