FOLLOW US:


Scott Redding Sebut WorldSBK Mandalika Seru, Puji Level Grip dan Minta Drainase Diperbaiki

22-11-2021 08:53

 | Anindhya Danartikanya

Scott Redding Sebut WorldSBK Mandalika Seru, Puji Level Grip dan Minta Drainase Diperbaiki
Scott Redding saat berduel dengan Jonathan Rea di Race 2 WorldSBK Mandalika 2021. © Ducati Corse

Bola.net - Pembalap Aruba.it Racing Ducati, Scott Redding, mengaku sangat senang bisa menjalani balapan WorldSBK di Sirkuit Mandalika, Lombok, Indonesia, pada 19-21 November 2021. Ia juga senang bisa memberikan hiburan kepada para penggemar balap motor Tanah Air.

Gelaran WorldSBK kali ini sempat terkendala cuaca. Hujan deras mengguyur pada Sabtu (20/11/2021) siang, hingga sesi Race 1 dipindahkan ke Minggu (21/11/2021) dan sesi Superpole Race dibatalkan. Race 2 juga sempat mengalami penundaan selama beberapa jam karena hujan deras kembali mengguyur, dan balapan diperpendek dari 21 ke 12 lap saja.

Redding pun finis ketiga dan kedua di masing-masing balapan. Usai Race 2, ia mengaku tak pernah ragu untuk turun lintasan meski trek tergenang air. "Saya berada di pitbox dan saya bilang saya tak ingin tak balapan. Paling tidak, saya ingin mencoba, karena ini di pengujung kejuaraan dan demi semua fans Indonesia,” tutur Redding.

"Saya mencoba tikungan pertama, melihat apa yang terjadi dan menyajikan pertunjukan. Saya biasanya konservatif tetapi tidak hari ini. Saya banyak menyalip, karena saya ingin menghibur. Saya rasa Jonathan (Rea) juga demikian,” lanjut rider yang musim depan pindah ke BMW Motorrad WorldSBK ini.

1 dari 2

Duel Terbaik di WorldSBK

Di lain sisi, eks rider MotoGP ini juga terkejut lintasan Sirkuit Mandalika mampu menyajikan grip yang baik dalam genangan air. Inilah alasan mengapa para pembalap tetap mampu melaju kencang di Race 2 yang digelar dalam kondisi basah. Ia bahkan menyebut bahwa Race 2 merupakan salah satu duel terbaiknya di WorldSBK, terutama dalam kondisi hujan.

"Ketika di belakang, saya merasa lebih cepat, lalu saya menyalipnya (Rea). Ketika dia di belakang, dia juga merasa lebih kencang lalu menyalip lagi. Ini aneh. Tapi saya rasa itu karena kami beradaptasi di tiap lap. Rasanya luar biasa menyelesaikan balapan dengan cara ini di akhir musim. Ini mungkin salah satu pertarungan terbaik yang pernah saya jalani khususnya di kondisi hujan,” ujarnya.

"Saya sangat senang menjalani balapan ini. Treknya memiliki grip yang sangat baik. Jadi, ini cukup mengasyikkan karena tidak banyak selip. Anda bisa tampil ngotot sama halnya di kondisi kering. Apabila suhunya lebih rendah, saya rasa trek ini memiliki grip yang baik. Tapi sejauh ini, ini balapan yang asyik di Mandalika," ungkap rider Inggris ini.

2 dari 2

Minta Drainase Sirkuit Diperbaiki

Minta Drainase Sirkuit Diperbaiki
Scott Redding usai dapat penghargaan peringkat 3 di WorldSBK 2021. © Ducati Corse

Namun, Redding yakin perlu ada perbaikan saluran drainase. Pasalnya, ketika hujan turun, air tak cepat surut dan sejumlah bagian trek tergenang air. "Trek ini dibangun dalam waktu yang cukup cepat. Ketika terburu-buru Anda sering membuat kesalahan. Itu normal dan tentunya Anda tak berharap hujan deras seperti ini," tuturnya.

"Drainase salah satu hal yang perlu ditingkatkan. Tapi kita semua masih belajar, karena jika melihat ke sini enam bulan lalu, (trek) ini belum jadi apa-apa," pungkas Redding, yang mengakhiri musim di peringkat ketiga pada klasemen pembalap dengan 501 poin.

Sirkuit Mandalika pun akan menjamu para peserta MotoGP, Moto2, dan Moto3 pada 18-20 Maret 2022 mendatang. Sebelumnya, para rider MotoGP akan menjalani uji coba pramusim terlebih dahulu pada 11-13 Februari, sepekan setelah menjalani uji coba di Sepang, Malaysia.

Sumber: Antara