Valentino Rossi 'Jengkel' Dibilang Sudah Tua
Editor Bolanet | 20 Mei 2015 13:30
- Pebalap Movistar Yamaha MotoGP, Valentino Rossi tampaknya 'jengkel' kerap dibilang 'tua' walaupun usianya telah mencapai 36 tahun, yakni masa-masa di mana seorang atlet biasanya mulai berpikir untuk pensiun.
Dalam wawancaranya bersama MotoGP.com, Rossi mengaku masih punya motivasi tinggi untuk balapan dan merebut gelar dunianya yang ke-10. The Doctor pun ingin membuktikan bahwa orang-orang yang menyebutnya 'tua' salah kaprah.
Motivasi adalah hal paling penting, karena saya menjalani dua musim buruk bersama Ducati, dan banyak orang berkata bahwa saya sudah tua. Tapi saya tak pernah merasa begitu, jadi saya harus membuktikan bahwa saya masih bisa menang! ujarnya.
Sembilan kali juara dunia inipun mengaku terus melakukan perubahan, baik cara berlatih, gaya balap maupun gaya hidup. Hasilnya pun menunjukkan peningkatan sejak kembali ke Yamaha pada awal tahun 2013 lalu.
Saat kembali ke Yamaha, situasi saya tak begitu buruk, tapi tetap saja sulit. Saya pun membaik tahun lalu, dan tahun ini bahkan lebih baik lagi. Kini saya banyak berlatih untuk meningkatkan kondisi fisik, mengubah gaya balap, Saya menikmati segalanya, tutupnya. [initial]
(mgp/kny)
Dalam wawancaranya bersama MotoGP.com, Rossi mengaku masih punya motivasi tinggi untuk balapan dan merebut gelar dunianya yang ke-10. The Doctor pun ingin membuktikan bahwa orang-orang yang menyebutnya 'tua' salah kaprah.
Motivasi adalah hal paling penting, karena saya menjalani dua musim buruk bersama Ducati, dan banyak orang berkata bahwa saya sudah tua. Tapi saya tak pernah merasa begitu, jadi saya harus membuktikan bahwa saya masih bisa menang! ujarnya.
Sembilan kali juara dunia inipun mengaku terus melakukan perubahan, baik cara berlatih, gaya balap maupun gaya hidup. Hasilnya pun menunjukkan peningkatan sejak kembali ke Yamaha pada awal tahun 2013 lalu.
Saat kembali ke Yamaha, situasi saya tak begitu buruk, tapi tetap saja sulit. Saya pun membaik tahun lalu, dan tahun ini bahkan lebih baik lagi. Kini saya banyak berlatih untuk meningkatkan kondisi fisik, mengubah gaya balap, Saya menikmati segalanya, tutupnya. [initial]
Baca Juga:
- Sengit Lawan Iannone, Marquez Nostalgia Moto2
- Rossi: Gelar Dunia Ke-10, Target Paling Sulit
- Duo Espargaro Sukses Jalani Operasi Tangan Kanan
- Lorenzo Sebut Mugello Dibangun untuk Rossi-Ducati
- Dovizioso Soal Mugello: Saya Tak Percaya Dongeng!
- Iannone: Saya Sukses Bikin Marquez 'Berkeringat'!
- Lorenzo: Mentalitas Saya Masih Seperti Dulu
- 'Ducati Berpeluang Besar Menangi MotoGP Italia'
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Apa Jadinya Piala Dunia Tanpa Neymar?
Piala Dunia 26 Maret 2026, 16:30
-
City Ketar-ketir? Rodri akui Siap Lahir dan Batin untuk Bela Real Madrid
Liga Inggris 26 Maret 2026, 16:00
-
Argentina Siapkan Dua Uji Coba Terakhir Jelang Piala Dunia 2026
Piala Dunia 26 Maret 2026, 15:45
-
Tanpa Tiket Piala Dunia 2026, Fabio Cannavaro: Dunia Tak Lagi Iri pada Italia
Piala Dunia 26 Maret 2026, 15:05
LATEST EDITORIAL
-
5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi dari Krisis di Bawah Mistar
Editorial 26 Maret 2026, 14:56
-
Cedera Jadi Mimpi Buruk! 6 Bintang Ini Terancam Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 26 Maret 2026, 14:43
-
5 Mega Transfer yang Wajib Dipantau pada Musim Panas 2026
Editorial 25 Maret 2026, 13:37
-
6 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Baru Mohamed Salah Usai Tinggalkan Liverpool
Editorial 25 Maret 2026, 11:07















