Vinales Tetap Yakin Bertahan di Yamaha Bukan Kesalahan
Anindhya Danartikanya | 19 September 2018 09:35
- Lebih dari setahun sudah Maverick Vinales tak mencicipi kemenangan di MotoGP. Meski begitu, rider Spanyol ini yakin keputusannya memperpanjang kontrak dengan Yamaha begitu dini bukanlah kesalahan. Hal ini ia sampaikan dalam wawancaranya bersama MotoGP.com.
Vinales, yang datang ke Yamaha pada awal 2017, dipastikan bertahan sampai akhir 2020 pada Januari lalu. Tetapi rasa percayanya pada pabrikan Garpu Tala justru diuji sepanjang musim ini. Ia mengalami paceklik kemenangan dan baru mengoleksi tiga podium.
Keputusan Vinales yang terlalu dini menorehkan tanda tangan pada kertas perpanjangan kontrak pun menuai reaksi pro dan kontra. Beberapa pihak yakin semestinya Vinales menunggu lebih lama untuk memperhitungkan opsi lain, namun Top Gun berkata lain.
Akui Pengaruhi Mentalitas

Bukan rahasia lagi bahwa motor YZR-M1 milik Yamaha saat ini dilanda masalah teknis yang cukup \'parah\', terutama di sektor elektronik yang memengaruhi akselerasinya. Juara dunia Moto3 2013 ini pun tak memungkiri hasil yang ia raih tahun ini benar-benar jauh dari ekspektasi.
Tahun ini sangat buruk, hasil tak sesuai ekspektasi dan ini berpengaruh pada mentalitas saya. Tapi jika tahun depan berjalan sempurna, saya akan baik-baik saja. Pada masa pramusim, saya merasa nyaman. Saya melakukan banyak perubahan, tapi ada beberapa yang tak berhasil. Jadi sangat sulit mencari setup yang tepat agar saya merasa nyaman, ungkapnya.
Tatap Masa Depan
Vinales pun mengaku sama sekali tak menyesali keputusannya bertahan di Yamaha, meski perjalanan kembali ke puncak tampaknya masih sangat jauh. Memang mudah berkata bahwa kami melakukan kesalahan, atau mungkin kami harus menunggu sedikit lebih lama untuk melihat performa motor, ungkap rider 23 tahun ini.
Ia pun mengaku masih percaya pada Yamaha. Tapi saat saya dan tim ambil keputusan, kami melihat ke masa depan, kami yakin 100%. Kami punya tambahan dua tahun bersama Yamaha, dan kami akan tetap fokus pada target, yakni meraih gelar dunia. Kami tahu benar apa yang bisa dilakukan Yamaha, lanjutnya.
Baca Juga:
'Jorge Lorenzo Bakal Dorong Marc Marquez Jadi Rider Terkomplet'
Bidik Gelar Rider Independen, Zarco Fokus Bekuk Crutchlow-Petrucci
Berpeluang ke MotoE, Smith Target 'Kembali' ke MotoGP 2020
Honda Bakal Buat Masa Adaptasi Lorenzo Sesingkat Mungkin
Bakal Setim Bareng Lorenzo, Marquez Tak Takut Tantangan Besar
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Kamboja Punya Senjata Berbahaya, 2 Pemain Ini Bisa Merepotkan Indonesia
Tim Nasional 24 Juli 2026, 11:09
-
Saatnya Pembuktian! Rekam Jejak John Herdman Dibanding Pelatih Kamboja
Tim Nasional 24 Juli 2026, 10:20
-
Manchester United Capai Kesepakatan Pribadi dengan Manu Kone
Liga Inggris 24 Juli 2026, 10:09
-
Juventus Selangkah Lagi Lepas Lois Openda ke Lyon
Liga Inggris 24 Juli 2026, 09:39
-
Arema FC, Rajanya Piala Presiden
Bola Indonesia 24 Juli 2026, 09:14
-
Nicolas Otamendi Pensiun dari Timnas Argentina usai Piala Dunia 2026
Piala Dunia 24 Juli 2026, 08:09


















