Valentino Rossi: Marc Marquez Masih Bisa Lebih Garang Lagi
Anindhya Danartikanya | 20 September 2019 11:22
Bola.net - Pebalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, memang dikenal memiliki hubungan yang bergeronjal dengan rider Repsol Honda, Marc Marquez. Meski begitu hal ini tak menghentikan Rossi untuk melihat gambaran besar seberapa hebatnya talenta pebalap berusia 26 tahun tersebut.
Marquez yang berkarier di MotoGP sejak 2013, memang beberapa kali bertarung wheel-to-wheel dengan Rossi. Musim ini, mereka jarang bertemu di lintasan dalam sesi balap, namun bukan berarti Rossi tak mengamati gerak-gerik Marquez.
Musim ini, Marquez sangat konsisten menapakkan kaki di tangga podium, yakni tujuh kali menang dan lima kali finis kedua. Satu-satunya hasil buruk yang ia raih hanyalah di Austin, Texas, yakni saat ia gagal finis akibat terjatuh saat memimpin balapan dengan keunggulan 3,5 detik dari Rossi.
Performa Marquez Seperti 2014

Rossi yakin performa Marquez tahun ini mirip dengan kegarangannya pada 2014, di mana rider Spanyol itu mengoleksi 14 podium yang 13 di antaranya merupakan kemenangan. Uniknya, 10 di antara 13 kemenangan ini ia raih secara beruntun. The Doctor pun tak menutup kemungkinan Marquez bisa lebih garang lagi di masa depan.
"Tampaknya tahun ini Marc dan Honda dalam momen terbaik, seperti 2014, saat mereka meraih 10 kemenangan beruntun. Entah apakah ini performa terpuncak Marc, karena ia masih sangat muda dan bisa berkembang lebih jauh. Ini juga tergantung sisi teknis, serta seberapa besar peningkatan yang dialami tim lain," ujarnya via Marca.
Rider Muda Punya Ruang Berkembang
Menurut Rossi, dugaannya ini tak asal-asalan, karena pebalap muda bisanya memiliki ruang pengembangan diri yang lebih luas dari para seniornya. Hal inilah yang juga pernah ia alami 15 tahun lalu. Meski begitu, Rossi yakin, dalam usianya yang sudah 40 tahun, ia juga masih punya ruang untuk berkembang.
"Saat masih muda, saya juga semakin baik dari tahun ke tahun. Saya rasa ini normal. Meski begitu, saya rasa bahkan sekarang pun saya bisa memperbaiki beberapa aspek tertentu. Jadi saya harus tetap fokus, bekerja keras, dan berusaha menjadi rider yang kuat. Jelas lebih sulit, tapi bisa dilakukan," pungkasnya
Rossi yang saat ini duduk di peringkat keenam pada klasemen pebalap dengan koleksi 129 poin, akan turun dalam MotoGP Aragon, Spanyol, yang digelar di Motorland Aragon, salah satu dari empat sirkuit yang belum pernah sekalipun ia menangi.
Sumber: Marca
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rayakan Ultah Ducati Ke-100, Ini 6 Potret Livery Retro Ducati Lenovo Team di MotoGP 2026
Otomotif 19 Januari 2026, 18:45
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Conte Puji Hojlund Setinggi Langit, Tapi Emosi Jiwa Soal Jadwal Liga Champions
Liga Champions 20 Januari 2026, 12:11
-
Daftar Transfer Resmi Premier League Januari 2026
Liga Inggris 20 Januari 2026, 12:09
-
Ingat 2 Trofi UCL! Arbeloa Semprot Fans Madrid yang Hobi Cemooh Vinicius Jr
Liga Champions 20 Januari 2026, 11:17
-
Siulan Suporter di Bernabeu Cuma Bikin Real Madrid Lemah
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 11:03
-
Bersama Michael Carrick, MU Diyakino Sanggup Tembus Liga Champions
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:40
-
Rahasia Carrick Bisa Bawa MU Kalahkan Manchester City: Ubah Pola Latihan Setan Merah
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26












