Tebar Ancaman, Jorge Martin: Kini Pecco Bagnaia Tahu Saya Salah Satu yang Terkuat
Anindhya Danartikanya | 30 Agustus 2023 11:55
Bola.net - Pembalap Prima Pramac Racing, Jorge Martin, yakin bahwa perebutan gelar dunia MotoGP 2023 jauh lebih sengit di antara dirinya dan Pecco Bagnaia. Pasalnya, ia merasa Marco Bezzecchi tak terlalu konsisten bertarung di papan atas usai melakukan terlalu banyak kecerobohan.
Saat ini, Bagnaia ada di puncak klasemen pembalap dengan koleksi 251 poin, sementara Martin di peringkat 2 dengan 189 poin dan Bezzecchi di peringkat 3 dengan 183 poin. Martin pun percaya bahwa ia bisa mengalahkan Bagnaia kapan saja ketika kesempatan baik muncul.
Hal ini terbukti di MotoGP Jerman. Dalam pekan balap kala itu, Bagnaia tampil dominan dan menyabet pole. Namun, baik dalam sprint race maupun main race, ia dikalahkan secara wheel-to-wheel oleh Martin. Martin menang di kedua balapan, sementara Bagnaia harus legawa sekadar finis kedua.
Pentingnya Kemenangan di Jerman

"Itu bagian penting dalam musim ini, karena Pecco paham saya salah satu yang terkuat. Saya tak hanya mengalahkannya ketika lebih cepat. Saya juga bisa mengalahkannya ketika kami sama-sama cepat. Kini ia memikirkan saya dalam perebutan gelar, dan ini hal terpenting," ujar Martin via MotoGP.com, Kamis (24/8/2023).
Menurut rider Spanyol ini, Bagnaia memang berada dalam kondisi yang lebih baik. Dengan keunggulan 62 poin, ia bisa bermain aman tanpa harus kelewat khawatir dirinya bisa dikalahkan lawan pada sisa musim. Meski begitu, Martin merasa percaya diri bisa mempersempit margin tersebut.
Sebut Brad Binder Juga Bisa Menyusul
"Saya memang harus ambil risiko lebih banyak dari Pecco demi mengejar poin. Namun, saya merasa bisa melakukannya dan pasti bisa melakukannya," ungkap Martin. Ia juga menyadari bahwa masih ada ancaman dari Bezzecchi dan Brad Binder, tetapi ia yakin keduanya harus lebih konsisten untuk mengejar.
"Saya rasa Brad juga bisa memangkas margin. Ia tak melakukan banyak kesalahan, dan Marco sangat cepat. Namun, mungkin Marco melakukan terlalu banyak kesalahan. Saya dan Pecco lebih konsisten di semua trek. Jadi, saya rasa ini (perebutan gelar) cenderung soal Pecco dan saya," tutupnya.
Sumber: MotoGP
Baca juga:
Marc Marquez Sebut Alex Marquez Beruntung Bisa Bela Gresini-Ducati di MotoGP
Daftar Pembalap Moto2 2024: Marc VDS dan GASGAS Kompak Pertahankan Sang Jagoan
Pernah Kerja Bareng Gigi Dall'Igna Jadi Kunci Marc Marquez Pindah ke Ducati?
Murid Valentino Rossi Bakal Bela KTM: Celestino Vietti Dijanjikan Naik ke MotoGP 2025?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
LATEST UPDATE
-
Liverpool Jalani Pramusim, 8 Pemain Ini Butuh Penampilan Impresif
Liga Inggris 24 Juli 2026, 01:00
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












