Vinales: Masuk 10 Besar, Suzuki Bisa Berbangga Diri
Editor Bolanet | 21 April 2015 15:45
- Debutan Suzuki Ecstar, Maverick Vinales berpendapat bahwa hasil finis ke-10 yang ia raih di MotoGP Argentina akhir pekan lalu bisa dianggap sebagai hasil positif bagi tim asal Jepang itu. Apalagi, sang tandem, Aleix Espargaro sukses finis ketujuh.
Meski begitu, Vinales tak terlalu puas atas hasil balap keduanya, mengingat hasil finis mereka sama-sama turun dibandingkan posisi start. Padahal, Espargaro start dari posisi kedua dan ia sendiri start dari posisi kesembilan.
Sejatinya saya berharap lebih baik dari ini, apalagi saya mengalami progres menjanjikan selama pekan balap. Sayang saya tak nyaman dengan ban kami di lap-lap awal, jadi saya tak bisa menyerang secara efektif, ujarnya melalui pernyataan resmi tim.
Meski begitu, Vinales terkejut ketika menyadari ritme balapnya mirip pebalap terdepan saat menjelang finis. Tentu ini sinyal bagus, berarti mesin kami juga baik. Kami harus terus memperbaiki performa, namun hasil 10 besar jelas bisa kami banggakan, tutupnya. [initial]
(se/kny)
Meski begitu, Vinales tak terlalu puas atas hasil balap keduanya, mengingat hasil finis mereka sama-sama turun dibandingkan posisi start. Padahal, Espargaro start dari posisi kedua dan ia sendiri start dari posisi kesembilan.
Sejatinya saya berharap lebih baik dari ini, apalagi saya mengalami progres menjanjikan selama pekan balap. Sayang saya tak nyaman dengan ban kami di lap-lap awal, jadi saya tak bisa menyerang secara efektif, ujarnya melalui pernyataan resmi tim.
Meski begitu, Vinales terkejut ketika menyadari ritme balapnya mirip pebalap terdepan saat menjelang finis. Tentu ini sinyal bagus, berarti mesin kami juga baik. Kami harus terus memperbaiki performa, namun hasil 10 besar jelas bisa kami banggakan, tutupnya. [initial]
Baca Juga:
Best Open, Miller Lengkapi Kepuasan CWM LCR Honda
Dani Pedrosa: Saya Harus Sabar
Carrasco dan Herrera, Pejuang Wanita di MotoGP
Honda Yakin Maksud Marquez Tak Salah
Dovizioso, Ancaman Terbesar Rossi Musim Ini
Crutchlow: Wajib Kalahkan Semua, Tak Hanya Ducati!
Sempat Senggol Rossi, Iannone Minta Maaf
Dovizioso: Tempel Rossi Adalah Impian Jadi Nyata
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


















