Vinales Ambisius, Eks Kru Lorenzo Lempar Pujian
Anindhya Danartikanya | 24 Februari 2017 15:45
Bola.net - - Seperti yang sudah diketahui sejak akhir musim lalu, hanya satu anggota kru Jorge Lorenzo yang ikut meninggalkan Movistar Yamaha MotoGP demi hijrah ke Ducati tahun ini. Sisa kru Lorenzo pun kini bekerja sama dengan Maverick Vinales, termasuk sang pelatih balap, Wilco Zeelenberg dan sang crew chief, Ramon Forcada.
Baik Zeelenberg maupun Forcada membimbing Lorenzo selama sembilan tahun, dan sama-sama merasakan perbedaan saat bekerja dengan Vinales. Kepada MotoGP.com, Zeelenberg menyebut kedewasaan Vinales adalah hal yang paling mengejutkan. Metode kerjanya yang begitu detail juga ia sebut sangat membantu kinerja tim.
Maverick sangat dewasa, tahu apa yang harus ia lakukan demi melaju cepat. Hal ini membantu kinerja tim di garasi, karena ia memberikan instruksi yang jelas. Jorge punya gaya balap yang unik, berkendara dengan corner speed yang begitu tinggi dan tak agresif dalam pengereman. Maverick mengerem lebih lambat dan menggunakan tubuhnya dengan baik, ujarnya.
Forcada dikenal memiliki hubungan yang sangat dekat dengan Lorenzo selama bertahun-tahun, namun mendapati dirinya tak harus susah payah beradaptasi dengan karakter dan kebutuhan teknis Vinales. Menurutnya, rider berusia 22 tahun ini tahu benar atas tanggung jawab yang ia pikul demi membawa Yamaha tetap bersaing di papan atas.
Maverick benar-benar tahu mengapa ia ada di MotoGP. Ia sangat 'lapar' dan peduli pada semua detail. Ia tahu benar apa yang ia inginkan dan mengapa Yamaha menginginkannya. Usai uji coba pertama, saya berkata padanya, 'Tak ada rider nomor dua di Yamaha. Jadi jika kau ada di sini, maka kau harus menang', ungkap pria Spanyol ini.
Forcada juga mengaku takjub pada atmosfer kerja yang dihadirkan Vinales, mengingat Top Gun selalu punya pendapat senada dengan Valentino Rossi. Sangat penting bagi kami untuk berkomunikasi saat sesuatu tak bekerja dengan benar. Ini sebuah keuntungan, karena dari sanalah kami bisa tahu apakah kami bekerja dengan baik atau tidak, pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Alaves: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Spanyol 21 April 2026, 23:34
-
Tempat Menonton Brighton vs Chelsea: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 21 April 2026, 23:18
-
Juventus Sudah Membaik, tapi Kualitas Skuad Masih Belum Cukup untuk Bersaing
Liga Italia 21 April 2026, 22:49
-
Juventus Inginkan Gelandang Atalanta, tapi Harga Tinggi Jadi Rintangan
Liga Italia 21 April 2026, 22:22
-
Prediksi Barcelona vs Celta 23 April 2026
Liga Spanyol 21 April 2026, 21:51
-
Prediksi Burnley vs Man City 23 April 2026
Liga Inggris 21 April 2026, 21:29
-
Prediksi Atalanta vs Lazio 23 April 2026
Liga Italia 21 April 2026, 20:57
-
Bonucci Ingin Guardiola Tangani Timnas Italia
Piala Dunia 21 April 2026, 20:26
-
Prediksi Leverkusen vs Bayern 23 April 2026
Bundesliga 21 April 2026, 20:25
-
AC Milan Kehilangan Ritme, Juventus Lebih Stabil Jelang Duel Krusial Serie A
Liga Italia 21 April 2026, 20:15
-
Arsenal Krisis di Momen Penentuan: Kena Mental dan Habis Napas
Liga Inggris 21 April 2026, 20:15
-
AC Milan dan Filosofi Corto Muso: Menang Tipis, tetapi Konsisten
Liga Italia 21 April 2026, 20:06
-
Prediksi PSG vs Nantes 23 April 2026
Liga Eropa Lain 21 April 2026, 19:59
-
Krisis Lini Depan AC Milan Kian Nyata, Tak Peduli Kombinasi Penyerang
Liga Italia 21 April 2026, 19:58
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59







