Toprak Razgatlioglu: Semua Rider WorldSBK Mimpi Kalahkan Jonathan Rea
Anindhya Danartikanya | 22 November 2021 11:52
Bola.net - Pembalap Pata Yamaha WorldSBK, Toprak Razgatlioglu, berterima kasih atas bimbingan lima kali juara WorldSSP sekaligus legenda balap motor Turki, Kenan Sofuoglu, yang telah membimbingnya sampai sukses menjadi juara WorldSBK 2021. Lewat GPOne, Minggu (21/11/2021), El Turco mengaku sangat bangga bisa mengalahkan Jonathan Rea.
Usai finis kedua dalam Race 1 WorldSBK Mandalika, Razgatlioglu memang berhasil mengunci gelar musim ini. Ia menghentikan dominasi Rea yang sudah berlangsung sejak 2015. Ia juga merupakan rider Turki pertama yang sukses menjuarai WorldSBK, serta juara pertama Yamaha sejak Ben Spies pada 2009.
Bagi rider berusia 25 tahun ini, peran Sofuoglu dalam jenjang kariernya sangatlah berharga. Sofuoglu memberi Razgatlioglu banyak bantuan sejak ia masih turun di Red Bull Rookies Cup pada 2013 sampai akhirnya turun di WorldSBK pada 2018 lalu. Hingga kini, Sofuoglu juga tetap setia mendampinginya ke mana pun.
Bantuan Berharga Kenan Sofuoglu
"Saya ingat ketika mulai balapan di Rookies Cup. Saya tak punya uang, kesempatan juga tipis. Tapi Kenan membantu saya di dunia balap, berkontribusi pada perkembangan saya dan membimbing saya. Pada 2018, saya pun masuk WorldSBK. Saya sangat bersemangat, karena itu kesempatan besar bagi saya, apalagi Jonny ada di sana," ujar Razgatlioglu.
Pembalap yang juga dijuluki 'Stoprak' karena hobinya melakukan stoppie ini mengaku, mengalahkan Rea adalah sebuah kebanggaan meski enam kali juara dunia itu merupakan kawan baiknya. Razgatlioglu menyebut bahwa sudah jadi impian semua rider WorldSBK mengalahkan Rea suatu saat nanti dalam karier mereka.
"Di paddock WorldSBK, semua pembalap bermimpi bisa mengalahkan Jonny, karena kami semua tahu betapa pentingnya ia. Tak mudah bagi saya mengalahkannya, karena ia telah memberikan begitu banyak tips bagi saya ketika masih membela Kawasaki. Tapi kini saya di Yamaha, ia tak memberi saya nasihat lagi," ungkapnya.
Sengit, Tapi Hubungan Tetap Baik

Razgatlioglu juga mengenang duel-duel sengit dengan Rea musim ini, termasuk di WorldSBK Prancis, di mana ada kontroversi dalam Superpole Race. Kala itu, Rea dan Kawasaki melapor pada FIM Stewards bahwa Razgatlioglu masuk ke zona hijau, hingga kemenangannya dicabut. Meski begitu, Razgatlioglu tak sakit hati.
"Kami bertarung berkali-kali musim ini, dan ini pertunjukan yang baik untuk fans. Saya ingat, contohnya di Magny-Cours, saat kami duel sengit. Pada akhirnya, saya tetap punya hubungan sangat baik dengan Jonny di luar paddock. Bahkan, tak pernah ada perseteruan atau konflik di antara kami, meski jelas kami sama-sama ingin menang," tutupnya.
Rea sendiri harus puas menjadi runner up musim ini. Rider Irlandia Utara ini berhasil menyapu dua kemenangan di Mandalika. Usai finis pada Race 2, ia melakukan selebrasi dengan mengganti nomor balap 1 menjadi nomornya yang semula, 65, sebagai pengakuan atas status juara dunia yang kini disemat oleh Razgatlioglu.
Sumber: GPOne
Baca Juga:
- 5 Debutan MotoGP 2022 Happy Sekaligus Lelah Jajal Motor Baru di Jerez
- Uniknya Trofi WorldSBK Mandalika: Handmade, Dibuat di Bali
- Scott Redding Sebut WorldSBK Mandalika Seru, Puji Level Grip dan Minta Drainase Diperbaiki
- Klasemen Sementara Formula 1 2021 Usai Seri Qatar di Losail
- Hasil Balap Formula 1 GP Qatar: Lewis Hamilton Menang, Fernando Alonso Kembali ke Podium
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arsenal Tak Terbendung, Inter Terpuruk di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:24
-
Arsenal Kalahkan Inter Milan di San Siro, Mikel Merino: Mantap betul!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:16
-
Siapa Mampu Hentikan Arsenal di Liga Champions Musim Ini?
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:10
-
Manchester City Kalah Lagi, Erling Haaland: Maaf, Ini karena Salah Saya!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:05
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06


