Terpuruk di KTM, Johann Zarco Kaget Pimpin Klasemen MotoGP Bareng Ducati
Anindhya Danartikanya | 6 April 2021 08:55
Bola.net - Pembalap Pramac Racing, Johann Zarco, mengaku sama sekali tak menyangka bakal memimpin klasemen pembalap MotoGP usai sukses finis kedua baik di Seri Qatar maupun Seri Doha di Sirkuit Losail. Kepada Crash.net, Senin (5/4/2021), ia menyatakan padahal dirinya merasa masih punya ruang untuk berkembang.
Zarco, yang tinggal di Qatar sejak uji coba pramusim, kini pulang ke Eropa dengan mengantongi 40 poin. Poin ini pun ia raih usai finis di belakang Maverick Vinales dalam Seri Qatar, Minggu (28/3/20210), dan di belakang Fabio Quartararo di Seri Doha, Minggu (4/4/2021) lalu. Ia bahkan jadi rider Ducati terbaik saat ini.
"Saya tak menyangka bakal memimpin klasemen saat tiba di sini 35 hari lalu untuk uji coba dan mempelajari Ducati. Masih banyak hal yang harus saya kendalikan lebih baik, agar lebih nyaman dan punya banyak opsi dalam balapan. Jika masih bisa berkembang dan memakai potensi penuh Ducati, saya juga bisa senang-senang di trek," ujarnya.
Sempat Terkatung-katung Usai Pisah dari KTM

Situasi Zarco kini pun tentunya sangat positif, apalagi jika mengingat ia nyaris pensiun dini pada akhir 2019 usai memutuskan hengkang dari KTM setahun lebih awal akibat sulit beradaptasi dengan RC16. Zarco kala itu bahkan dilepas KTM lebih awal, ketika balapan musim itu masih menyisakan enam balapan.
Nasibnya sempat terkatung-katung, sebelum diminta LCR Honda menggantikan Takaaki Nakagami yang cedera bahu pada tiga seri terakhir. Ia sempat dijadikan kandidat rider pengganti Jorge Lorenzo di Repsol Honda pada 2020, namun batal. Saat itulah Ducati Corse datang sebagai penyelamat, meletakkannya di Esponsorama Racing.
Bersama Esponsorama, dan naik motor yang setahun lebih tua, Zarco sukses tampil cukup kompetitif, terbukti dari pole dan podiumnya di Ceko usai finis ketiga. Hasil ini pun membuat Ducati tertarik meletakkannya di Pramac Racing pada 2021 sebagai pengganti Pecco Bagnaia. Zarco pun mengaku sama sekali tak meratapi nasibnya di KTM.
Apa yang Berlalu Biarlah Berlalu
"Apa yang terjadi dua tahun lalu adalah bagian dari hidup saya. Saya ambil beberapa keputusan dan kini saya senang bisa kembali dengan para rider top. Dua balapan pertama ini sangat menyenangkan. Jadi, ini bukan waktu untuk memikirkan kebangkitan atau semacamnya. Saya hanya ingin menjalani hidup, dan saat ini adalah momen saya bersama Pramac dan Ducati," ujarnya.
"Apa yang saya putuskan dua tahun lalu, biarlah berlalu. Jadi, saya senang. Saya tak bisa bilang apakah keputusan saya kala itu tepat atau tidak. Saya hanya ambil keputusan dan kemudian menempuh jalan saya sendiri. Berkat Ducati, saya bisa ada di sini," pungkas pembalap Prancis yang juga juara dunia Moto2 2015 dan 2016 ini.
Zarco dan para pembalap lainnya akan kembali turun lintasan dalam balapan berikutnya yang digelar di Sirkuit Portimao, Portugal, pada 15-18 April mendatang.
Sumber: Crashnet
Video: Serunya Balapan MotoGP Doha 2021, Fabio Quartararo Jadi Pemenang
Baca Juga:
Sejarah Baru Tergores, Inilah 9 Rekor yang Pecah Total di MotoGP Doha 2021
Johann Zarco Senang Bikin Bangga Prancis Bareng Fabio Quartararo
Video Highlights Kemenangan Fabio Quartararo di MotoGP Doha 2021
Muak, Jack Miller Akui 3 Kali Ditabrak Joan Mir Sebelum Senggolan di Trek Lurus Doha
Tanpa Poin di MotoGP Doha, Valentino Rossi: Sebenarnya Saya Lebih Cepat, Tapi...
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
LATEST UPDATE
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

