'Vinales Harus Lebih Lembut pada Yamaha Seperti Lorenzo'
Anindhya Danartikanya | 23 Desember 2019 13:57
Bola.net - Sepanjang kariernya di MotoGP, Maverick Vinales dikenal memiliki gaya balap yang cukup agresif. Atas alasan ini, sang crew chief, Esteban Garcia, memintanya untuk lebih telaten beradaptasi pada karakter motor Yamaha YZR-M1, yang memang butuh dikendarai dengan halus demi kompetitif.
Garcia tak menampik, bahwa M1 merupakan motor yang bersahabat dengan jenis gaya balap apa pun, termasuk agresif, seperti yang dimiliki Vinales. Meski begitu, M1 baru optimal bekerja ketika si pebalap mengendarainya dengan lembut dan halus.
"Yamaha motor yang sangat mudah. Saat mengendarainya, Anda langsung cepat. Tapi meraih kemajuan berikutnya sangatlah sulit. Tanya saja Franco Morbidelli. Motor ini tak bisa cepat jika Anda agresif. Pol Espargaro juga bilang, jika ia agresif dalam mengerem atau membuka gas, motor ini takkan 'terima'," tutur Garcia via Motorsport.com.
Seperti Gaya Balap Lorenzo dan Quartararo
Garcia pun menyatakan bahwa gaya balap Jorge Lorenzo yang dikenal 'smooth' memang merupakan gaya yang paling cocok dengan M1, terbukti ia merupakan rider Yamaha paling sukses di satu dekade terakhir, dengan tiga gelar dunia dan 39 kemenangan sejak awal 2010.
Hal ini juga dibuktikan oleh Fabio Quartararo, yang gaya balapnya disebut-sebut paling mirip dengan Lorenzo. Meski tak meraih kemenangan di sepanjang musim ini, Quartararo sukses meraih enam pole dan tujuh podium.
"Anda harus mengendarai motor ini dengan lembut, seperti yang dikatakan Jorge Lorenzo. Anda harus ikut mengalir dengan motor ini, dan itulah yang ditemukan Fabio, dan motor ini sangat cocok dengan gaya balapnya," ujar Garcia, yang juga membantu Vinales menjuarai Moto3 2013.
Vinales Harus Adaptasi
Garcia juga menyatakan, Vinales tak punya pilihan selain beradaptasi dengan karakter M1, karena Yamaha tak memiliki program seperti Honda, yang selama ini dianggap sengaja hanya merakit motor RC213V untuk satu rider saja, yakni Marc Marquez.
"Kami pun harus beradaptasi dengan motor ini, mengubah gaya balap habis-habisan. Pada akhirnya di kategori ini, Anda bisa membela pabrikan seperti Honda yang menciptakan motor untuk Anda, seperti halnya yang terjadi pada Marc, atau justru harus beradaptasi.," tutup Garcia.
Vinales akan kembali turun lintasan dengan M1 dalam uji coba pramusim MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang pada 7-9 Februari.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Toprak Razgatlioglu Kunjungi SMK di Jakarta Bareng Yamaha Jelang Debut di MotoGP 2026
Otomotif 20 Januari 2026, 15:29
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal Lawan Inter: Bakal Ada Rotasi di Semua Lini
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:22
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06











