Tim Mulai Kepikiran Tuntut FIM Stewards ke CAS, Bukti MotoGP Darurat 'Wasit'
Anindhya Danartikanya | 1 Juli 2022 10:36
Bola.net - Belakangan ini, penghuni paddock MotoGP dibikin 'panas' akibat FIM Stewards Panel yang tak adil dan tak konsisten dalam menjatuhkan hukuman bagi pembalap yang melakukan kesalahan dan pelanggaran. Usai Seri Assen, Belanda, pada 26 Juni 2022, Monster Energy Yamaha bahkan sempat terpikir menuntut mereka ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).
FIM Stewards Panel dibentuk pada 2016 usai insiden 'Sepang Clash' antara Valentino Rossi dan Marc Marquez pada 2015. Tugas mereka mirip wasit di sepak bola, yakni menjatuhkan penalti kepada rider yang melanggar aturan. Kinerja mereka terpisah dengan Race Direction atau Race Control, yang kini fokus memastikan setiap sesi Grand Prix berjalan lancar dan aman.
Panel ini terdiri dari tiga orang perwakilan FIM, salah satunya adalah sang direktur panel, yakni tiga kali juara dunia yang juga eks GP500, Freddie Spencer. Dua orang lainnya diundi di setiap pekan balap demi menjaga pandangan adil dalam menilai sebuah insiden. Namun, Spencer lah yang paling banjir hujatan karena kerap menjatuhkan penalti yang tak konsisten.
Moto3 vs MotoGP

Keluhan yang sering datang pada Spencer adalah fakta bahwa ia dan panelnya kerap memberikan perlakuan berbeda pada rider Moto3 dan MotoGP. Stewards Panel diketahui rajin menghukum para rider Moto3 yang terang-terangan mencari kesempatan mencuri slipstream dari para rider yang lebih cepat dalam sesi latihan dan kualifikasi.
Namun, Stewards Panel membiarkan hal serupa terjadi di MotoGP dan sangat jarang menjatuhkan hukuman kepada si pelaku. Para rider MotoGP pun jengkel karena para rider yang melaju lebih cepat jadi dirugikan, dan mereka juga merasa jadi contoh yang buruk bagi para rider junior mereka yang ada di kelas-kelas Grand Prix lebih ringan.
Belakangan, yang memicu kontroversi justru inkonsistensi Stewards Panel di kelas MotoGP sendiri. Setidaknya ada empat insiden kontroversial yang pelakunya lolos dari hukuman, sementara peristiwa yang dianggap khalayak ramai sebagai 'insiden balap biasa' justru menghasilkan penalti. Contoh nyatanya, insiden Fabio Quartararo vs Aleix Espargaro di Assen.
Luapan Kekecewaan Fabio Quartararo
Kedua rider saling berebut posisi kedua pada awal balapan. Saat hendak menyalip Espargaro di Tikungan 5 pada Lap 5, ban depan Quartararo selip dan ia terjatuh. Sayang, ia ikut menyeret Espargaro ke gravel. Stewards Panel memilih mengevaluasi insiden itu usai finis, dan penghuni paddock MotoGP dibikin bengong karena El Diablo dijatuhi long lap penalty di Silverstone, Inggris, 7 Agustus 2022 nanti.
Lewat Instagram, Quartararo menyampaikan kekesalannya. "Long lap untuk balapan selanjutnya. Kini Anda tak bisa coba menyalip, karena mereka (FIM Stewards) bakal berpikir bahwa Anda terlalu ambisius. Sejak awal tahun, beberapa rider menciptakan 'insiden balap', namun insiden saya dinilai terlalu berbahaya," tulis Quartararo.
"Selamat untuk para steward atas kinerja menakjubkan yang kalian lakukan. Lain kali, saya takkan mencoba aksi salip apa pun agar tak perlu kepikiran dapat penalti. Selamat liburan dan sampai jumpa di Silverstone," lanjut pembalap berusia 23 tahun ini yang juga merupakan juara dunia MotoGP 2021.
4 Insiden Tanpa Penalti

Keputusan Stewards Panel menjatuhkan long lap penalty kepada Quartararo pun dihujat oleh banyak pihak karena rider-rider lain yang memicu insiden lebih buruk justru lolos hukuman, di antaranya Pecco Bagnaia vs Jorge Martin di Qatar, Jack Miller vs Joan Mir di Portugal, Taka Nakagami vs Alex Rins di Mugello, dan Nakagami vs Rins dan Bagnaia di Catalunya.
Melihat insiden-insiden tersebut, di mana Bagnaia, Miller, dan Nakagami tak dihukum, Monster Energy Yamaha selaku tim yang menaungi Quartararo naik pitam. Sang direktur tim, Massimo Meregalli, mengajukan banding kepada Stewards Panel namun ditolak, dan sang team principal, Lin Jarvis, bahkan merilis pernyataan resmi bahwa skuadnya sempat terpikir mengadukan perkara ini ke CAS.
"Kami tadinya ingin mengajukan banding kepada Stewards pada Minggu di Assen, namun tipe penalti macam ini tak terbuka untuk diskusi atau banding. Kami lalu ingin mengangkat isu ini, demi prinsip, ke CAS. Tetapi hal macam ini juga tak terbuka untuk banding. Atas alasan-alasan ini, keputusan yang tepat, seimbang, dan konsisten harus diambil oleh Stewards sejak awal dan dieksekusi dalam jangka waktu yang tepat dan masuk akal," tutur Jarvis.
Akankah Freddie Spencer Ikuti Jejak Michael Masi?
Kontroversi akibat ulah Stewards Panel selama enam tahun belakangan ini seolah membuktikan bahwa MotoGP dalam kondisi darurat 'wasit'. Gagasan Yamaha melaporkan Stewards Panel ke CAS juga membuka peluang bagi pembalap dan tim lain untuk melakukan hal serupa di masa depan dan melayangkan protes lebih keras.
Apalagi, usai insiden tabrakan dengan Nakagami di Mugello, Bagnaia dan Rins lantang menyuarakan tuntutan agar Spencer dicabut dari jabatannya, seperti halnya Michael Masi yang dicopot dari jabatan Direktur FIA Stewards di Formula 1 usai kontroversi Max Verstappen dan Lewis Hamilton dalam Seri Abu Dhabi pada 2021.
Selain itu, pembicaraan soal kinerja Stewards Panel juga kian memanas di rapat Safety Commission yang digelar pada hari Jumat di setiap pekan balap. Apakah FIM Stewards Panel bakal dirombak di MotoGP 2023? Nantikan perkembangan selanjutnya ya, Bolaneters!
Sumber: Monster Energy Yamaha, Instagram/FabioQuartararo20
Baca Juga:
Sukses Comeback, Maverick Vinales Siap Bantu Aleix Espargaro Juarai MotoGP
Tak Lagi Sakit, Marc Marquez Berpotensi Kembali Tampil Normal di MotoGP
Marco Bezzecchi Penuhi Prediksi Casey Stoner, Bikin Bangga Valentino Rossi
Kontrak Yamaha Bakal Habis, Toprak Razgatlioglu Bebas Pilih Tim di MotoGP 2024
Jadwal Siaran Langsung Formula 1 GP Inggris di Vidio, 1-3 Juli 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
LATEST UPDATE
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

