Valentino Rossi: MotoGP Sengit Tak Cuma Karena Marc Marquez Absen
Anindhya Danartikanya | 11 September 2020 12:37
Bola.net - Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, yakin tak hanya absennya Marc Marquez yang bikin MotoGP 2020 begitu sulit diprediksi dan banyak kejutan. Kepada GPOne, Kamis (10/9/2020), Rossi meyakini bahwa ada tiga faktor penting lain yang telah mengacak-acak peta persaingan.
Usai Marquez terjatuh dan cedera patah tulang lengan di MotoGP Spanyol, lima seri perdana musim ini menyajikan empat pemenang dan tiga di antaranya adalah wajah baru. Selain itu, ada 11 pembalap berbeda yang mengisi 15 tangga podium yang tersedia. Rossi yakin ini bukan semata-mata karena Marquez absen.
Faktor pertama yang membuat musim ini menjadi semakin sengit adalah berubahnya format balapan 2020 akibat pandemi virus corona. Sebelum pandemi, seharusnya MotoGP menggelar 20 balapan di 16 negara berbeda. Nyatanya, musim ini justru hanya terdiri dari 14 balapan di 6 negara berbeda.
Musim yang Aneh dan Tak Biasa

Selain itu, jadwal musim ini juga benar-benar dipadatkan. Banyak tiga balapan digelar secara beruntun dan para rider hanya mendapatkan masa rehat selama 1-2 pekan. Hal ini pun memengaruhi fisik dan mental para pembalap.
"Musim ini aneh, sungguh tak biasa. Anda harus menghadapinya dengan dua cara saja: balapan atau tidak. Para rider tak pernah suka tiga balapan beruntun, karena bikin stres dan kelelahan, risikonya juga makin besar. Tapi beginilah situasinya dan kompetisinya sangat baik," ujar Rossi.
Faktor kedua yang dianggap Rossi bikin MotoGP 2020 makin seru ditonton adalah adanya generasi baru yang menginvasi kejuaraan ini. Kebanyakan rider MotoGP saat ini berusia di bawah 26 tahun, hanya beberapa yang lebih tua dari itu. Generasi yang lulus dari Moto2 juga menghadirkan banyak hal baru di lintasan.
Generasi Baru dan Level Teknis yang Makin Setara
"Fakta bahwa Marc absen memang membuat peta persaingan jadi acak, mengingat ia meraih begitu banyak gelar, dominan selama beberapa musim terakhir. Namun, saya yakin memang ada generasi baru, seperti Brad, Miguel, dan Fabio, yang datang dari Moto2 dan menyulitkan yang lain, termasuk Marc," ungkapnya.
Faktor yang ketiga adalah performa motor enam pabrikan peserta yang makin setara. Yang paling ketara menyusul para pabrikan raksasa adalah Suzuki, dan juga KTM yang musim ini langsung bertarung di papan atas dengan semua pembalapnya.
"Situasi teknis MotoGP berubah banyak sejak 2019, bahkan kini selalu ada tiga rider KTM di delapan besar, hal yang tak terjadi tahun lalu. Semua ini membuat performa keenam pabrikan seimbang, dan ini menakjubkan. Sebagai hasilnya, semua orang berpikir bisa menang," pungkasnya.
Penghuni Podium MotoGP 2020 Sejauh Ini
- Seri Spanyol - Jerez: Fabio Quartararo (Yam), Maverick Vinales (Yam), Andrea Dovizioso (Duc)
- Seri Andalusia - Jerez: Fabio Quartararo (Yam), Maverick Vinales (Yam), Valentino Rossi (Yam)
- Seri Ceko - Brno: Brad Binder (Ktm), Franco Morbidelli (Yam), Johann Zarco (Duc)
- Seri Austria - Red Bull Ring: Andrea Dovizioso (Duc), Joan Mir (Suz), Jack Miller (Duc)
- Seri Styria - Red Bull Ring: Miguel Oliveira (Ktm), Jack Miller (Duc), Pol Espargaro (Ktm)
Sumber: GPOne
Video: Andrea Dovizioso Menangi MotoGP Austria yang Tak Terlupakan
Baca Juga:
Mulai Karier di Aprilia, Valentino Rossi Ngotot Ingin Pensiun di Yamaha
Valentino Rossi Super 'Cemburu' Mugello Dipakai Formula 1 Balapan
Masih Bungkam, Andrea Dovizioso Belum Dapat Rayuan Nyata dari Tim Lain
Rossi-Quartararo Jengkel Yamaha Tak Turunkan Lorenzo dalam Uji Coba Misano
Tertawakan Rumor Pensiun, Valentino Rossi Sebut Kontraknya Diumumkan di Catalunya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marc Marquez Akui Kesalahan Sendiri Usai Hanya Hanya Finis ke-7 di MotoGP Inggris 2026
Otomotif 10 Agustus 2026, 15:47
-
Hasil MotoGP Silverstone 2026: Raul Fernandez Dominan, Marc Marquez Posisi Ke-7
Otomotif 9 Agustus 2026, 19:57
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Minggu 9 Agustus 2026
Otomotif 9 Agustus 2026, 07:50
LATEST UPDATE
-
Manchester United vs Manchester City: Lini Belakang Setan Merah Jadi Perhatian
Liga Inggris 13 September 2026, 14:04
-
Chelsea Masih Rapuh, Xabi Alonso Tuntut Perubahan di Lini Belakang
Liga Inggris 13 September 2026, 13:24
-
Christian Pulisic Bantu AC Milan Bangkit di Markas Lazio
Liga Italia 13 September 2026, 12:44
-
Man Utd vs Man City: 5 Hal yang Perlu Diketahui Jelang Derby Manchester
Liga Inggris 13 September 2026, 12:04
-
Ruben Amorim Ungkap Masalah AC Milan dan Luka Modric Usai Imbang Lawan Lazio
Liga Italia 13 September 2026, 11:24
-
Real Madrid Menang 4-1, Jose Mourinho Beri Peringatan untuk Anak Asuhnya
Liga Inggris 13 September 2026, 10:44
-
Bukayo Saka Nikmati Kemenangan Arsenal atas Sunderland setelah Pekan Berat
Liga Inggris 13 September 2026, 09:42
-
Lionel Messi Cetak Gol ke-99, Inter Miami Gagal Menang di Injury Time
Bola Dunia Lainnya 13 September 2026, 09:22
-
Mikel Arteta Murka Penalti Sunderland: Tidak Bisa Terjadi di Level Ini
Liga Inggris 13 September 2026, 09:04
-
Rapor Pemain Chelsea saat Imbang Lawan Hull City: Joao Pedro Bersinar, Hato Terpuruk
Liga Inggris 13 September 2026, 08:34
-
Rapor Pemain Real Madrid saat Menang atas Rayo Vallecano: Mbappe dan Carreras Bersinar
Liga Spanyol 13 September 2026, 07:47
-
Rapor Pemain Arsenal saat Menang atas Sunderland: Raya Gemilang, Saka Penentu
Liga Inggris 13 September 2026, 07:33
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 13 September 2026, 06:59
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33




