Tech 3 Dicemooh Usai Tinggalkan Yamaha demi KTM
Anindhya Danartikanya | 15 Januari 2019 16:15
Bola.net - - Memutuskan hubungan dengan Yamaha diakui oleh pimpinan Tech 3 Racing, Herve Poncharal sebagai langkah yang tak mudah. Usai 20 tahun menjalin kerja sama di MotoGP, tim asal Prancis ini akhirnya memutuskan pindah ke KTM sebagai tim satelit mereka terhitung sejak 2019. Kepada Crash.net, Poncharal mengaku kerap mendapat komentar meremehkan.
Bersama Yamaha, Tech 3 Racing dianggap sebagai salah satu tim satelit paling sukses di MotoGP. Mereka terhitung meraih banyak podium dan kerap memiliki rider bintang seperti Johann Zarco, Bradley Smith, Cal Crutchlow, Andrea Dovizioso, James Toseland, Pol Espargaro, Colin Edwards, Ben Spies dan Marco Melandri. Kini Poncharal harus kembali ke nol usai bergabung dengan KTM.
"Ini tantangan besar. Banyak orang menertawakan kami, berpikir kami melakukan kesalahan besar. Tak hanya media massa, tapi juga orang-orang yang mengikuti kami bertanya, bahkan di Valencia usai dua hari uji coba dengan waktu terbatas akibat cuaca, 'Apa kau kecewa? Apa kau menyesali keputusanmu?' Beberapa orang tersenyum kecut dan berkata, 'Semoga beruntung, kawan'. Hal-hal semacam itu," ujarnya.
Bersama Hafizh Syahrin dan Miguel Oliveira, Poncharal yakin kesuksesan bakal diraih secara bertahap. "Ini kan baru permulaan. Kami harus memahami banyak hal. Tentu saya ingin rider saya ada di lima besar, tapi kami harus mengendalikan diri. Ini memang terdengar membosankan, tapi kami memang harus bekerja," tuturnya.
Penuh Pertimbangan

Poncharal mengaku dirinya memiliki kerja sama yang sangat baik dengan Yamaha, namun keinginannya untuk menurunkan setidaknya satu motor pabrikan selalu ditolak. Kini bersama KTM, ia justru mendapatkan dua motor RC16 spek pabrikan untuk Syahrin dan Oliveira.
"Saya banyak berpikir soal keputusan ini. Anda tak bisa memutuskan hubungan yang kami miliki dengan Yamaha, yang berlangsung selama 20 tahun, tanpa berpikir 'Apakah ini kesalahan? Apakah ini keputusan tepat?' Tapi apa yang ditawarkan KTM sungguh menyenangkan, dan usai beberapa hari bersama, segalanya sesuai dugaan saya," ungkapnya.
Ia juga mengaku sangat senang karena KTM menyediakan teknisi-teknisi terbaik untuk mereka demi membantu pengembangan RC16. "Kami sangat senang. Ada banyak wajah baru di garasi kami. KTM mempekerjakan staf baru untuk tim satelit. Sejauh ini menyenangkan, ini adalah proses yang saya harap takkan berlangsung lama, tapi kami memang punya banyak tugas di depan mata," pungkas Poncharal.
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













